Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI SINTAKS MELS DALAM PERKULIAHAN BIOLOGI DASAR (Implementation of MELS Syntax in Basic Biology Lectures) Abd Muis; Arsad Bahri; Muhammad Junda
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.528 KB)

Abstract

Model pembelajaran yang mengedepankan penalaran dan melatih orde berpikir tingkat tinggi sangat penting peranannya dalam mencapai tujuan dan mewujudkan fungsi pendidikan tinggi. Model Experiential Learning dengan Teknik Scaffolding (MELS) merupakan model pembelajaran yang dikembangkan di lingkup perguruan tinggi (Universitas Negeri Makassar) sejak tahun 2015, menggunakan model pengembangan Plomp dan Nieveen, 2007. Sintaks MELS terdiri atas enam fase; yaitu (1) Motivation and Orientation, (2) Concrite Experience, (3) Reflective Observation, (4) Abstract Conceptualization, (5) Active Experimentation, dan (6) Networking. Ujicoba MELS dalam perkuliahan mata kuliah Biologi Dasar bagi mahasiswa tingkat awal program studi pendidikan biologi di di Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar dilakukan dalam dua tahap. Perkuliahan dilaksanakan dengan durasi 200 menit. Fase Motivation and Orientation menjadi bagian dari kegiatan awal yang dilaksanakan selama 15 menit. Fase Concrite Experience merupakan awal dari kegiatan inti, rata-rata dilaksanakan selama 26,7 menit. Fase Reflective Observation, rata-rata dilaksanakan selama 30,3 menit. Fase Abstract Conceptualization, rata-rata dilaksanakan selama 22 menit. Fase Active Experimentation, rata-rata dilaksanakan selama 50 menit. Fase Networking dilaksanakan pada akhir kegiatan inti dengan durasi rata-rata 40 menit dan berlanjut sampai pada kegiatan penutup yang dilaksanakan rata-rata 16 menit. Seluruh fase dari sintaks MELS menggunakan empat rangkaian kegiatan yang tercantum dalam lembar kerja mahasiswa. Kata Kunci: Experiential Learning, Biologi Dasar, Sintaks MELS.