Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Demonstrasi Dan Sosialisasi Pembuatan Infus Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Sebagai Antioksidan Dan Antibakteri Pada Ibu-Ibu Di Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan Ernoviya Ernoviya; Adhisty Nurpermatasari; Sri Wahyuni Tanjung
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1927

Abstract

Daun beluntas (Pluchea indica L.) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan dan antibakteri alami, tetapi pemanfaatan dan pengolahannya di masyarakat masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, dalam memanfaatkan daun beluntas serta mengolahnya menjadi sediaan infusa secara tepat. Kegiatan menggunakan metode edukatif non-eksperimen melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi pembuatan infusa, serta evaluasi menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta berjumlah 45 orang. Materi meliputi manfaat daun beluntas sebagai tanaman berkhasiat, sumber antioksidan dan antibakteri alami, serta cara pengolahan infusa yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Sebelum kegiatan, hanya 5 peserta (11,1%) berada pada kategori pengetahuan baik, sedangkan setelah kegiatan meningkat menjadi 39 peserta (86,7%). Peserta kategori cukup baik meningkat dari 22,2% menjadi 13,3%, sementara kategori kurang baik dan tidak baik yang masing-masing sebesar 31,1% dan 35,6% sebelum kegiatan menjadi 0% setelah edukasi. Kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi dan demonstrasi efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat daun beluntas dan keterampilan pengolahan infusa. Kegiatan serupa perlu dikembangkan melalui pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan pemanfaatan tanaman herbal secara tepat di masyarakat.