Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Gejala Klinis dan Level IgG dengan Kecemasan Masa Depan pada Pasien TORCH: Relationship of Clinical Symptoms and IgG Levels with Future Anxiety in TORCH Patients Novitasari Novitasari; Isti Anindya; Nur Eni Lestari
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 5 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i5.131

Abstract

Pendahuluan: Toxoplasma gondii, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes simplex virus yang bisa disingkat TORCH merupakan kelompok penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan parasite. Sebagian besar penderita TORCH mengalami peningkatan Imunoglobulin G didalam darah. Pasien juga mengalami berbagai gejala seperti demam, nyeri tenggorokan, gangguan kehamilan dari yang ringan hingga berat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara gejala klinis dan level jumlah IgG terhadap tingkat kecemasan masa depan pasien yang melakukan terapi komplementer infeksi TORCH di Aquatreat Therapy Indonesia. Metode: Metode penelitian bersifat korelasi kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional.  Variabel independen dalam penelitian ini yaitu gejala TORCH dan Level IgG sedangkan variabel Dependen kecemasan masa depan. Populasi sebanyak 220 orang dan sampel 69 orang. Instrumen penelitian masa depan menggunakan Future Anxiety Scale-1 (FAS-1) sebanyak 39 item pertanyaan dan dilakuakn uji validitas dan reliabilitas sehingga ditemukan 32 item pertanyaan yang valid. Analisis data digunakan uji spearman rank.   Hasil: Gejala yang dirasakan pasien sebagian besar berada pada kategori ringan yaitu sebanyak 59.4%. Level jumlah IgG sebagian besar berada pada kategori ringan 36 responden (52,2%) Tingkat kecemasan masa depan pasien dengan gejala ringan sebanyak 52,2%. Hubungan antara karakteristik responden dengan  kecemasan masa depan dengan nilai p-value > 0,05 dan hubungan antara level IgG TORCH dengan kecemasan masa depan responden dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara karakteristik responden dengan  kecemasan masa depan di Aquatreath Therapy Indonesia dan  Terdapat hubungan antara level IgG TORCH dengan kecemasan masa depan responden dengan nilai di Aquatreat Therapy  Indonesia. Lama terapi memberikan banyak perubahan terhadap nilai IgG, Level keluhan dan perbaikan gejala klinis, terapi komplementer terbukti bisa menjadi terapi terbaik untuk pengobatan.
Optimalisasi Media Online dalam Tatalaksana Kecemasan untuk meningkatkan Pengetahuan Orang Tua Anak Gangguan Spektrum Autisme Nur Eni Lestari; Isti Anindya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Volume 01 Nomor 01 Januari 2022
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i1.132

Abstract

Latar Belakang:  Covid-19 memberikan dampak psikologis yaitu kecemasan pada orang tua anak gangguan spektrum autisme. Tujuan: Melakukan pengabdian kepada masyarakat tentang optimalisasi media online dalam tatalaksana kecemasan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua anak gangguan spektrum autisme. Metode: Metode yang dilakukan yaitu analisis situasi, melakukan pre-test pengetahuan dan sikap tentang tatalaksana kecemasan orang tua anak gangguan spektrum autisme melalui optimalisasi media online, melakukan edukasi melaui media online tentang tatalaksana kecemasan orang tua anak gangguan spektrum autisme, dan melakukan post-test pengetahuan dan sikap tentang tatalaksana kecemasan orang tua anak gangguan spektrum autisme melalui optimalisasi media online. Hasil: Mayoritas peserta sebelum dilakukan edukasi memiliki pengetahuan kurang sejumlah 76 peserta (82,6%). Sedangkan mayoritas peserta setelah dilakukan edukasi memiliki pengetahuan baik sejumlah 92 peserta (100%). Kesimpulan: Media online dapat dioptimalkan dalam memberikan edukasi dalam tatalaksana kecemasan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua anak gangguan spektrum autisme.
Pengaruh Kombinasi Mozaik dan Meronce Berbasis Bahan Alam Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Prasekolah Aenselijk Mery Pattilekasapia; Nur Eni Lestari; Isti Anindya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik halus anak prasekolah masih mengalami berbagai hambatan yang disebabkan oleh faktor pola asuh, media pembelajaran yang kurang menarik, serta keterbatasan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi kegiatan mozaik dan meronce terhadap kemampuan motorik halus anak prasekolah di TK Lestari Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen menggunakan desain one group pretest dan posttest. Populasi penelitian berjumlah 30 anak dengan sampel 28 anak yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah formulir KPSP motorik halus, lembar observasi, dan SOP intervensi. Analisis data menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi kegiatan mozaik dan meronce berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak prasekolah.
Effectiveness of Windmill-Blowing Play Therapy on the Respiratory Status of Toddlers with Bronchopneumonia Hanifa Farinda; Nur Eni Lestari; Isti Anindya
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Citra Keperawatan : Edisi June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v14i01.425

Abstract

Bronchopneumonia is one of the leading causes of respiratory problems in toddlers. Non-pharmacological interventions such as breathing exercises may help improve pulmonary ventilation and oxygenation. One approach that can be implemented is windmill-blowing play therapy, which adopts the Pursed Lips Breathing (PLB) technique and may enhance children’s participation during breathing exercises. This study aimed to examine the effect of windmill-blowing play therapy on respiratory status and the degree of respiratory distress in toddlers with bronchopneumonia. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. A total of 30 toddlers diagnosed with bronchopneumonia were selected using purposive sampling. The intervention consisted of windmill-blowing play therapy incorporating the Pursed Lips Breathing technique. The measured parameters included respiratory rate, pulse rate, oxygen saturation, and the degree of respiratory distress. Data were analyzed using the Wilcoxon Test. The results demonstrated a significant reduction in respiratory rate from a mean of 52 to 37 breaths per minute (p < 0.001), a decrease in pulse rate from 150 to 124 beats per minute (p < 0.001), and an improvement in oxygen saturation from 89.50% to 96.00% (p < 0.001). The score of respiratory distress also decreased significantly from 14.90 to 6.87 (p < 0.001). Windmill-blowing play therapy showed a significant effect in improving respiratory status and reducing the degree of respiratory distress in toddlers with bronchopneumonia.