Yapina Widyawati
Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RESILIENSI IBU BEKERJA YANG MEMILIKI ANAK DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN Lubuk, Frederica Ranithya; Widyawati, Yapina
MANASA Vol. 13 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/manasa.v13i2.6003

Abstract

Parents of hearing-impaired children have various challenges that can cause stress. As they work, these challenges may increase. However, they must still be able to facilitate optimal care for their child’s development, especially at the age of 5-12, because children start to enter social environments. Resilience helps individuals to survive and adapt when experiencing difficulties. Therefore, it is important for parents to have resilience which affects their psychological well-being and their children’s quality of life. The research uses qualitative methods with phenomenological design and thematic analysis. The participants are hearing mothers, who work and have one child with hearing impairment aged 5-12 years old. This research found that all three participants showed resilience after accepting their child’s condition and going through unique dynamics. Perception of stressors, understanding of children’s characteristics, coping abilities, social support, positive interpretation, spirituality, and social support, play a role. Therefore, parents can continue to learn about their child’s condition and seek social support.
Parental Efficacy pada Orang Tua Tunggal Anak Berkebutuhan Khusus Thalia, Vanissa; Widyawati, Yapina
Merpsy Journal Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v17i1.35027

Abstract

Orang tua memiliki peran penting dalam perkembangan anak. Tantangan dapat menjadi lebih besar ketika membesarkan anak seorang diri sebagai orang tua tunggal. Apalagi anak yang dibesarkan memiliki kebutuhan khusus tertentu. Sebagai orang tua tunggal yang kehilangan pasangan, menjalankan peran ganda dan berkurangnya dukungan sosial dapat meningkatkan risiko mengalami stres, merasa tidak mampu dan bahkan bisa mengalami gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran parental efficacy pada orang tua tunggal yang mengasuh anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap ibu dan ayah tunggal. Hasil menunjukkan parental efficacy yang dinamis pada tiap partisipan. Dalam aspek child factors, orang tua merasa mampu memenuhi kebutuhan dasar dan emosional anak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam aspek social and family, mereka memperoleh dukungan dari lingkungan sekitar. Pada aspek parents, partisipan memiliki pemahaman dan perasaan yang berbeda terhadap peran serta kemampuan mereka sebagai orang tua anak berkebutuhan khusus.