Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Borneo

Gambaran pengetahuan orang tua tentang pencegahan stuntıng dı desa Malınau Hulu Haris Haris; Muhammad Ali; Rohandi Baharuddin; Muhammad Aris; Lily Herawati
Journal Borneo Vol. 2 No. 2 (2022): Volume 2 Issue 2 tahun 2022
Publisher : Politeknik Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.632 KB) | DOI: 10.57174/jborn.v2i2.42

Abstract

Stunting merupakan kondisi gizi buruk pada balita usia 24-59 bulan dengan kondisi postur tubuh tidak seusai dengan umur anak. Berbagai faktor yang menyebabkan faktor seperti kondisi ekonomi keluarga dan pengetahuan keluarga. Untuk mengendalikan terjadinya stunting ini diperlukan identifikasi pengetahuan orang tua mengenai pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua mengenai pencegahan stunting.  Metode dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan deksriptif, teknik pengambilan sampel adalah random dengan pendekatan purposive sampling. Kuesioner ini terdiri dari 20 pertanyaan mengenai pengetahuan umum mengenai stunting, penyebab dan upaya mencegah terjadinya stunting. Responden merupakan orang tua yang memiliki balita. Penelitian ini dilakukan di desa Malinau Hulu kabupaten Malinau.  Hasil penelitian ini melibatkan 20 responden yang merupakan orang tua balita dengan status 75% sebagai ibu dan 25% sebagai ayah. Pengetahuan orang tua dengan kategori baik sebanyak 40%, cukup 35% dan kurang 25%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu upaya untuk meningkatkan pengetahuan orang tua untuk pencegahan stunting.
Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Remaja Tentang Obesitas di SMA Negeri 1 Kota Tarakan Sriargianti Amir; Siti Khadijah Adhar; Haris Haris; Rohandi Baharuddin
Journal Borneo Vol. 2 No. 1 (2022): Volume 2 Issue 1 tahun 2022
Publisher : Politeknik Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.954 KB) | DOI: 10.57174/jborn.v2i1.63

Abstract

Obesity is one of the problems of adolescents who are influenced by factors such as poor eating patterns, unhealthy food choices, and lack of physical activity, thus triggering the accumulation of excess fat in the body, which can lead to the emergence of various types of non-communicable diseases and is one of the causes of death worldwide. This research was conducted to describe the knowledge and behavior of adolescents about obesity at SMA Negeri 1 Tarakan City. This research is descriptive. Sampling was carried out by non-probability sampling with quota sampling with 53 respondents. The results showed that the characteristics of the respondents based on age were the most in the 17-year category, with 28 (52.4%) respondents. Characteristics based on BMI showed that the majority had the most BMI obesity, as many as 27 (50.9) respondents. Characteristics based on genetics (heredity) obtained the most results in the category without a history of obesity, as many as 41 (77.4%) respondents, characteristics of respondents based on knowledge obtained partial results 46 (86.8%) have good knowledge, 3 (5.7%) have sufficient knowledge, 4 (7.5%) respondents lack knowledge, and the characteristics of respondents based on eating patterns show partial results on bad eating patterns of 38 ( 71.7%) of respondents. The conclusion of this study shows that adolescents aged 17 years have good knowledge about obesity and eating behavior.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perawatan Payudara Selama Kehamilan di Puskesmas Karang Rejo Tarakan Sriargianti Amir; Apriorita Apriorita; Rohandi Baharuddin; Satria Hanggara Putra
Journal Borneo Vol. 3 No. 1 (2023): Volume 3 Issue 1 tahun 2023
Publisher : Politeknik Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.49 KB) | DOI: 10.57174/jborn.v3i1.64

Abstract

Breast care is an important intervention during pregnancy as preparation for breastfeeding after delivery. Based on the results of preliminary studies, some mothers do not know how to care for their breasts. The purpose of this study was to describe the knowledge of pregnant women about breast care during pregnancy. This research method is descriptive, taking samples using non-probability sampling using an accidental sampling technique with a total sample of 50 according to the inclusion and exclusion criteria. The data collection technique uses a questionnaire related to breast care knowledge. The results showed that the characteristics of the respondents based on the highest age were 20-35 years old, with 25 (50.0%) respondents. Based on occupation, the most were IRT with 31 (62.0%) respondents, based on parity the highest number and multipara were 28 (56) .0%) of respondents, based on education the highest results were obtained, namely high school as many as 22 (44.0%), based on knowledge obtained good knowledge results as many as 6 (12.0%), enough as many as 16 (32.0%), and less as much 28 (56.0%) respondents. This study’s conclusion shows that most breastfeeding mothers at the Karang Rejo Health Center in Tarakan City are knowledgeable about breast care during pregnancy.
Dampak Program Latihan Kaki Diabetik terhadap Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Baharuddin, Rohandi
Journal Borneo Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Issue 2 tahun 2025
Publisher : Politeknik Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57174/j.born.v5i2.184

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Aktivitas fisik seperti senam kaki diketahui berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah.Tujuan: Mengetahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap perubahan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam kaki diabetes dilakukan secara terstruktur dengan durasi latihan 20–30 menit setiap sesi, diberikan dengan frekuensi 3 kali per minggu selama 4 minggu. Senam kaki dipandu oleh peneliti dengan mengikuti prosedur gerakan standar yang meliputi pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Kadar glukosa darah sewaktu diukur menggunakan glucometer sebelum intervensi (pre-test) dan setelah intervensi (post-test) untuk mengetahui efektivitas latihan. Hasil: Rata-rata kadar glukosa darah sebelum senam kaki adalah 216,57 mg/dl, dan setelah intervensi menjadi 183,92 mg/dl, dengan rata-rata penurunan sebesar 32,65 mg/dl. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Kesimpulan: Senam kaki diabetes berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe 2 dan dapat diterapkan sebagai intervensi non-farmakologis di tingkat layanan primer.