Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Limbah Bongol Pisang Menjadi Keripik dalam Meningkatkan Perekonomian Desa Suka Kaya Kecamatan Saling Annisa, Febrina Nur; Analisa, Widya
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3518

Abstract

Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah batang pisang menjadi keripik bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Desa Suka Kaya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa dalam mengolah limbah batang pisang menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Tahapan pelaksanaan dalam PKM: tahap persiapan, tahap pelatihan/pendampingan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa masyarakat desa dapat meningkatkan pendapatan mereka dengan memanfaatkan limbah batang pisang menjadi keripik yang dapat dipasarkan secara lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara efektif dan efisien.
Pendampingan Bisnis dan Akses Pembiayaan Bagi Wirausaha Muda Bersama Bank Mandiri KU Watervang Pradesa, Endar; Putri, Metha Aditya; Fitriani, Dian; Analisa, Widya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2653

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha muda dalam aspek manajerial, administrasi usaha, serta memperkuat akses terhadap pembiayaan formal melalui kerja sama dengan Bank Mandiri. Sasaran kegiatan adalah para pelaku usaha muda yang tergabung dalam KU Watervang yang sebagian besar berada pada tahap awal pengembangan bisnis dan belum tersentuh oleh layanan keuangan formal. Metode yang digunakan meliputi pendekatan edukatif (pemberian materi dan pelatihan), partisipatif (diskusi dan konsultasi), dan aplikatif (simulasi penyusunan proposal pembiayaan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun rencana usaha dan memahami produk pembiayaan bank. Selain itu, tercipta hubungan yang positif antara peserta dan pihak Bank Mandiri sebagai mitra keuangan potensial. Meskipun demikian, kegiatan ini juga mengungkap beberapa tantangan, seperti rendahnya pencatatan keuangan, tidak adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta minimnya pengalaman peserta dalam membuat proposal pembiayaan. Oleh karena itu, kegiatan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dampak dan terwujudnya kemandirian ekonomi wirausaha muda secara nyata.
Interaksi Dosis dan Intensitas Urea Daun pada Serapan N serta Hasil Padi Rawa Palupi, Dora; Susianti, Helda; Mahmudin, Mahmudin; Analisa, Widya; Shofiyah Anjani, Anisa
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.6.2.613-620

Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is a staple food crop that serves as the primary source of carbohydrates for the majority of the Indonesian population. Swamp lands have distinctive characteristics due to prolonged water saturation, often leading to nitrogen losses through denitrification, volatilization, and leaching processes. This study aims to determine the extent to which variations in the dosage and intensity of foliar urea fertilizer application can affect nitrogen distribution in plant tissues (roots, stems, and leaves) and how it influences the grain weight per plot. The study used a completely randomized block design (CRBD) with 3 replications. The first factor was the concentration of urea solution, consisting of 4 levels: 3% (D1), 6% (D2), 9% (D3), and 12% (D4). The second factor was the intensity of urea fertilizer application, consisting of 3 levels: once (I1) (2 weeks after planting), twice (I2) (2 and 4 weeks after planting), and three times (I3) (2, 4, and 6 weeks after planting). The application of urea fertilizer on leaves with variations in dose and intensity significantly affects nitrogen uptake and rice grain yield. Increasing the dose up to 12% and applying it up to three times enhances nitrogen uptake and grain yield. A dose of 9% with three applications produces the highest nitrogen uptake, while a 12% dose results in the highest grain weight without a significant difference between one and three applications