Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN ENAM LITERASI DASAR PADA ANAK DI TAMAN BACAAN MASYARAKAT BALAI BACA RUMAH BAKO Rahmatul Annisa
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 7, No 1 (2023): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v7i1.237

Abstract

This study aims to describe the application of six basic literacy in children at TBM Balai Baca Rumah Bako. The method used in this research is descriptive qualitative method, where the data is obtained through observation, interviews and documentation. The application of six basic literacy in children carried out by TBM Balai Baca Rumah Bako, namely: (a) the implementation of reading and writing literacy in children is carried out through lapiak baco activities, storytelling, reading aloud and writing poetry and short stories; (b) the application of scientific literacy to children is applied through tutoring activities in mathematics as well as providing an understanding of arithmetic operations in daily life; (c) scientific literacy in children is carried out through parak bako and small camp activities; (d) the application of digital literacy to children is carried out through training on the use of computers and watching movies together; (e) financial literacy in children is carried out through parak bako and batuang (babuek for kampuang) activities; (f) cultural literacy and citizenship in children is carried out through the formation of Minangkabau art studios and routinely commemorating Indonesia's independence day. The application of six basic literacy in children carried out by the TBM Balai Baca Rumah Bako is not optimal, because only literacy and cultural literacy activities are routinely carried out and have a direct impact on children.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan enam literasi dasar pada anak di TBM Balai Baca Rumah Bako. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif, dimana data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penerapan enam literasi dasar pada anak yang dilakukan TBM Balai Baca Rumah Bako yaitu : (a) penerapan literasi baca-tulis pada anak dilakukan melalui kegiatan lapiak baco, mendongeng, membaca nyaring dan kegiatan menulis puisi dan cerita pendek; (b) penerapan literasi sains pada anak diterapkan melalui kegiatan bimbingan belajar matematika serta memberikan pemahaman operasi aritmatika dalam kehidupan sehari-hari; (c) literasi sains pada anak dilakukan melalui kegiatan parak bako dan camp cilik; (d) penerapan literasi digital pada anak dilakukan melalui kegiatan pelatihan penggunaan komputer dan nonton bareng; (e) literasi finansial pada anak dilakukan melaui kegiatan parak bako dan batuang (babuek untuak kampuang); (f) literasi budaya dan kewargaan pada anak dilakukan melalui kegiatan pembentukan sanggar kesenian Minangkabau serta rutin memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Penerapan enam literasi dasar pada anak yang dilakukan oleh TBM Balai Baca Rumah Bako belum optimal, karena hanya kegiatan literasi baca tulis dan literasi budaya yang rutin dilakukan serta berdampak langsung pada anak
Mortality Trends in Heart Failure Patients : A Study Using Cox Regression Models: Tren Mortalitas pada Pasien Gagal Jantung: Sebuah Studi Menggunakan Model Regresi Cox Ervi Dayana Putri; Tessy Octavia Mukhti; Rahmatul Annisa; Adinda Putri; Sepniza Nasywa
UNP Journal of Statistics and Data Science Vol. 3 No. 2 (2025): UNP Journal of Statistics and Data Science
Publisher : Departemen Statistika Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ujsds/vol3-iss2/359

Abstract

Heart failure is classified as a cardiovascular disease, which is the leading cause of death worldwide. In Indonesia, heart failure has a high mortality rate, which in 2019 became the second leading cause of death after stroke. One method that can be used to examine the factors affecting mortality in heart failure patients is the cox proportional hazards regression. Cox proportional hazards regression is one of the most commonly used methods for analyzing survival data to date. The study data consisted of 299 observations involving 5 predictor variables, such as age, serum creatinine, serum sodium, high blood pressure, and diabetes. The conclusion of the analysis indicates that the variables of age, serum creatinine, serum sodium, and high blood pressure are significant. High blood pressure and serum creatinine are the factors that most affect the death of heart failure patients. Patients with high blood pressure have a 56,71% higher risk of death than patients without high blood pressure, and every 1 mg/dL in creatinine in the blood, the risk of death for heart failure patients will increase by 29,77%.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prevalence of Undernourishment (PoU) di Indonesia Menggunakan Model Spatial Autoregressive (SAR) Rahmatul Annisa; Ervi Dayana Putri; Chairina Wirdiastuti
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i2.6191

Abstract

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) merupakan kerangka pembangunan global yang dirancang untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030. Di Indonesia, tingkat kerawanan pangan nasional mencapai 8,27 persen pada tahun 2024, menurun sekitar 0,26 poin dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 8,53 persen. Meskipun terjadi penurunan secara nasional, prevalensi kekurangan gizi di beberapa provinsi di Indonesia masih tergolong tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Spatial Autoregressive (SAR) memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan model Ordinary Least Squares (OLS) dan Spatial Error Model (SEM). Dengan demikian, model SAR merupakan model terbaik dalam menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi prevalensi kekurangan gizi antar provinsi di Indonesia tahun 2024. Hasil uji signifikansi model menunjukkan bahwa pendapatan per kapita, persentase rumah tangga dengan sanitasi layak, serta persentase rumah tangga dengan akses air bersih merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kerawanan pangan di Indonesia. Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 75,56%, yang menunjukkan bahwa variabel independen dalam model mampu menjelaskan variasi variabel dependen secara cukup kuat.