Tedy Candra Lesmana, Tedy Candra
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Terapi Komplementer Bagi Lansia Dengan Masalah Kesehatan Di Padukuhan Gunung Pentul, Wates, Kulonprogo Wijayanti, Agnes Erida; Sekarwati, Novita; Lesmana, Tedy Candra; Saputra, Alvito Surya
DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 7 Nomor 2 Juli 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/dmk.v7i2.633

Abstract

Peningkatan Pengetahuan tentang terapi komplementer bagi lansia dengan masalah kesehatan Padukuhan Gunung Pentul Kulonprogo. Lansia di masyarakat mengalami masalah kesehatan seperti Hipertensi, Diabetes milletus, asam urat serta penyakit tidak menular lainnya, namun belum mengetahui tatalaksana selain minum obat dari dokter. Diperlukan upaya untuk memberikan pengetahuan kepada Masyarakat lansia agar dapat memilih pengobatan diluar obat oral yang diberikan oleh dokter, sebagai pelengkap dari terapi utama. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan lansia dengan masalah kesehatan mengenai terapi komplementer dan alternatif. Kegiatan pengabdian ini berupa penyuluhan. Kegiatan memerlukan seperangkat komputer, proyektor, leaflet dan kuesioner. Sasaran pengabdian adalah Lansia dengan masalah kesehatan yang tinggal di Padukuhan Gunung Pentul Kulonprogro Yogyakarta. Materi penyuluhan meliputi definisi terapi komplementer, tujuan terapi komplementer, manfaat terapi komplementer, jenis-jenis terapi komplementer. Materi disajikan dalam bentuk slide Powerpoint dan pemutaran video mengenai penerapan terapi komplementer pada lansia (video penerapan akupresur pada Lansia dengan Hipertensi). Sebelum penyuluhan dimulai diberikan prestest dan posttest setelahnya. Pretest dan Posttest diberikan untuk mengetahui perubahan Tingkat pengetahuan tentang terapi komplementer dan alternatif. Diskusi dan tanya jawab dilakukan setelah materi selesai disampaikan. Nilai rata-rata sebelum penyuluhan diketahui sebesar 56,75 dan setelahnya 77,80. Dengan demikian terjadi peningkatan pengetahuan lansia tentang terapi komplementer.
Pengetahuan tentang sanksi administratif dengan kepatuhan membayar iuran BPJS kesehatan mandiri di pedukuhan Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman Bili, Yunita Peda; Lesmana, Tedy Candra; Sugiman, Sugiman
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i2.687

Abstract

Latar Belakang: Tingkat pengetahuan yang tinggi memiliki informasi yang baik mengenai pentingnya asuransi dan manfaat yang diperoleh dari asuransi sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan keteraturan pembayaran iuran asuransi kesehatan. Sebaliknya, masyarakat yang memiliki pengetahuan rendah akan cenderung tidak teratur dalam membayar iuran asuransi kesehatan karena kurangnya informasi mengenai pentingnya asuransi dan manfaat yang diperoleh jika mengikuti asuransi serta tidak mengetahui akan adanya denda jika terlambat membayar iuran asuransi kesehatanTujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan Tentang Sanksi Administratif dengan kepatuhan membayar iuran BPJS kesehatan mandiri di Padukuhan Tambak Bayan, Caturtunggal.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Peserta BPJS kesehatan mandiri dengan jumlah populasi sebanyaknya 82 peserta BPJS kesehatan mandiri di Padukuhan Tambak Bayan, Kelurahan Caturtunggal, Depok Sleman. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling, atau pengambilan sampel secara acak dan uji statistik menggunakan uji chi square.Hasil: Pengetahuan peserta tentang sanksi administarif di Padukuhan Tambakbayan Caturtunggal sebagaian besar dalam kategori tinggi (91,1%) dengan kepatuhan membayar iuran BPJS kesehatan mandiri dalam kategori patuh (88,9%). Hasil Uji chi sqaure menunjukkan bahwa nilai signifikansi p= 0,003Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan peserta tentang sanksi adminstarif dengan kepatuhan membayar iuran BPJS kesehatan mandiri di Padukuhan Tambak Bayan, Caturtunggal.  
Penyuluhan tentang hipertensi pada ibu-ibu rumah tangga Lesmana, Tedy Candra
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i2.683

Abstract

Edukasi pasien tentang hipertensi dan perawatan diri sangat penting. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan Quasi Experimental tanpa kelompok kontrol untuk menganalisis hubungan antara penyuluhan hipertensi dan tingkat pengetahuan ibu-ibu rumah tangga di Dusun Karangasem, Imogiri, Bantul. Penelitian ini melibatkan 26 responden dan menggunakan metode pretest-posttest dengan kuesioner 10 pertanyaan. Data dianalisis menggunakan SPSS untuk menguji normalitas, homogenitas, dan efektivitas penyuluhan.  Uji Normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data pengetahuan hipertensi tidak berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi 0,063 (pretest) dan 0,000 (posttest). Sebelum penyuluhan, hanya 4 ibu rumah tangga (15,38%) memiliki pengetahuan tinggi tentang hipertensi, sedangkan 22 orang (84,62%) berada di kategori sedang. Setelah penyuluhan, pengetahuan tinggi meningkat menjadi 18 orang (69,23%) dan sedang menjadi 8 orang (30,77%). Hasil evaluasi menyatakan bahwa 21 ibu rumah tangga menunjukkan peningkatan nilai setelah penyuluhan, sementara 1 ibu mengalami penurunan nilai. Selain itu, 4 ibu memiliki nilai yang konsisten sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh hasil nilai Z hitung = -4,036 dan nilai sig. 0,000, dimana nilai Zhitung > Ztabel atau nilai sig < 0,05 sehingga hipotesis dapat diterima. Ada pengaruh penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan tentang hipertensi pada ibu-ibu rumah tangga. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan pengetahuan hipertensi setelah penyuluhan (Z=-4,036; Sig.=0,000), sehingga hipotesis diterima. Penelitian ini sesuai dengan temuan sebelumnya (24–28) yang menunjukkan penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan hipertensi dan kesadaran masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi pada ibu-ibu rumah tangga.