Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Manajemen Komunkasi Pemerintah Kota Padang Sidimpuan dalam Mensukseskan Pembangunan Bidang Agama Zainal Arifin; Ahmad Tamrin Sikumbang; Hasrat Efendi Samosir
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i1.5957

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitan lapangan dengan lokasi penelitian di Pemerntah kota Padangisdempuan dan sifat penelitian deskrptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada pihak pemerintah kota Padangsdmpuan yang mewakili sampel secara representatif.  Hasil penelitian, yatu 1) manajemen komunkasi yang baik dari pemerintah kota Padang Sidimpuan kepada lintas tokoh agama secara efektif sebab menggunakan komunkasi dialogis dan komunkasi kelompok dalam melakukan interaksi tim utusan Pemko PSP kepada warga setempat yang bertujuan untuk mengayom masyarakat, 2) upaya memelihara keselaran atau keharmonisan untuk membangun nilai agama yang baik yang direalisasikan oleh pemerintah kota Padang Sidimpuan dengan bekerjasama komukasi lintas agama secara dialogis, dialog agama antara tokoh agama, kerja sama dengan Bapeda, Wali Kota, MUI, Kominfo khusus lintas tokoh agama didasarkan atas penyiaran Islam yang santun dan moderat yang mengedepankan toleransi tasamuh maka akan lahir komunkasi lintas agama dengan pendekatan Islam dapat sinergis dapat memelihara nilai-nilai agama di kota Padang Sidimpuan. Memberantas faham Intoleransi serta radikals yang munculnya teroris gerakan jihad anarkis dalam agama.
PERAN ILMU KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAKWAH ISLAM DI ERA DIGITAL Naufal Anugrah Wibowo; Dian Puspita Sari; Neza Afnisa; Bulan Purnama Sari Harahap; Annisa; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1713

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam praktik dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ilmu komunikasi dalam meningkatkan efektivitas dakwah di era digital dengan menggunakan pendekatan teoritis dari Lasswell, Shannon dan Weaver, serta McLuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah sangat dipengaruhi oleh kemampuan dai dalam mengelola pesan, media, dan audiens secara strategis. Selain itu, media digital tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga membentuk cara audiens memahami pesan dakwah. Integrasi ilmu komunikasi dalam praktik dakwah menjadi suatu keharusan agar pesan yang disampaikan dapat efektif, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman.
ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENYIKAPI PENYEBARAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL Arini Bako; Mairani Nurmala; Sari Nora Hanifa; Suryaman; Syifa Awalia; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1714

Abstract

Jurnal ini mendalami peran etika komunikasi Islam dalam menyikapi penyebaran informasi di media sosial sebagai solusi strategis untuk menghadapi berbagai permasalahan komunikasi digital. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap prinsip-prinsip etika komunikasi dalam Islam, seperti kejujuran (sidq), tabayyun (verifikasi informasi), tanggung jawab, serta larangan ghibah dan fitnah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk mengidentifikasi relevansi dan penerapan nilai-nilai etika komunikasi Islam dalam konteks media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam mampu meminimalisir penyebaran hoaks, meningkatkan kualitas interaksi sosial, serta menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan beretika. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa penerapan etika komunikasi Islam dapat membangun kesadaran moral pengguna media sosial, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi Islam dengan menjelaskan bagaimana etika komunikasi Islami dapat diintegrasikan sebagai fondasi dalam menciptakan komunikasi digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF DAKWAH TIKTOK DAS’AD LATIF MENINGKATKAN ENGAGEMENT GEN Z Rian Rambe; Reno Alfiyan Pratama; Kevin Aldi Ardian; Sukran Habib Sinaga; Supriadi; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1717

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi persuasif yang digunakan dalam konten dakwah TikTok Das’ad Latif serta pengaruhnya terhadap engagement audiens Generasi Z. Perkembangan media sosial telah mendorong transformasi dakwah digital menjadi lebih interaktif, visual, dan partisipatif, khususnya pada platform TikTok yang didominasi pengguna usia muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi konten TikTok dan studi kasus digital. Data penelitian diperoleh melalui observasi konten video, dokumentasi digital, analisis caption, serta interaksi audiens pada akun TikTok Das’ad Latif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi persuasif Das’ad Latif dibangun melalui kombinasi ethos, pathos, dan logos yang dikemas menggunakan humor, storytelling, bahasa sederhana, serta pendekatan emosional yang relatable dengan kehidupan Generasi Z. Unsur pathos menjadi strategi dominan dalam membangun emotional engagement audiens melalui narasi religius yang menyentuh pengalaman personal dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan gaya komunikasi santai, autentik, dan interaktif mampu meningkatkan partisipasi audiens dalam bentuk likes, komentar, shares, repost, dan diskusi digital. Kehadiran TikTok sebagai media dakwah memperlihatkan perubahan pola komunikasi religius dari model satu arah menuju budaya partisipatif berbasis media sosial. Temuan penelitian memperkuat teori komunikasi persuasif, new media, dan engagement media sosial dalam konteks dakwah digital Generasi Z. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi dakwah digital sekaligus memberikan gambaran strategis bagi kreator dakwah dalam membangun komunikasi religius yang efektif di media sosial.
INTEGRASI ILMU KOMUNIKASI MANAJEMEN DAKWAH, STRATEGI PENGELOLAAN PESAN DI ERA DISRUPSI Fadhli Ahmad Rifqi; Wayugiarso; M Faiz Ramadhan; Fauzan azima Sinaga; Ahmad Tamrin Sikumbang
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v6i1.1725

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi ilmu komunikasi dalam praktik manajemen dakwah bagi mahasiswa di era digital. Ilmu komunikasi sebagai disiplin yang mempelajari proses penyampaian pesan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas fungsi-fungsi manajemen dakwah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, buku referensi, dan artikel terkait komunikasi serta dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif, khususnya komunikasi persuasif dan retorika berbasis nilai-nilai Islam seperti Qaulan Sadida, berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan penyampaian pesan dakwah kepada audiens (mad’u). Di tengah arus informasi digital yang semakin kompetitif, penguasaan strategi komunikasi yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme dan efektivitas lembaga dakwah. Dengan demikian, integrasi ilmu komunikasi dalam manajemen dakwah menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat kualitas penyebaran pesan keislaman di masyarakat.