Winarno Arifin
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik UMI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Indirect Tensile Strenght Test pada Lapisan Aspal (AC-WC) dengan Menggunakan Serat Jute Winarno Arifin; Syahrul Rahman; Mohamad Yasser
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil Macca Juni 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.801 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v4i2.375

Abstract

Semakin pesatnya pertumbuhan penduduk menyebabkan jumlah kendaraan semakin meningkat. peningkatan dan pengulangan beban kendaraan menyebabkan kerusakan dan keretakan pada konstruksi perkerasan jalan. Akibat permukaan jalan yang cepat rusak dan retak, sehingga perlu dilakukan modifikasi campuran dengan menggunakan bahan tambah, salah satunya adalah serat jute. Serat jute dalam campuran berperan sebagai pengganti sebagian dari total proporsi agregat kasar. Pemerolehan komposisi sintesis atau campuran aspal sebagai peningkat nilai kuat tarik serta pengujian pengaruh serat jute dalam campuran aspal beton dalam meningkatkan tegangan tarik dengan menggunakan pengujian Indirect Tensile Strenght Test merupakan tujuan penggarapan penelitian ini. Pengaplikasian kadar aspal rencana yaitu 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%. Akuisisi kadar aspal optimum (KAO) dicapai melalui pengetesan awal menggunakan alat Marshall Test dan pengetesan berikutnya mendayagunakan alat Indirect Tensile Strenght. Penggunaan KAO yakni 5,7% dan kadar serat jute yaitu 0,0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8% dan 1,0% serta ukuran panjang serat 0,8 cm. Dari hasil pengujian yang kami lakukan memperoleh nilai kuat tarik berurutan sebesar 8299,89KPa; 7959,56KPa; 5274,36KPa; 7046,56KPa; 10214,82KPa; 11584,51 KPa. Berdasarkan hasil tersebut nilai kuat tarik dengan menggunakan serat jute dapat meningkatkan nilai kuat tarik pada campuran dengan menggunkan kadar serat 0,8% dan 1,0%.
Pengaruh Limbah Batu Marmer sebagai Pengganti Agregat Kasar pada Campuran Aspal Beton Terhadap Kuat Tarik Tidak Langsung Winarno Arifin; Yulfi Nurtamsari; Andi Nurhatimah Samampa
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 4 No 3 (2019): Jurnal Teknik Sipil Macca Oktober 2019
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.232 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v4i3.378

Abstract

Tingkatan limbah yang dihasilkan industri berkembang secara signifikan, dibutuhkan pengembangan dalam pemanfaatan limbah tersebut. Penggunaan limbah yang belum dirampingkan pemanfaatannya salah satunya adalah batu marmer yang dihasilkan limbah industri. Dengan ini peneliti mencoba untuk memanfaatkan bahan sisa batu marmer menjadi salah satu bahan penyusun perkerasan jalan, untuk mengurangi ampas batu marmer tersebut. Akibat sumber daya yang tidak diperbaharui adalah agregat kasar, karenanya peneliti mengambil ampas batu marmer sebagai alternatif bahan subtitusi material agregat kasar pada campuran aspal beton terhadap kuat tarik tidak langsung. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan kao sebesar 5,75% dengan kadar variasi 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% marmer, penambahan limbah batu marmer sebagai pengganti agregat kasar sangat berpengaruh terhadap campuran karena dapat menurunkan kinerja suatu campuran sehingga campuran menjadi kaku dan mudah retak. Namun ketika marmer melebihi persentase agregat normal yaitu 75% - 100 % kekuatan campuran untuk menerima beban kembali meningkat, hanya saja besarannya lebih rendah dibandingkan jika persentase agregat normal yang melebihi persentase marmer. Terjadinya peningkatan nilai ITS dipengaruhi oleh sifat marmer yang heterogranular dengan tekstur interlocking dimana mineral-mineral penyusunnya saling mengikat satu dengan yang lainnya.