Pendahuluan: Angka kematian ibu sangat erat kaitanya dengan tingginya jumlah kehamilan berisiko tinggi yang tidak teridentifikasi atau tidak ditangani secara optimal sejak awal. Kelas ibu hamil resiko tinggi ibu atau keluarga dapat mendeteksi dan mencegah komplikasi lebih dini, menambah pengetahuan dan kesadaran ibu terhadap kesehatannya, kepatuhan dalam pemeriksaan kehamilan, mendapat support psikologis ibu hamil, dapat melibatkan keluarga dalam mendampingi perawatan, mempersiapkan persalinan yang aman serta bisa mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait resiko tinggi yang ada pada diri mereka. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan langsung dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab menggunakan media e-booklet yang ditampilkan menggunkan laptop dan layar konektor serta booklet yang dicetak untuk dibagikan selanjutnya dilakukan kegiatan senam hamil dan makan bergizi bersama. Hasil Evaluasi dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Dari 25 ibu hamil yang ada di Desa Batu Kuta, terdapat 10 (40%) ibu hamil resiko tinggi yang teridentifikasi oleh bidan desa dengan variasi kasus resiko diantaranya hamil terlalu sering/grandemultigravida (10%), hamil terlalu muda (20%), hamil terlalu tua (20%), riwayat abortus berulang (10%), riwayat SC (10%), hamil dengan hipertensi (10%), anemia (20%) dan KEK yang merupakan faktor resiko terbanyak (40%). Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat menjadikan ibu hamil melakukan deteksi dini dan antisipasi komplikasi yang bisa muncul akibat faktor resiko yang ada pada diri mereka. Ke depan kegiatan pengabdian masyaratkat ini tetap berlanjut sehingga bisa menjadi upaya dan langkah nyata dalam menurunkan angka kematian ibu atau bayi.
Copyrights © 2025