Febrina Nur Annisa
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGUATAN PROFIL USAHA UMKM PENGOLAHAN BERBASIS UBI KAYU DI DESA M SITIHARJO KECAMATAN TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS Febrina Nur Annisa; Ira Primalasari
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2589

Abstract

ABSTRACTThe aim of this PKM activity is to make efforts to strengthen cassava-based processing business actors/craftsmen in M. Sitiharjo village, Tugumulyo District, Musi Rawas Regency through outreach, training and mentoring activities in strengthening profiles such as permits, brands and packaging; preparation of bookkeeping; dynamics in KUB; utilization of online marketing channels; and product development/differentiation. The stages carried out in this activity are, the preparation stage, the socialization stage and the evaluation stage. The implementation of community service in the M. Sitiharjo Village/Subdistrict, Tugumulyo District, Musi Rawas Regency, which was carried out by the Lecturer Team of the Agricultural Socioeconomic Study Program, Faculty of Economics and Business, PGRI Silampari University, took place smoothly and in a conducive atmosphere. Next, PIRT licensing and halal certification are arranged by partners so that program sustainability can be implemented and provide benefits for partners such as increasing the quality and selling value of products, increasing consumer confidence and buying interest, expanding distribution areas, increasing product sales, and improving the welfare of the community in village M. Sitiharjo. Apart from that, something that emerged during the PKM implementation was the open, adaptive and enthusiastic attitude of the participants. This attitude caused the approximately 6 hours of PKM activities to pass quickly. This situation, the potential for businesses to develop, the hopes expressed by participants that this PKM activity will continue, as well as the existence of government policies to encourage the downstreaming of various products are the basis for consideration for the team to continue PKM activities in the cassava-based home industry business group. is in the M.Sitiharjo sub-district.Keywords :Profile, MSMEs, Cassava, Halal Certification,BRN
Pelatihan Kerajinan Tas Rajut Sebagai Sarana Bisnis dan Kreativitas Karang Taruna di Desa Muara Tiku Kabupaten Musi Rawas Utara Febrina Nur Annisa; Widya Analisa; Syabawaihi Syabawaihi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2771

Abstract

Pelatihan kerajinan tas rajut sebagai sarana usaha dan kreativitas karang taruna di desa muara tiku bertujuan untuk memberdayakan anggota karang taruna dengan keterampilan kerajinan tas rajut yang dapat digunakan sebagai sarana usaha dan mengembangkan kreativitas dalam mendesain produk. Pelatihan dilakukan melalui berbagai metode, termasuk pelatihan tatap muka, pembelajaran praktik, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan kolaboratif dan interaktif untuk memaksimalkan pembelajaran. Peserta diajarkan teknik dasar dan lanjutan dalam merajut dan membuat tas rajut, serta dibekali dengan pengetahuan tentang manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi penjualan untuk mengembangkan bisnis mereka. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kreativitas peserta, serta membantu mereka dalam mengembangkan usaha tas rajut mereka sendiri, meningkatkan pendapatan dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Program ini akan dievaluasi secara berkala untuk menilai efektivitasnya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, serta untuk mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu diperbaiki. Dengan demikian, pelatihan kerajinan tas rajut di Karang Taruna tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga memberdayakan ekonomi dan kreativitas anggota, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Limbah Bongol Pisang Menjadi Keripik dalam Meningkatkan Perekonomian Desa Suka Kaya Kecamatan Saling Febrina Nur Annisa; Widya Analisa
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3518

Abstract

Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah batang pisang menjadi keripik bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Desa Suka Kaya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa dalam mengolah limbah batang pisang menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Tahapan pelaksanaan dalam PKM: tahap persiapan, tahap pelatihan/pendampingan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa masyarakat desa dapat meningkatkan pendapatan mereka dengan memanfaatkan limbah batang pisang menjadi keripik yang dapat dipasarkan secara lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara efektif dan efisien.
Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Pupuk Organik Cair Gedebog Pisang Berbasis Digital Marketing di Kelurahan Majapahit Kota Lubuklinggau Widya Analisa; Febrina Nur Annisa; Muhamad Fadli
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4290

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah gedebog pisang menjadi pupuk organik cair (POC) serta meningkatkan kemampuan pemasaran produk melalui digital marketing. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Majapahit Kota Lubuklinggau dengan metode observasi, persiapan, pelatihan, dan monitoring evaluasi. Pelatihan meliputi pembuatan POC melalui fermentasi gedebog pisang, pengemasan produk, pembuatan label, serta penggunaan WhatsApp Business dan media sosial sebagai sarana promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu memahami proses pembuatan POC, manfaat pupuk organik cair, serta strategi pemasaran digital sederhana. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan, pemanfaatan limbah organik, dan peluang pengembangan usaha berbasis pertanian organik.