Ali Mallombasi
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kalibrasi Koefisien Debit Model Bukaan Pintu Sorong Pada Saluran Terbuka (Uji Laboratorium) Achmad Rizaldy; Ratna Musa; Ali Mallombasi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.872 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v6i1.273

Abstract

Pengukuran debit pada suatu bangunan pengambilan air sangat diperlukan ketepatannya karena sangat berpengaruh terhadap hasil yang ingin dicapai dalam pemakaian air. Salah satu pintu pengukur debit seperti disebutkan diatas adalah pintu. Bangunan pengatur debit ini sering digunakan oleh karena kemudahan perencanaan dan pengoperasian. Dengan demikian variasi bukaan pintu akan mempengaruhi debit aliran dan profil muka air di bagian hilir. Metode penelitian adalah metode eksperimental di laboratorium. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi dengan tiga kondisi tinggi bukaan pintu sorong. Hasil penelitian mendapatkan koefisien Cd dari hasil pengujian di laboratorium ditemukan persamaan Pintu 1 Cd = 0.1155 yg/yo + 0.6507 dan Pintu 2 Cd = 0.115 yg/yo + 0.6469 pada Kondisi pertama tinggi pintu 1 dan 2 sama, pada kondisi kedua tinggi pintu 1 dan 2 tidak sama ditemukan persamaan Pintu 1 Cd = 0.2352 yg/yo + 0.6409 dan Pintu 2 Cd =0.6049 yg/yo + 0.9947, serta pada kondisi ketiga dengan satu pintu ditemukan persamaan Cd = 0.3204 yg/yo + 0.7879. Nilai hasil percobaan Cd dengan 3 kondisi tersebut semua mendekati dengan nilai Cd dari persamaan peneliti terdahulu. Persamaan hasil percobaan yang paling mendekati adalah persamaan pada kondisi 1 pada pintu 1 dengan persamaan Garbrecht dengan selisih terbesar 0.003.
Kajian Penanggulangan Banjir dengan Menggunakan Kolam Retensi (Studi Kasus Sungai Lamasi Kabupaten Luwu) Aisyah Madiana Ali; Ratna Musa; Ali Mallombasi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.777 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v6i1.275

Abstract

Banjir menjadi masalah ketika muncul kerugian banjir, mengingat pada umumnya sungai lebih dahulu menempati ruang alurnya dibanding keberadaan manusia. Mengingat sejarah banyak perkotaan terbentuk di dataran banjir, tak terkecuali di Kabupaten Luwu yang merupakan daerah yang banyak menghadapi persoalan banjir karena khususnya sungai-sungai yang berada dibagian utara. Pengendalian banjir pada dasarnya dapat dilakukan dengan berbagai cara, namun yang penting adalah dipertimbangkan secara keseluruhan dan dicari sistem yang paling optimal dan sesuai dengan kondisi lapangan maka kolam retensi ternyata menjadi metode yang cocok untuk dilapangan dengan pertimbangan kolam retensi merupakan cara yang efektif dan dapat menghasilkan solusi optimal baik dari segi biaya dan pengendalian banjir secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa debit banjir rencana sungai Lamasi kabupaten Luwu dan menganalisa volume kolam retensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir yang dihitung berdasarkan data pengamatan tinggi permukaan air di sungai sebesar Q10 = 64.79 m3/dt, sehingga tanggul kolam dengan elevasi + 11.50 m dengan tampungan 4,401,226.04 m3, tinggi air dimuka pintu 7 m dan luas permuakaan genangan 782,613.78 m2.
Studi Karakteristik dan Laju Sedimen Sungai Maros Humairah Annisa; Ratna Musa; Ali Mallombasi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.585 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v6i1.276

Abstract

Banjir di Kabupaten Maros dalam beberapa tahun terakhir diakibatkan karena kondisi sungai Maros Tompobulu tidak sanggup menampung debit dan volume air karena pengaruh angkutan sedimen aliran bagian hulu. Disisi lain, ekosistem kawasan hutan di sekitar hulu tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan sedimen tanah lebih mudah terbawa oleh banjir di bagian hulu, bagian tengah dan akan terendap di bagian hilir sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh sedimen terhadap kelancaran arus dan daya tampung di Sungai Maros, agar dapat dijadikan sebagai patokan pencegahan banjir yang terjadi disekitar aliran sungai tersebut. Berdasarkan data hasil uji sampel sedimen gradasi partikel sedimen di Sungai Maros, didapatkan nilai debit sedimen melayang (Qs) pada bagian tengah yaitu 2.090, 836 ton/tahun, dan nilai debit sedimen dasar (Qb) pada bagian tengah yaitu 0,084593 ton/s. Adapun nilai debit sedimen melayang (Qs) pada bagian Hilir yaitu 72,848,16 ton/s, dan sedimen dasar (Qb) pada bagian Hilir yaitu 0,1545 ton/s. Berdasarkan data rekapitulasi debit sedimen Sungai Maros maka kejadian angkutan sedimen melayang dan dasar sedimen setahun dibagian tengah 2.669.863,79 ton, dan dibagian Hilir sungai Maros untuk angkutan sedimen melayang dan dasar selama setahun 4.944.002,15 ton.
Kajian Debit Limpasan Terhadap Perubahan Tata Guna Lahan DAS Kiru-Kiru Kabupaten Barru St Kurnia utami Rasyid; Ratna Musa; Ali Mallombasi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2022
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.516 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v7i2.559

Abstract

Indonesia beriklim tropis memiliki pola hujan tak menentu.. Intensitas curah hujan di suatu wilayah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi lingkungan di daerah tersebut. Kondisi lingkungan terkarena ada perubahan tata guna lahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui koefesien aliran perubahan tata guna lahan dari tahun 2009, tahun 2014 dan tahun 2019 sehingga dapat diketahui debit limpasan terhadap perubahan tata guna lahan. Hasil penentuan curah hujan kawasan metode yang digunakan adalah metode polygon Thissen. Pemilihan Distribusi sebaran yang terpilih adalah distribusi Log Pearson Tipe III. Perhitungan intensitas hujan dengan metode Mononobe. Menentukan perubahan tata guna lahan menggunakan Koefesien aliran C. Untuk menentukan debit limpasan menggunakan Metode Rasional yang mengalami peningkatan debit limpasan karena berkurangnya lahan terbuka hijau. Hasil penelitian ini mengalami peningkatan debit limpasan karena berkurangnya lahan terbuka hijau sebagai daerah resapan karena peralihan fungsi lahan.
Analisis Distribusi Kecepatan Aliran pada Saluran Sekunder Ratna Musa; Ali Mallombasi; Muhammad Haris; Andi Muh Nizar Zulmhi; Muh Adhi Rajha Ahmad Firdaus
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2023
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tentang pengaruh kedalaman terhadap distribusi kecepatan pada suatu aliran saluran. Adapun kecepatan suatu saluran sejatinya dipengaruhi akan adanya kekasaran, dimensi ukuran serta vegetasi dari saluran tersebut namun pada kasus kali ini, Kecepatan suatu saluran sendiri ditinjau untuk mengetahui perbedaannya pada kedalaman suatu saluran yang berbeda- beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode secara tidak langsung (undirect methode) dengan menggunakan alat current meter yang difungsikan untuk mendapat bacaan variabel nilai meliputi Lebar Saluran, Kecepatan Saluran, Kedalaman Saluran dan Luasan saluran tersebut. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi yang ditujukan untuk mengetahui pola relasi atau hubungan antara variabel terikat dengan variabel bebasnya dengan tingkat yang minim kesalahan pada distribusi kecepatan terhadap kedalaman suatu saluran. Kesimpulan yang dapat diambil di penelitian ini berdasarkan rumusan permasalahan, ialah pengaruh kedalaman terhadap distribusi kecepatan suatu saluran memiliki hubungan yang saling bertolak belakang dimana semakin tinggi kedalaman suatu saluran maka bacaan kecepatan dari saluran tersebut semakin rendah, yang dari keseluruhannya dapat dilihat pada tabel perhitungan yang terdapat pada hasil pembahasan dari penelitian yang ditinjau.