This Author published in this journals
All Journal GEMA EKSOS
Teguh Imam Rahayu, Teguh
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TEORI PEMBANGUNAN DUNIA KE-3 DALAM TEORI MODERNISASI SUB TEORI HARROD-DOMAR (TABUNGAN DAN INVESTASI) Imam Rahayu, Teguh
GEMA EKSOS Vol 6, No 1 (2010): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.606 KB)

Abstract

Dewasa ini hampir semua negara di dunia tengahbekerja keras untuk melaksanakan pembangunan, kemajuanekonomi memang merupakan komponen utama pembangunan,tetapi itu bukan satu-satunya komponen. Suatu ciri khasnegara-negara berkembang adalah pada hakekatnya semuanegara itu memperlihatkan fertilitas yang jauh lebihtinggi dari yang terdapat pada negara maju atau negaraindustri. Ekonomi, budaya, sosial seta Kependudukantidak hanya sekedar masalah jumlah tapi jugamenyangkut masalah pembangunan serta soalkesejahteraan manusia secara keseluruhan. Tetapiitu semua telah mendapatkan perhatian, sebagaikonsekuensi dari pembangunan ekonomi dan kemajuanteknologi, angka kematian dapat menurun. Denganmenurunnya angka kematian yang disebabkan oleh kemajuankemajuanteknologi yang begitu pesat dalam duniakedokteran dan farmasi atau obat-obatan merupakanpenyebab atas melonjaknya pertumbuhan penduduk seluruhdunia khususnya bagi Negara Dunia Ke-Tiga.Kata Kunci : Dunia Ketia dan Teori Modernisasi
PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA(MANPOWER PLANNING) DALAM ORGANISASI PUBLIK Imam Rahayu, Teguh
GEMA EKSOS Vol 5, No 1 (2009): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.604 KB)

Abstract

Sumber Daya Manusia atau Man Power disingkat SDMmerupakan kemampuan yang dimiliki setiap manusia. SDMterdiri dari daya pikir dan daya fisik setiap manusia.Tegasnya kemampuan setiap manusia ditentukan oleh dayapikir dan daya fisiknya. Dengan Perencanaan Sumber DayaManusia (PSDM), pihak menejemen perusahaan akan dapatmengarahkan karyawan secara benar sehingga potensinyaberkembang. Perencanaan sumber daya manusiakerapkali dicampuradukkan dengan perencanaanaktivitas sumber daya manusia yang lain.perencanaan sumber daya manusia terfokus padaseluruh sistem sumber daya manusia. Perencanaanini menyangkut perencanaan manajemen sumber dayamanusia, termasuk di dalamnya adalah perencanaanupaya semua fungsi sumber daya manusia.Perencanaan sumber daya manusia tertuju padapenyusunan sebuah kebijakan dan program sumber dayamanusia yang terpadu untuk mencapai tujuanorganisasi dan sumber daya manusia.Kata Kunci : Perencanaan, Sumber Daya Manusia,Organisasi Publik.
ANALISIS BIAYA DAN MAFAAT PENGELOLAAN HUTAN Imam Rahayu, Teguh
GEMA EKSOS Vol 6, No 2 (2011): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.606 KB)

Abstract

Sekitar tujuh belas ribu pulau-pulau di Indonesiamembentuk kepulauan yang membentang di dua alambiogeografi - Indomalaya dan Australasian - dan tujuhwilayah biogeografi, serta menyokong luar biasabanyaknya keanekaragaman dan penyebaran spesies. Darisebanyak 3.305 spesies amfibi, burung, mamalia, danreptil yang diketahui di Indonesia, sebesar 31,1 persenmasih ada dan 9,9 persen terancam. Indonesia merupakanrumah bagi setidaknya 29.375 spesies tumbuhan vaskular,yang 59,6 persennya masih ada.Kata Kunci : Biaya, Manfaat, Hutan
PERAN PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP PEMBANGUNAN (Sebuah Kajian Tentang Budaya Tradisional-Modern) Imam Rahayu, Teguh
GEMA EKSOS Vol 5, No 2 (2010): GEMA EKSOS
Publisher : GEMA EKSOS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.604 KB)

Abstract

Kemampuan akal budi manusia dalam mengejawantahkanpembangunan telah mengalami pertentangan dilematis,disatu sisi kearifan lokal menghendaki cara pandangdengan mengedepankan pikiran dan hati nurani disisilain desakan-desakan mendorong manusia untuk melakukandengan cara jalan pintas. bagaimana dua kondisi yangsaling bertabrakan ini akan menjadi cross culture yangmengakibatkan masyarakat tidak merasakan keputusasaandan kepasrahan yang akan membawa dampak negatif sertamenimbulkan iklim non-kondunsif dalam mempertahankanhidup, karena mereka menganggap hidup mereka sangat takberdaya. budaya tradisional selalu mengalami perubahanyang dinamis, dan oleh karena itu, budaya tradisionaltidak mengganggu proses pembangunan. Hal tersebutbertentangan dengan sikap dan pandangan dari kebanyakanilmuwan yang menganggap budaya tradisional sebagaitanda keterbelakangan dan sebagai penghambattercapainya kemajuan sosial ekonomis. Adanya budayatradisional tidak selalu harus ditafsirkan sebagaifaktor penghambat pembangunan. Bahkan, dalam batasbatastertentu, budaya tradisional dilihatnya dapatberperan positif untuk mendorong laju modernisasi.Kata Kunci : Partisipasi, Masyarakat, Pembangunan