Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Internalisasi Nilai Moderasi Islam At-Tawasuth wal I’tidal di Sekolah Wadan Y Anuli
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4554

Abstract

At-Tawasuth wal I'tidal adalah salah satu prinsip moderasi dalam Islam. Tinjauan ini berencana mensurvei strategi dan siklus asimilasi sisi kendali Islam at-Tawasuth dan al-I'tidal di ruang kelas dengan sudut pandang kualitas hipotesis siklus instruktif Tomas Lickona. Studi ini dilakukan di perpustakaan. Berdasarkan penelitian yang telah dibahas, metode kepustakaan bertujuan untuk mengumpulkan sumber data yang diperlukan. dikumpulkan dari berbagai sumber, antara lain buku, majalah, surat kabar, dan website. Setelah sumber data terkumpul, dianalisis, dan direkam, data diolah sesuai dengan tema yang telah dibahas. Konsekuensi dari penelitian ini menunjukkan bahwa dasar keyakinan kontrol di NU adalah at-Tawasuth dan al-I'tidal, dan akan mencerminkan sebagian dari sisi keseimbangan yang berbeda. Ada tiga cara di mana sekolah dapat menginternalisasi moderasi Islam. Pertama, informasi, melalui ruang belajar membiasakan diri memanfaatkan teknik TCL (Educator Focused Learning), dengan pendekatan TCL dan strategi mengumpulkan percakapan. Kedua, Memperkuat. Sistem penguatan ini juga tidak hanya melalui pembelajaran di kelas; Instruktur menggunakan pembiasaan dan penyuntingan. 3) Kegiatan di luar sekolah membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai moderasi Islam.
Internalisasi Nilai Moderasi Islam At-Tawasuth wal I’tidal di Sekolah Wadan Y Anuli
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4554

Abstract

At-Tawasuth wal I'tidal adalah salah satu prinsip moderasi dalam Islam. Tinjauan ini berencana mensurvei strategi dan siklus asimilasi sisi kendali Islam at-Tawasuth dan al-I'tidal di ruang kelas dengan sudut pandang kualitas hipotesis siklus instruktif Tomas Lickona. Studi ini dilakukan di perpustakaan. Berdasarkan penelitian yang telah dibahas, metode kepustakaan bertujuan untuk mengumpulkan sumber data yang diperlukan. dikumpulkan dari berbagai sumber, antara lain buku, majalah, surat kabar, dan website. Setelah sumber data terkumpul, dianalisis, dan direkam, data diolah sesuai dengan tema yang telah dibahas. Konsekuensi dari penelitian ini menunjukkan bahwa dasar keyakinan kontrol di NU adalah at-Tawasuth dan al-I'tidal, dan akan mencerminkan sebagian dari sisi keseimbangan yang berbeda. Ada tiga cara di mana sekolah dapat menginternalisasi moderasi Islam. Pertama, informasi, melalui ruang belajar membiasakan diri memanfaatkan teknik TCL (Educator Focused Learning), dengan pendekatan TCL dan strategi mengumpulkan percakapan. Kedua, Memperkuat. Sistem penguatan ini juga tidak hanya melalui pembelajaran di kelas; Instruktur menggunakan pembiasaan dan penyuntingan. 3) Kegiatan di luar sekolah membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai moderasi Islam.
Enhancing Elementary Students’ Numeracy through the GASING Method: A Quasi-Experimental Study Yessika Destiana Lahabu; Wadan Y Anuli; Shilfany Putri; Mahmud Arif; Sigit Prasetyo; Abroto Abroto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7985

Abstract

Numeracy competence is a foundational skill for elementary students, essential for success in 21st-century learning. However, many Indonesian students continue to face difficulties in understanding mathematical concepts and performing calculations effectively. This study investigates the effectiveness of the GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) method in enhancing numeracy skills among fourth-grade students. A quasi-experimental one-group pre-test and post-test design was employed with a mixed-methods approach. Thirty fourth-grade students at MIN 1 Manado participated in the study over two months. Quantitative data were gathered through numeracy tests, while qualitative data were collected via observations, interviews, and open-ended questionnaires. Data were analyzed using paired sample t-tests and thematic coding. Students’ numeracy scores improved significantly from a mean of 45.6 (pre-test) to 78.3 (post-test), with a large effect size (Cohen’s d = 2.63). Observations showed increased engagement and participation, while qualitative feedback revealed reduced math anxiety and increased motivation. Both students and teachers expressed positive perceptions of the method’s interactive and enjoyable approach. The findings suggest that the GASING method effectively improves both computational fluency and conceptual understanding in mathematics. Its emphasis on progressive learning, visual tools, and enjoyable activities fosters a positive learning environment. While the absence of a control group limits generalizability, the results indicate that GASING holds promise as an instructional strategy in elementary numeracy education.