Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Fenomena Politik Anggaran Menjelang Pemilukada Pada Daerah Petahana di Indonesia Hammam Satmaka Hayyu Wibhawa; Rusdianto; Dewi Amalia
Jurnal Akuntansi Vol 11 No 3 (2023): AKUNESA (Mei 2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/akunesa.v11n3.p217-231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena politik anggaran menjelang Pemilukada dan pasca Pemilukada. Penelitian ini menguji variabel belanja hibah (BH), belanja bantuan sosial (BBS), belanja pegawai (BP), belanja fasilitas umum (BFU), dan belanja modal (BM) pada saat menjelang dan pasca pemilukada 2018 pada daerah petahana. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dapat diperoleh dari situs resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. Metode analisis data dengan menggunakan metode deskripsi komparatif menggambarkan hasil dari observasi data, uji normalitas data dan uji beda dua rata-rata yaitu uji paired sampel t test dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja hibah, belanja pegawai dan belanja fasilitas umum lebih besar saat menjelang pemilukada dibandingkan pasca pemilukada, sedangkan belanja bantuan sosial dan belanja modal tidak lebih besar saat menjelang pemilukada dibandingkan pasca pemilukada. Kepala daerah cenderung meningkatkan belanja hibah, belanja pegawai, dan belanja fasilitas umum, sedangkan belanja bantuan sosial dan belanja modal mengalami penurunan. Kepala daerah petahana cenderung meningkatkan belanja yang bersifat memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat dibandingkan dengan belanja yang bersifat jangka panjang.
REVENUE MANAGEMENT AND DISTRIBUTION OF ZAKAT, INFAQ, AND SADAQAH AT THE LAZISMU SERVICE OFFICE OF BMT ARTHA AMANAH SANDEN Vikri Rizqa Putra; Rusdianto Rusdianto
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023, September
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat is a religious obligation that is included in the third pillar of Islam. In terms of implementation, zakat is a social obligation for the wealthy after their wealth has reached the minimum threshold (nishab) and after a year has passed (haul). Among the wisdom behind the legislation of zakat is to realize economic justice. This research aims to determine how the revenue management and allocation of ZIS funds are carried out at BMT Artha Amanah Sanden. This study used a qualitative method, with interviews conducted with several parties, including the daily supervisory board, the baitul maal manager, and the financial administrator at BMT Artha Amanah Sanden to achieve data validity through data triangulation. The results showed that BMT Artha Amanah uses fundraising and kencleng distribution methods for ZIS fund revenue, and its allocation focuses on empowering the community through the OHM DARMAN program as a platform to assist the community in the creative economy sector in the Bantul district area.
Sharia-Compliant And Islamic Governance On Financial Performance In Indonesian Islamic Bank Andy Putra Wijaya; Rusdianto Rusdianto; Nur Faphuss Ikrimah; Ngazzah Hanun Nabilah; Nikita Khairunissa; Nur Alfiah Madaniah
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 9 No 2 (2024): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/isbank.v9i2.1060

Abstract

This research aims to analyze the relationship between Sharia Compliance and Islamic Governance on the financial performance of Islamic banking in Indonesia. Islamic banking has experienced significant growth in recent years, but there are still differences in performance between Islamic and conventional banks. Therefore, this research aims to examine the relationship between compliance with Sharia principles and the implementation of Islamic governance, which affects the financial performance of Sharia banks. This study uses a descriptive-analytic approach by collecting secondary data from Islamic bank financial reports and the Islamic Governance Index. The data was analyzed using the regression method to identify the relationship between Sharia Compliance, Islamic Governance, and the financial performance of Islamic banks. This research shows that Sharia Compliance has a significantly favorable influence on the financial performance of Islamic Banking. Islamic banks that comply more with Sharia principles tend to perform better. Apart from that, Islamic governance also has a significantly favorable influence on the financial performance of Islamic banks. Sharia banks that implement good Islamic banking governance have more robust financial performance. Limitations of this research include the limited secondary data available and the focus on the Islamic banking industry in Indonesia. Future research could involve field research, primary data, and expanded geographic coverage to understand better the relationship between Sharia Compliance, Islamic Governance, and Islamic Banking financial performance.
Corporate Governance, Corporate Reputation dan Growth Opportunities terhadap Financial Distress dengan Available Slack sebagai Pemoderasi Arawindha Delphin Luthfia; Rusdianto Rusdianto
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i2.3295

Abstract

Ketidakpastian ekonomi global yang ditandai oleh meningkatnya suku bunga, volatilitas pasar, dan melemahnya permintaan pascapandemi telah memberikan tantangan signifikan bagi perusahaan di Indonesia terutama subsektor F&B yang rentan terhadap fluktuasi harga bahan baku serta beban operasional. Ditengah kondisi tersebut, hasil penelitian empiris mengenai corporate governance, corporate reputation, growth opportunities dalam kaitannya dengan financial distress masih menunjukkan hasil yang belum konsisten. Di sisi lain, kajian yang menempatkan available slack sebagai pemoderasi dalam hubungan tersebut masih jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh corporate governance yang diukur dengan dewan direksi, dewan komisaris dan komite audit, serta corporate reputation dan growth opportunities terhadap financial distress, dengan available slack sebagai pemoderasi. Dengan memanfaatkan 231 observasi dari perusahaan F&B yang tercatat di BEI selama periode 2022–2024, analisis dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui perangkat lunak E-Views. Ukuran dewan direksi dan reputasi perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress. Available slack memperkuat peran komite audit dan growth opportunities dalam memitigasi risiko tersebut, sehingga penguatan struktur dewan, manajemen reputasi, dan pemanfaatan slack menjadi kunci pencegahan financial distress.
Peningkatan Nilai Perusahaan Melalui Green Practices: Peran Komisaris Independen sebagai Moderasi Zidan Adhipramana; Rusdianto Rusdianto
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (May - June 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i2.3296

Abstract

Adanya tuntutan penerapan praktik bisnis berkelanjutan yang semakin meningkat, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik hijau terhadap nilai perusahaan, dengan komisaris independen sebagai pemoderasi. Data penelitian diperoleh dari 66 laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, Green Accounting dan Green Process Innovation tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan Green Product Innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Komisaris Independen memperkuat hubungan antara GCSR dan nilai perusahaan dan memperlemah hubungan antara Green Product Innovation dan nilai perusahaan, namun tidak mampu memoderasi pengaruh Green Accounting maupun Green Process Innovation terhadap Nilai Perusahaan. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi pada penguatan Stakeholder Theory dengan mengungkap bahwa pasar merespons secara berbeda setiap jenis inisiatif hijau. Secara praktis, hasil ini mengungkapkan bahwa manajemen perlu memprioritaskan inovasi produk ramah lingkungan dan mengoptimalkan fungsi pengawasan komisaris untuk memastikan praktik keberlanjutan selaras dengan peningkatan nilai ekonomi perusahaan.
PENGUATAN KAPASITAS ANGGOTA KOPERASI DIFABEL MELALUI PELATIHAN PENCATATAN KEUANGAN DAN DIFERENSIASI PRODUK Rusdianto Rusdianto; Rintan Nuzul Ainy; Bagus Gumelar; Tedy Setiadi; Sudarmini Sudarmini; Lutfir Rahman Sihono; Alfian Lingga Bagaskara; Rista Ayu Suryani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39457

Abstract

Abstrak: Anggota Koperasi Pemasaran Bangun Akses Kemandirian Difabel menghadapi tantangan dalam pencatatan keuangan usaha dan pengembangan diferensiasi produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota Koperasi Pemasaran Bangun Akses Kemandirian Difabel melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana dan diferensiasi produk dengan pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, diskusi, praktik sederhana, serta evaluasi pascakegiatan menggunakan kuesioner self-evaluation 10 pertanyaan terkait pemahaman dan persepsi manfaat kegiatan dengan penilaian skala likert 5 poin. Kegiatan diikuti oleh 60 anggota koperasi dan dilaksanakan di salah satu rumah anggota koperasi daerah Ngaglik, Sleman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, tercermin dari 93,8% peserta yang memahami pencatatan keuangan usaha, 93,4% yang menilai pelatihan bermanfaat, dan 90,6% yang menyatakan kesiapan melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pentingnya target pasar dan keunikan produk sebagai bagian dari penguatan daya saing usaha. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan soft skills dan hard skills awal peserta dalam pengelolaan usaha, serta mendukung pengembangan koperasi yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.Abstract: Members of the Bangun Akses Kemandirian Difabel Marketing Cooperative face challenges in business financial record-keeping and product differentiation. This community service activity aims to enhance the capacity of members of the Bangun Akses Kemandirian Difabel Marketing Cooperative through training in simple financial record-keeping and product differentiation using a participatory approach. Implementation methods include training, discussions, simple practical exercises, and post-activity evaluation using a 10-question self-evaluation questionnaire regarding understanding and perception of the activity’s benefits, assessed on a 5-point Likert scale. The activity was attended by 60 cooperative members and was held at the home of one of the cooperative members in the Ngaglik area, Sleman. The results of the activity showed an increase in participants’ understanding, reflected in 93.8% of participants who understood business financial record-keeping, 93.4% who rated the training as beneficial, and 90.6% who stated their readiness to perform financial record-keeping on a regular basis. Participants also demonstrated a good understanding of the importance of target markets and product uniqueness as part of strengthening business competitiveness. This activity contributed to strengthening participants’ foundational soft and hard skills in business management, as well as supporting the development of a more independent, inclusive, and sustainable cooperative.