Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Dan Perancangan Prototype Smart Home Dengan Sistem Client Server Berbasis Platform Android Melalui Komunikasi Wireless Fyanka Ginanjar Aditya; Hafidudin Hafidudin; Agus Ganda Permana
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Smart Home merupakan perpaduan antara teknologi informasi dan teknologi komputasi yang di terapkan di dalam rumah ataupun bangunan yang dihuni oleh manusia dengan mengandalkan efisiensi, otomatisasi perangkat, kenyamanan, keamanan, dan penghematan perangkat elektronik rumah. Sesuai dengan perkembangan teknologi, saat ini produksi smart home sudah banyak berkembang dengan berbagai macam konsep dan sistem yang di bangun. Smart home dapat di integrasikan dengan produksi teknologi lain yang saat ini sedang banyak digunakan seperti mengintegrasikannya dengan Arduino Uno dan dengan Operating System yang sedang menjadi “raja” dalam mobile platform yaitu Android. Pada Tugas akhir ini, yang akan di lakukan yaitu merancang sebuah prototype dari Smart Home dengan sistem client-server berbasis arduino uno dengan user interface android yang akan melakukan komunikasi data melalui wireless (tanpa kabel). Tahap pengerjaan dimulai dengan membangun server , membangun interface, serta sistem kendali smart home nya Di sisi server akan menggunakan bahasa pemrograman C dan C++ sedangkan pada sisi user menggunakan bahasa pemrograman java. Pada server akan menggunakan sebuah metode atau protokol Common Gateway Interface yang berfungi sebagai penghubung antara platform android dengan modul arduino uno yang digunakan Dengan menggunakan sistem yang telah di terapkan ini memungkinkan Smart Home ini dapat di akses oleh multiclient. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delay yang di pengaruhi oleh jarak, jenis ruangan dan obstacle. Nilai rata-rata delay terendah yaitu 0,061641 s dan delay tertinggi sebesar 0,1242242 s. Sementara RSSI tertinggi bernilai -52 dBm dan terlemah bernilai -86 dBm . Keluaran yang diharapkan untuk studi yang lebih lanjut adalah untuk mendapatkan suatu analisa yang mampu menjadi referensi konsep Smart Home atau home automation yang lebih efisien yang dapat diterapkan dalam pengaplikasian real. Kata Kunci : Smart Home , Common Gateway Interface , Android , Client-Server
Implementasi Dan Analisis Virtual Router Redundancy Protocol Version 3 ( Vrrpv3) Ipv6 Dengan Menggunakan Small Form-Factor Pluggable Optic Untuk Layanan Data Rachmat Herdyono Saputra; Agus Ganda Permana; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VRRPv3 (Virtual Router Redudancy Protocol version 3) adalah pengembangan dari VRRPv2 yang mendukung Internet protocol Versi 6 merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mempertahankan link dengan menerapkan sistem redundancy (cadangan) pada router. Sehingga ketika interface main link mengalami masalah maka virtual IP (secondary link) secara otomatis akan memindahkan traffic data ke interface cadangan, sehingga downtime yang terlalu lama dapat dihindari dan proses layanan kepada pelanggan masih tetap dapat dipertahankan. Implementasi VRRPv3 menggunakan pengalamatan Ipv6 dengan menggunakan interface Small Form-Factor Pluggable (SFP) pada transmisi kabel optik. Dari hasil penelitian yang didapatkan dapat diketahui bahwa protokol VRRPv3 mampu melakukan mekanisme redundancy yaitu ketika salah satu link mengalami gangguan. Didapatkan downtime pada konfigurasi VRRPv3 master backup dengan nilai minimal rata - rata 2,79 detik dan nilai maksimal rata - rata 2,83 detik dengan kondisi background traffic yang berbeda-beda. sehingga solusi backup terhadap gangguan terputusnya link dapat diatasi dengan cepat dan mudah. Kata Kunci : VRRPv3, Ipv6, SFP, Qos, Optik
Perancangan Sistem Kontrol Katup Inlet Turbin Pada Pembangkit Tenaga Sampah Faza Ra’is Agustian Putra; Porman Pangaribuan; Agus Ganda Permana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Incinerator menggunakan metode pembakaran untuk melakukan pengolahan sampah untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. Incinerator merupakan alat pembakar sampah yang dapat mengurangi permasalahan sampah menumpuk di suatu kawasan. Incinerator bisa menjadi solusi untuk membangkitkan listrik. Dengan suhu ruang bakar antara 800 - 1200°C, energi panas yang dihasilkan oleh incinerator berpotensi membangkitkan listrik untuk suatu kawasan. Panas yang dihasilkan oleh incinerator bisa digunakan untuk membangkitkan listrik dengan proses konversi energi panas menjadi energi listrik. Energi panas di ruang bakar pada proses pembakaran sampah digunakan untuk memanaskan boiler yang sehingga menghasilkan uap air. Uap air yang dihasilkan dari proses pembakaran dengan suhu tinggi memiliki tekanan uap yang diharapkan mampu untuk memutar turbin uap. Untuk mengatur tekanan uap masuk turbin, diperlukan penelitian pada perancangan sistem kontrol katup. Digunakan metode fuzzy logic untuk merancang sistem kontrol katup. Pada sistem kontrol katup akan ditentukan setpoint tekanan uap yang dibutuhkan, kemudian saat tekanan uap mencapai setpoint tersebut, katup akan terbuka sesuai program dan mengalirkan uap ke turbin. Selanjutnya turbin uap akan dihubungkan ke generator untuk menghasilkan listrik. Berdasarkan hasil tugas akhir perancangan dan implementasi fuzzy logic controller pada sistem kontrol katup inlet turbin didapat bahwa putaran turbin mencapai 2741 RPM pada tekanan 2,54 Bar dengan setpoint 1 Bar dan membutuhkan waktu 19 menit 30 detik. Kata Kunci : Listrik, Incinerator, Konversi Energi Abstract Incinerators use combustion methods to treat waste processing to reduce environmental pollution caused by waste. Incinerator is a waste burner that can reduce the problem of waste accumulating in an area. Incinerators can be a solution to generate electricity. With a combustion chamber temperature between 800 - 1200 °C, the heat energy generated by the incinerator has the potential to generate electricity for an area. The heat produced by the incinerator can be used to generate electricity by the process of converting heat energy into electrical energy. The heat energy in the combustion chamber in the waste burning process is used to heat the boiler which produces vapors. The water vapor produced from the high-temperature combustion process has a vapor pressure which is expected to be able to rotate the steam turbine. To control the vapor pressure to enter the turbine, research is needed on the design of the valve control system. Fuzzy logic method is used to design valve control systems. The valve control system will determine the required steam pressure setpoint, then when the steam pressure reaches the setpoint, the valve will open according to the program and drain the steam into the turbine. Furthermore, the steam turbine will be connected to a generator to produce electricity. Based on the results of the final project of designing and implementing Fuzzy Logic Controller on the turbine inlet valve control system, it was found that the turbine rotation reached 2741 RPM at a pressure of 2.54 Bar with a setpoint of 1 Bar and needed 19 minutes 30 seconds. Keyword : Electricity, Incinerator, Energy Convertion
Rancang Bangun Sistem Pengiriman Data Electrocardiograph Dengan Media Wi-fi Rijal Abdurrohman; Angga Rusdinar; Agus Ganda Permana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini banyak rumah sakit yang sudah dipasang jaringan wi-fi, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk hal transmisi informasi medis. Informasi rekam medis di rumah sakit dapat dikirim menggunakan wi-fi sehingga meningkatkan efektivitas kerja karyawan dan dokter terkait. Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dokter spesialis jantung. Salah satunya pemindahan data electrocardiograph selain melalui flashdisk. Sinyal listrik jantung disadap melalui elektroda yang terhubung dengan modul AD8232 melalui kabel. Kemudian modul AD8232 berkomunikasi dengan wemos D1 mini sebagai modul berfitur wi-fi. Wemos D1 mini menyimpan informasi sinyal listrik jantung yang telah dikonversi menjadi data digital di memorinya. Lalu dokter memberi sinyal permintaan ke wemos D1 mini supaya informasi di wemos D1 mini dikirimkan ke notebook-nya. Pada akhirnya notebook menampilkan sinyal ECG di monitor untuk didiagnosa lebih lanjut oleh dokter spesialis jantung. Penulis berharap agar sinyal biometrik pada sistem pengiriman data electrocardiograph dengan media wi-fi ini dapat dikirimkan lebih dari 100cm.Kata Kunci: wi-fi, listrik jantung, ECG, AD8232, wemos D1 mini.
Desain Sistem Monitoring Dan Kontrol Mobile Incinerator Berbasis Iot Pratama, Ridho Adjie; Sumaryo , Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incinerator is a tool used to burn waste that uses a furnace as a combustion chamber with a high temperature. The use of incinerators can be a solution to reduce waste. However, the use of incinerators must be closely monitored because the use of inappropriate incinerators can produce smoke containing harmful chemical compounds. Incinerator engine performance can be improved by using MQ-7, MQ-135 and MQ-136 sensors. Then to increase the level of effectiveness at the time of combustion can use Thermocouple to monitor the temperature in the combustion chamber in realtime. The use of a water boiler in the combustion chamber can increase the level of effectiveness during combustion because it can help increase the temperature in the combustion chamber and the use of Ultrasonic sensors to monitor the availability of water during combustion. Then to improve the performance of this incinerator machine can be controlled and monitored directly using a smartphone. In this research, the use of these sensors aims to determine whether the smoke produced by the incinerator is safe or not. The MQ-7 sensor can detect CO compounds. The MQ-135 sensor can detect CO2 and NOx compounds. Then the MQ-136 sensor can detect SO2 compounds. Then the use of Thermocouple in the combustion chamber can detect the temperature in the combustion chamber up to 1200 C. Keywords- Incinerator, Waste, Sensor, IoT
Perancangan Sistem Komunikasi Untuk Mobile Incinerator Berbasis Iot Zakaria , Muhammad Daffa; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan satu dari sekian banyak permasalahan besar yang dapat terjadi pada setiap orang, setiap kelompok dan kota yang ada di Indonesia. Jika semakin banyak sampah yang tertibun, maka dapat memiliki dampak yang tidak baik untuk lingkungan dan juga untuk kesehatan. Pada saat ini, ada berbagai cara yang kita dapat lakukan untuk melakukan olah sampah. Salah satunya adalah melakukan pembakaran sampah menggunakan mesin incinerator atau biasanya disebut mesin pembakar sampah. Incinerator merupakan mesin yang dapat digunakan untuk melakukan pembakaran sampah yang berbentuk padat atau sampah basah dan dapat digunakan dengan suhu yang sangat tinggi. Sistem Komunikasi Mobile Incinerator adalah sistem yang dapat melakukan komunikasi data antara sensor dan device aplikasi yang digunakan. Sistem ini bertujuan untuk melakukan pengawasan ketika melakukan pembakaran dan dapat digunakan secara jarak jauh menggunakan aplikasi. Output yang dihasilkan dari sistem dapat dilihat menggunakan smartphone yang datanya berhasil di dapatkan dari sensor yang terdapat dalam sistem. Penelitian ini memiliki fokus pada sistem monitoring kadar asap yang akan keluar dari mesin Incinerator. Sistem ini menggunakan Internet of Things sebagai acuan untuk melakukan komunikasi antara sensor dan software aplikasi. Aplikasi yang akan digunakan adalah aplikasi Blynk yang berfungsi untuk memantau ketika pembakaran sedang berlangsung dan dapat mengendalikan nya secara jarak jauh. Kata kunci— Incinerator, IoT, Komunikasi, Sampah
Sistem Kontrol Dan Monitoring Supply Bahan Bakar Pada Mesin Incinerator Berbasis Iot Rasyid, Muhammad Harun Al; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan sisa dari kegiatan seharihari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Pada saat ini, banyak masyarakat membakar sampah sembarangan dan mengakibatkan lingkungan disekitar area pembakaran menjadi tercemar. Proses pembakaran limbah sampah semestinya menggunakan mesin incinerator. Salah satu permasalahan pada proses pembakaran limbah sampah yang sering terjadi yaitu hasil pembakaran tidak sempurna dan masih banyak mengeluarkan asap yang mengakibatkan lingkungan tercemar. Mesin Incinerator adalah mesin pembakaran limbah sampah optimal dan meminimalisir asap hasil pembakaran yang menggunakan bahan bakar air. Pengisian bahan bakar air biasanya dilakukan manual oleh pengguna. Pada penelitian ini, akan dibuat sistem kontrol pengisian bahan bakar air untuk mesin incinerator. Sistem kontrol bahan bakar air nantinya akan membuka dan menutup keran air secara otomatis. Jika pada tabung penampungan bahan bakar sudah mencapai 40% keran air akan otomatis terbuka dan mengisi tabung bahan bakar sampai volume mencapai 85% dan otomatis menutup keran air Kembali.Kata kunci— Mesin Incinerator, bahan bakar air
Sistem Monitoring Suhu Pada Mesin Incinerator Berbasis Iot Dhiya’ulhaq, Khairul Syasti; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incinerator adalah mesin pengolah limbah sampah dengan metode pembakaran yang menggunakan suhu tinggi. Pengoperasian mesin incinerator saat ini masih menggunakan pengoperasian serba manual. Pengguna incinerator tidak mengetahui berapa suhu yang terjadi pada saat pembakaran berlangsung, sehingga tidak mengetahui kapan harus memasukkan sampah kembali kedalam ruang pembakaran. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang memiliki fitur monitoring suhu pembakaran tersebut untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pembakaran dan mengetahui berapa suhu yang terjadi pada saat pembakaran tersebut. Sistem ini dapat menampilkan informasi suhu kepada pengguna agar pengguna mengetahui suhu pada pembakaran secara real time. System ini menggunakan sensor thermocouple type-K sebagai pembacaan suhu, ESP32 sebagai mikrokontroler, dan Firebase sebagai platform IOT. Untuk menguji fitur tersebut, pengujian dilakukan pada saat pembakaran berlangsung. Pengujian dilakukan selama 30 menit dengan mencatat perubahan waktu selama 1 menitnya dan dilihat perubahan suhu yang terjadi pada saat pembakaran pada aplikasi smartphone.Kata kunci— Incinerator, Monitoring Suhu, Thermocouple
Sistem Monitoring Senyawa Polusi Pada Mesin Incinerator Kusumo, Garriel Wijayanto; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini, setiap aspek kehidupan pasti akan menghasilkan limbah sampah dalam skala kecil maupun besar. Dalam pengolahan limbah sampah harus dapat menyelesaikan stock sampah dilingkungan namun polusi yang dihasilkan harus diminimalisir. Incinerator adalah mesin pengolahan limbah sampah dengan suhu yang tinggi . Pengembangan teknologi pada mesin incinerator, memungkinkan untuk mendeteksi senyawa kimia hasil pembakaran dengan sensor MQ - 135, MQ - 7 dan MQ - 136 Penelitian ini menggunakan sensor tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah level polusi yang dihasilkan oleh mesin incinerator dalam pengolahan limbah. Sensor MQ-135 mendeteksi senyawa dan . Sensor MQ-136 mendeteksi senyawa . Sensor MQ-7 mendeteksi senyawa CO. Semua sensor ini sudah memenuhi untuk memonitor beberapa senyawa yang harus dilihat tingkat polusi yang dihasilkan. Setelah dilakukan pengujian, system dapat membaca dan menampilkan nilai senyawa pada LCD. Nilai  rata-rata yang dihasilkan pada saat pembakaran adalah 1386,9 PPM, nilai . adalah 6,424, dan nilai CO adalah 27,826. Terjadi peningkatan nilai senyawa oleh tiap sensor ketika sampah yang dibakar banyak mengandung plastic. Dan apabila system bahan bakar air mati, pembakaran akan menjadi kurang optimal karena mesin tidak akan membakar habis asap dan memfilter asap.Kata kunci—Incinerator;Monitoring;Senyawa