Atlet difabel Indonesia masih belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia sendiri karena kelompok difabel masih dianggap sebagai kelompok minoritas yang kurang mendapat perhatian di masyarakat, termasuk dalam bidang olahraga. Padahal, di sisi lain para atlet difabel yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dengan keterbatasannya tetap memilih untuk semangat, berjuang, dan tidak menjadikan keterbatasan itu sebagai alasan untuk menyerah, bahkan putus asa. Esai foto ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat Indonesia tentang kehidupan para atlet difabel NPC Indonesia. Dikemas dalam sebuah buku digital, esai foto menampilkan foto dari atlet difabel NPC Indonesia secara nyata dan apa adanya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus atlet difabel di bawah naungan NPC Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto esai dapat memberikan wawasan tentang semangat para atlet sehingga masyarakat dapat ikut mengenal para atlet difabel melalui buku digital tersebut.Fighting in Disability: Photo Essay of Disabled Athletes at National Paralympic Committee Indonesia. Indonesian disabled athletes are still not well recognisable by Indonesian society, where the disabled group is still considered a minority group that receives less attention in the community, including in sports. On the other hand, disabled athletes who are members of the National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, despite their limitations, choose to have spirit, fight, and not make their disabilities an excuse to give up or even despair. This photo essay aims to provide an overview of Indonesian society about the lives of NPC Indonesia's disabled athletes. Packaged in a digital book, it displays photos of NPC Indonesia's disabled athletes naturally and unfiltered. The research method used was qualitative, with a case study of disabled athletes under the auspices of NPC Indonesia. The results showed that the photo essay could provide insight into the spirit of the athletes so that the public can get to know the disabled athletes through the digital book.