Sestri Indah Pebrianti
Semarang State University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Seni Jaran Kepang Paguyuban Langgeng Mudo Sari Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Sestri Indah Pebrianti; Veronica Eny Iryanti; Sitti Aesijah; Bagus Susetyo
Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.3602

Abstract

Kelompok seni Jaran Kepang Langgeng Mudo Sari Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang sudah mulai mengembangkan bentuk pementasannya, namun hasil dari pengembangan belum optimal karena disebabkan beberapa faktor yaitu, pertama terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pelatih, penari, pemusik dan dalang dalam penggarapan seni Jaran Kepang, dan kedua sarana yang dimiliki paguyuban terbatas. Tujuan artikel ini yaitu menjelaskan hasil pengembangan seni jaran Kepang yang dilakukan baik dari sisi kualitas dan kuantitas. Menggunakan pendekatan community development dan partisipatif dengan metode diantaranya pendidikan masyarakat, difusi ilmu pengetahuan, memberi fasilitas, konsultasi, dan pendampingan. Hasil menjelaskan bahwa pengembangan bentuk pertunjukan Jaran Kepang dan elemen-elemen pertunjukannya dilakukan dengan baik, dengan frekuensi pementasan yang meningkat, dan berbagai motif gerak dalam pertunjukan yang sudah ada sebelumnya hanya terbatas dan monoton sekarang berkembang menjadi lebih variatif. Saai ini paguyuban telah mengembangkan elemen pertunjukannya mulai dari gerak, iringan, rias dan busana, property, dan pola lantai. Paguyuban juga secara berkala dan rutin mempertunjukan Jaran Kepang yang telah dikembangkan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.
Kuda kepang Performance Form of the Wahyu Budoyo Studio in Legokkalong, Pekalongan Central Java Indonesia Shadewi Noorita Prabandari; Sestri Indah Pebrianti
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 3, No 2 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jddes.v3i2.56180

Abstract

Performing art has a cultural orientation from the supporting community in conveying values and moral messages which are conveyed implicitly in artistic elements in the form of themes, movements, accompanying music, costumes, make-up, floor patterns, song lyrics, props, lighting, and even the dancers' facial expressions. All elements of the dance form in the Kuda kepang dance also have several values that make researchers interested in researching the Kuda kepang dance at Sanggar Wahyu Budoyo. The aim of this research is to examine the form of the Kuda kepang dance at Sanggar Wahyu Budoyo. The research method used is a qualitative method with an etic and emic approach. By using an ethical and emic approach, the researcher obtained data in the form of the history of the formation of the Kuda kepang dance at Sanggar Wahyu Budoyo, interpreting the values contained in the Kuda kepang dance at Sanggar Wahyu Budoyo, and the verbal and non-verbal elements of the Kuda kepang dance at Sanggar Wahyu Budoyo. Data collection techniques use interviews, observation and documentation. The data validity technique uses source triangulation techniques. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and drawing conclusions.