Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DESAIN CAMPURAN BETON MUTU TINGGI BERBAHAN AGREGAT LOKAL MENGGUNAKAN ADMIXTURE BESTMITTEL TIPE-E (Design Of High Quality Concrete Mixed Material Local Aggregateusing Admixture Bestmittel Type-E) Rahmad Hidayat Lendrian; Dadang Iskandar; Sari Utama Dewi
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2022): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.388 KB) | DOI: 10.24127/jumatisi.v3i1.3710

Abstract

Indonesia saat ini sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur dari segala aspek sebagai upaya untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur yang dibangun meliputi pembangunan gedung, sarana prasarana transportasi, sumber daya mineral dan perbaikan dreinase. Suatu infrastruktur sangat berkaitan dengan tercapainya tujuan tertentu serta memerlukan sumber daya, peralatan, bahan bangunan berkwalitas baik. Pengembangan rekayasa teknologi pada saat ini terasa begitu cepat, beton merupakan salah satu bahan bangunan primer yang mengalami perkembangan. Beton juga merupakan unsur yang penting, terutama fungsinya sebagai pembentuk struktur yang sering digunakan. Maka dari itu kualitas beton yang baik akan sangat mendukung keamanan dari segi struktur. Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan mengetahui proses empiris dalam pencampuran beton mutu tinggi k-350 serta memperoleh hasil desain campuran beton yang optimal dan lebih efesien berbahan agregat lokal menggunakan adiktive admixture jenis BESTMITTEL TIPE-E. Hasil proses empiris penelitian menunjukkan bahwa penambahan admixture jenis Bestmittel Tipe-E 0,3 % per 50 kg semen dapat meningkatkan kuat tekan beton pada usia beton 7 hari mencapai 24,01 MPa serta pada umur beton 14 hari yaitu 31,54 MPa menunjukkan agregat lokal dapat bersaing dalam dunia Kontruksi. Akan tetapi dalam pemakaian bahan tambah atau admixture dengan dosis yang salah dapat mengakibatkan kerugian terhadap kualitas beton tersebut.
Pengaruh Penambahan Lateks dan Filler Semen pada Campuran AC-BC terhadap Karakteristik Marshall M. Safiq Zahibul Fadila; M. Enriko Tosulpa; Farida Juwita; Rizki Pratama; Rahmad Hidayat Lendrian; Gran Silmi Kholifawati
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2d40ca74

Abstract

This study evaluates the effect of liquid natural rubber latex and cement filler on the Marshall characteristics of Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC). A laboratory experiment was conducted using two asphalt contents (4.5% and 5.5%) and four latex contents (0%, 8%, 10%, and 12% by asphalt weight). Three specimens were prepared for each combination, resulting in 24 Marshall specimens. The evaluated parameters were voids in mixture (VIM), voids in mineral aggregate (VMA), voids filled with bitumen (VFB), stability, flow, and Marshall Quotient (MQ). At 4.5% asphalt, the 12% latex mixture produced the highest stability of 1,036.8 kg and an MQ of 343.44 kg/mm. At 5.5% asphalt, the 8% latex mixture produced the highest stability of 1,085.0 kg and an MQ of 371.46 kg/mm. All modified mixtures satisfied the minimum stability requirement and the specified flow range. The control mixture at 5.5% asphalt had a VIM of 2.87%, below the 3–5% requirement, whereas latex-modified mixtures remained within the range. The response was non-linear, indicating an optimum balance between asphalt, latex, and cement filler. Latex addition can improve load-bearing capacity and mixture stiffness when applied at an appropriate dosage.