This Author published in this journals
All Journal Pena Literasi
Nida Rufaida
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL TOKO KUE SUDUT KOTA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA Nida Rufaida; Sumartini
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.9.1.81-95

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis perkembangan kepribadian tokoh utama dalam novel Toko Kue Sudut Kota karya Caroline Puspojudo dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra, khususnya teori perkembangan psikososial Erik Erikson pada tahap identitas versus kebingungan peran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan identitas diri tokoh utama serta mengkaji relevansi novel tersebut sebagai alternatif bahan ajar apresiasi sastra di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca dan catat. Sumber data penelitian ini adalah novel Toko Kue Sudut Kota yang diterbitkan oleh Skuad tahun 2025, sedangkan data berupa kutipan narasi, dialog, atau monolog yang menunjukkan dinamika perkembangan psikososial tokoh utama. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami krisis identitas akibat tekanan keluarga dan lingkungan sosial, kemudian secara bertahap memasuki fase pencarian jati diri melalui interaksi sosial, pengembangan minat, dan penguatan kepercayaan diri, hingga akhirnya mampu membentuk identitas diri yang lebih matang dan positif. Selain itu, novel ini dinilai layak dijadikan alternatif bahan ajar apresiasi sastra karena memenuhi aspek kebahasaan yang komunikatif dan mudah dipahami, aspek psikologis yang sesuai dengan perkembangan remaja SMA, serta aspek latar belakang budaya yang dekat dengan kehidupan peserta didik sehingga mendukung pembentukan karakter dan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.