Fitriah Ardiawijianti Iriani
Poltekkes Kemenkes Jayapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Anemia pada Kehamilan dengan Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Olievera) di Kelurahan Tanjung Ria Wilayah Puskesmas Tanjung Ria Sri Wahyuni; Yeni Wardhani; Fitriah Ardiawijianti Iriani; Nur Fitriana Iriyani
Indonesian Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2023): May 2023
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.5.1.107-113

Abstract

Kasus anemia banyak terjadi pada ibu hamil. Selain itu kejadian anemia ini sebenarnya dapat dikurangi dengan beberapa tindakan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi kapsul daun kelor (Moringa Olievera) yang berdasarkan penelitian terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengurangi kasus anemia pada ibu hamil dengan pemberian Kapsul Ekstrak Daun Kelor (Moringa Olievera). Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini meliputi penyuluhan pencegahan anemia dan pemberian kapsul ekatrak daun kelor. Hasil yang didapatkan adalah dari 16 ibu hamil yang mengikuti asuhan ini dan diberikan ekstrak daun kelor mengalami kenaikan Hb secara signifikan dari 16 ibu hamil yang anemia sampai dengan akhir kunjungan ke 6 hanya 2 orang yang masih mengalami anemia dikarenakan Hb awal ketika kunjungan adalah 4,6 gr% dan 8,3 gr. Cases of anemia often occur in pregnant women. In addition, the incidence of anemia can actually be reduced by several actions. One way is to consume Moringa leaf capsules (Moringa Olievera) which based on research has been shown to increase hemoglobin levels in pregnant women. The purpose of this activity is to reduce cases of anemia in pregnant women by administering Moringa Leaf Extract Capsules (Moringa Olievera). The method used in this community service includes counseling on anemia prevention and giving Moringa leaf extract capsules. The results obtained were that 16 pregnant women who attended this care and were given Moringa leaf extract experienced a significant increase in Hb from 16 pregnant women who were anemic until the end of the 6th visit, only 2 people still experienced anemia because the initial Hb when the visit was 4.6 gr% and 8.3 gr.
EVALUASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) DALAM MENGHAMBAT Staphylococcus aureus Ekin Allendra; Fitriah Ardiawijianti Iriani; 3Rosita Irianti Dehi; Atun Afriatun Mulud; Risna Risna
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v13i1.921

Abstract

Latar Belakang: Eksplorasi bahan alam sebagai antibakteri terus berkembang, salah satunya menggunakan Daun sukun (Artocarpus altilis) dapat berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan: mengevaluasi daya hambat infusa daun sukun dalam berbagai kadar konsentrasi (50%, 70%, dan 100%) terhadap patogen tersebut. Metode: Melalui desain eksperimen post-test only control group, penelitian dilaksanakan pada dua lokasi, yakni Laboratorium Fitokimia Poltekkes Kemenkes Jayapura dan Mikrobiologi UNCEN pada bulan April–Mei 2024. Hasil: Skrining fitokimia pada infusa berbahan pelarut aquadest ini mengonfirmasi keberadaan saponin, tanin, dan flavonoid. Pengujian mikrobiologi dengan teknik difusi cakram (kontrol positif Siprofloksasin) dengan hasil zona hambat rata-rata sebesar 8,246 mm hingga 11,302 mm. Simpulan: Konsentrasi 100% menunjukkan efikasi paling tinggi yang masuk dalam klasifikasi kuat, sehingga infusa daun sukun dinyatakan efektif menekan pertumbuhan S. aureus.