Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
2017

IMPLEMENTASI SINTAKS MELS DALAM PERKULIAHAN BIOLOGI DASAR (Implementation of MELS Syntax in Basic Biology Lectures)

Abd Muis (Jurusan Biologi, Universitas Negeri Makassar)
Arsad Bahri (Jurusan Biologi, Universitas Negeri Makassar)
Muhammad Junda (Jurusan Biologi, Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2017

Abstract

Model pembelajaran yang mengedepankan penalaran dan melatih orde berpikir tingkat tinggi sangat penting peranannya dalam mencapai tujuan dan mewujudkan fungsi pendidikan tinggi. Model Experiential Learning dengan Teknik Scaffolding (MELS) merupakan model pembelajaran yang dikembangkan di lingkup perguruan tinggi (Universitas Negeri Makassar) sejak tahun 2015, menggunakan model pengembangan Plomp dan Nieveen, 2007. Sintaks MELS terdiri atas enam fase; yaitu (1) Motivation and Orientation, (2) Concrite Experience, (3) Reflective Observation, (4) Abstract Conceptualization, (5) Active Experimentation, dan (6) Networking. Ujicoba MELS dalam perkuliahan mata kuliah Biologi Dasar bagi mahasiswa tingkat awal program studi pendidikan biologi di di Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar dilakukan dalam dua tahap. Perkuliahan dilaksanakan dengan durasi 200 menit. Fase Motivation and Orientation menjadi bagian dari kegiatan awal yang dilaksanakan selama 15 menit. Fase Concrite Experience merupakan awal dari kegiatan inti, rata-rata dilaksanakan selama 26,7 menit. Fase Reflective Observation, rata-rata dilaksanakan selama 30,3 menit. Fase Abstract Conceptualization, rata-rata dilaksanakan selama 22 menit. Fase Active Experimentation, rata-rata dilaksanakan selama 50 menit. Fase Networking dilaksanakan pada akhir kegiatan inti dengan durasi rata-rata 40 menit dan berlanjut sampai pada kegiatan penutup yang dilaksanakan rata-rata 16 menit. Seluruh fase dari sintaks MELS menggunakan empat rangkaian kegiatan yang tercantum dalam lembar kerja mahasiswa. Kata Kunci: Experiential Learning, Biologi Dasar, Sintaks MELS.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

semnaslemlit

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Chemistry Dentistry Economics, Econometrics & Finance Energy Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Materials Science & Nanotechnology Mathematics Medicine & Pharmacology Public Health Social Sciences Other

Description

Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama ...