Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN KOPERASI BERBASIS SYARIAH DI KELURAHAN GANTING KOTA PADANG PANJANG Himyar Pasrizal; Syukri Iska; Nofrivul Nofrivul; Mirawati Mirawati; Chita Indah Sari; Khairul Marlin; Khairulis Shobirin; Yeni Melia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1277-1282

Abstract

Koperasi syariah merupakan salah satu bagian dari lembaga keuangan syariah yang berlandaskan pada prinsip syariah untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Koperasi Merapi Singgalang merupakan salah satu koperasi yang ada di Kelurahan Ganting Kota Padang Panjang yang saat ini sedang melakukan peralihan system pelaksanaan dari sistem konvensional ke sistem syariah. Namun pada saat ini dalam kegiatan yang dilakukan masih terdapat unsur riba karena minimnya pengetahuan anggota maupun masyarakat disekitar terkait hal itu. Dengan demikian pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta ilmu pengetahuan agar bisa memberikan perubahan yang lebih baik terhadap pelaksanaan koperasi ini kedepannya. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tim pengabdian saling bekerja sama dengan anggotakoperasi  untuk mempersiapkan acara agar berjalan dengan lancar. Melalui kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan menjadikan koperasi syariah sebagai roda perekonomian masyarakat yang bebas riba dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
PROMOSI PEMASARAN MELALUI DIGITAL MARKETING PADA UMKM KELURAHAN GANTING KOTA PADANG PANJANG Syukri Iska; Himyar Pasrizal; Nofrivul Nofrivul; Mirawati Mirawati; Khairul Marlin; Khairulis Shobirin; Yeni Melia; Chitra Indah Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3886-3892

Abstract

Kegiatan pemasaran adalah hal yang sudah tidak asing bagi pelaku bisnis, saat ini kegiatan pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial yang bisa menjangkau banyak penikmat bisnis sehingga bisnis yang ada bisa berkembang dengan pesat. Salah satu UMKM yang mengembangkan bisnisnya adalah Serambi Milk Kelurahan Ganting Kota Padang Panjang dan bergerak dalam industri pengolahan susu sapi perah yang dipimpin oleh Ridwasyah S. E. Pola pemasaran yang dilaksanakan perlu adanya perubahan ke era digital yang bertujuan untuk memperbesar jaringan pemasaran sehingga produk usahanya bisa dikenal banyak orang, selain itu UMKM Serambi Milk ini belum memahami manajemen pengelolaan keuangan dengan baik dalam menjalankan bisnis sehingga tatanan keuangan masih berantakan. Hasil pelaksanaan yang dilakukan dalam pengabdian saat ini adalah memberikan pelatihan promosi pemasaran melalui media sosial terutama instragram sehingga bisa meningkatkan segmen pasar yang lebih luas, selain itu juga memberikan pelatihan dalam pengelolaan manajemen keuangan agar pengelolaam keuangan bisnis tersebut lebih terarah untuk kebaikan bisnis pada masa yang akan datang.
Transformasi Digital Lembaga Keuangan Syariah: Strategi Inklusi dan Literasi Keuangan Husni Shabri; Khairulis Shobirin; Nita Fitria; Rahmi Pamel; Khairul Marlin
MABIS Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Bisnis Syariah:MABIS
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/mabis.v6i1.16984

Abstract

This study examines the role of digital transformation in improving Islamic financial inclusion and Islamic financial literacy in Indonesia, with Islamic financial inclusion acting as a mediating variable. The study addresses a research gap in previous studies that mostly examined digitalization and Islamic financial literacy separately without comprehensively analyzing the mediating mechanism of Islamic financial inclusion. A quantitative explanatory approach was employed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) on data collected from 150 users of Islamic digital financial services. The findings demonstrate that digital transformation significantly enhances Islamic financial inclusion and Islamic financial literacy. Islamic financial inclusion also significantly improves Islamic financial literacy and partially mediates the relationship between digital transformation and financial literacy. These findings indicate that digital services such as Islamic mobile banking, QRIS, and Islamic fintech not only broaden financial access but also strengthen public understanding of Islamic financial products and principles. This study contributes theoretically by integrating digital transformation, Islamic financial inclusion, and financial literacy into a single empirical model, while practically providing recommendations for Islamic financial institutions to strengthen digital-based financial education and inclusion strategies
TRANSFORMASI DIGITAL: USAHA KECIL DI ERA MODERN Khairul Marlin; Nofrivul Nofrivul; Syukri Iska; Himyar Parizal; Mirawati Mirawati; Chitra Indah Sari; Khairulis Shobirin; Yeni Melia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1149-1155

Abstract

Transformasi digital telah menjadi tulang punggung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia di tengah perubahan ekonomi global yang cepat. Di era 4.0, adopsi teknologi digital telah menjadi keharusan bagi UMKM untuk tetap kompetitif dan relevan di pasar yang berkembang pesat. Salah satu pilar utama keberhasilan usaha kecil di era modern adalah transformasi digital. Artikel ini membahas berbagai aspek transformasi digital yang dapat mendukung keberhasilan UKM, seperti pemanfaatan teknologi informasi, pemasaran digital, dan inovasi produk. Dengan mengadopsi strategi terkait teknologi, UKM di Indonesia dapat meningkatkan daya saing dan meningkatkan efisiensi operasional mereka.
Manajemen Pemasaran Produk Halal di Era Digital: Akses Informasi, Sikap Konsumen, dan Strategi Digital Rahmi Pamel; Khairulis Shobirin; Nuryanti; Muhammad Deni Putra; Dailani Ismail
Krigan: Journal of Management and Sharia Business Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/krigan.v4i1.8676

Abstract

This study examines the intersection between digital technology and the halal industry, focusing on three main questions: how digital technology affects the accessibility of halal product information, what are the public attitudes toward halal products in a digital context, and how digital marketing strategies can enhance awareness and trust in halal products. The novelty of this research lies in its integrative approach, combining three theoretical frameworks, Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), and Maqaṣid al-Sharīʿah, to comprehensively analyze the dynamics of digital transformation in the halal industry. Using a qualitative literature review method with thematic analysis of academic sources from Scopus, Web of Science, and Google Scholar databases (2015-2026), this study finds that blockchain technology and mobile applications significantly improve transparency and traceability in halal supply chains, yet their effectiveness depends heavily on consumer digital literacy and trust. Public attitudes toward halal products are shaped by a combination of knowledge, religiosity (β = 0.266), and subjective norms (β = 0.234), with social media influencers playing a crucial mediating role. Effective digital marketing strategies integrate halal certification, educational content, and influencer collaborations. This study contributes to the discourse on halal industry digitalization by demonstrating that technology is not a standalone solution but requires a holistic approach encompassing education, regulation, and adaptive marketing strategies.