Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan tentang Pernikahan Dini pada Remaja di Ponpes Darul Abror NW Gunung Rajak Sakra Barat Kab. Lombok Timur Bq Safinatunnaja
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i1.1221

Abstract

pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan masih dikategorikan anak-anak atau remaja berusia dibawah 19 tahun. Pernikahan dini berdampak pada organ reproduksi, masih belum matangnya organ reproduksi sehingga berdampak pada resiko preeklamsia dan penyulit pada saat hamil maupun bersalin. Pernikahan dini bukan hanya berdampak pada organ reproduksi namun berdampak pula pada status ekonomi, putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga hingga perceraian.. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tentang pernikahan dini yang bertempat di Pondok Pesantren Darul Abror Gunung Rajak Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pemberian edukasi melalui video. Hasil dari kegiatan penyukuhan ini adalah dilakukan evaluasi nya pengetahuan santri dan santriwati terkait materi penyuluhan dan sebagian besar sudah mengerti ditandai dengan mampunya peserta menjawab apa yang ditanyakan oleh pemateri
Penyuluhan ibu hamil risiko tinggi untuk pengenalan deteksi dini komplikasi kehamilan Mawaddah, Shohipatul; Bq Safinatunnaja; Sriama Muliani; Rosa Mutianingsih
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v2i2.123

Abstract

Pendahuluan: Angka kematian ibu sangat erat kaitanya dengan tingginya jumlah kehamilan berisiko tinggi yang tidak teridentifikasi atau tidak ditangani secara optimal sejak awal. Kelas ibu hamil resiko tinggi ibu atau keluarga dapat mendeteksi dan mencegah komplikasi lebih dini, menambah pengetahuan dan kesadaran ibu terhadap kesehatannya, kepatuhan dalam pemeriksaan kehamilan, mendapat support psikologis ibu hamil, dapat melibatkan keluarga dalam mendampingi perawatan, mempersiapkan persalinan yang aman serta bisa mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait resiko tinggi yang ada pada diri mereka. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan langsung dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab menggunakan media e-booklet yang ditampilkan menggunkan laptop dan layar konektor serta booklet yang dicetak untuk dibagikan selanjutnya dilakukan kegiatan senam hamil dan makan bergizi bersama. Hasil Evaluasi dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Dari 25 ibu hamil yang ada di Desa Batu Kuta, terdapat 10 (40%) ibu hamil resiko tinggi yang teridentifikasi oleh bidan desa dengan variasi kasus resiko diantaranya hamil terlalu sering/grandemultigravida (10%), hamil terlalu muda (20%), hamil terlalu tua (20%), riwayat abortus berulang (10%), riwayat SC (10%), hamil dengan hipertensi (10%), anemia (20%) dan KEK yang merupakan faktor resiko terbanyak (40%). Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat menjadikan ibu hamil melakukan deteksi dini dan antisipasi komplikasi yang bisa muncul akibat faktor resiko yang ada pada diri mereka. Ke depan kegiatan pengabdian masyaratkat ini tetap berlanjut sehingga bisa menjadi upaya dan langkah nyata dalam menurunkan angka kematian ibu atau bayi.