This Author published in this journals
All Journal Jurnal Arsitektur
Syifa Ihsani Fadhillah
Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROPORSI DAN KESEIMBANGAN FASAD PADA BANGUNAN KOLONIAL GEDUNG NEGARA Syifa Ihsani Fadhillah; Sasurya Chandra
Jurnal Arsitektur Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1936.777 KB) | DOI: 10.59970/jas.v15i1.98

Abstract

Arsitektur Kolonial merupakan perpaduan arsitektur Barat dengan mengadaptasi unsur budaya timur di Nusantara sebelum masa kemerdekaan. Ketika Belanda menduduki Nusantara banyak perubahan yang terjadi dari system pemerintahan, perekonomian, dan merubah gaya arsitektur juga. Arsitektur kolonial ini dibawa oleh arsitek Belanda, hanya diperuntukkan untuk bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia. Tersebar secara luas di seluruh Nusantara. Gedung Negara Keresidenan Cirebon merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda yang ada di Cirebon . Gedung Negara Keresidenan Cirebon adalah sebuah bangunan kolonial yang berada di jalan Siliwangi Kota Cirebon. Dibangun pada masa keresidenan Albert Wilhem Kinder De Camurecq sekitar tahun 1865. Dirancang oleh arsitek Belanda bernama Van Den Berg. Bangunan ini dahulu digunakan sebagai rumah dinas residen yang menjadi tempat beristirahat para petinggi Hindia Belanda. Bentuknya masih mempertahankan ciri khasnya yaitu bangunan dengan gaya arsitektur Indische Empire Style. Ini menjadi hal yang menarik, karena bentuk massa bangunan dan prinsip desain dari sudut pandang proporsi dan keseimbangan pada Façade depan menyampaikan makna secara tidak langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang proporsi dan keseimbangan fasad pada bangunan kolonial di Gedung Negara Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kulaitatif dengan melakukan pengamatan pada objek pengamatan, mengidentifikasi bangunan menyesuaikannya dengan teori yang berkaitan dengan prinsip desain proporsi dan keseimbangan, mengambil kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pada komposisi fasad memiliki proporsi dan keseimbangan bentuk massa dengan prinsip desain sesuai teori yang digunakan. Dalam fasad Keresidenan ini sudah menerapkan dua poin komposisi penyusun bentuk yang cukup baik dan sudah diterapkan pada bangunan yang sekarang