Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA DI RUANG RAWAT INAP LANTAI 2 RUMAH SAKIT X SURABAYA Selvy Aulia Wirawan; Rina Budi Kristiani; Hermanto Wijaya
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60522

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan faktor penting yang memengaruhi motivasi kerja perawat di rumah sakit. Kepemimpinan yang efektif dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan semangat, tanggung jawab, dan produktivitas sehingga berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja perawat di Ruang Rawat Inap Lantai 2 Rumah Sakit X Surabaya. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 26 perawat dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah gaya kepemimpinan (transformasional, demokratis, dan otoriter), sedangkan variabel dependen adalah motivasi kerja. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji Spearman Rank pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menilai gaya kepemimpinan dalam kategori cukup (92,3%) dan motivasi kerja dalam kategori sedang (62%). Uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi 0,683, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja perawat. Gaya kepemimpinan demokratis memiliki hubungan paling kuat dibandingkan gaya transformasional dan otoriter. Disimpulkan bahwa semakin baik penerapan gaya kepemimpinan, khususnya gaya demokratis, semakin tinggi motivasi kerja perawat. Rumah sakit diharapkan terus mengembangkan kepemimpinan yang komunikatif, partisipatif, dan mendukung keterlibatan perawat dalam pengambilan keputusan.