Herwin Lukito
Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN "Veteran" Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Lahan Bekas Tambang Kerikil Berpasir Alami (sirtu) di Desa Panggang, Kec. Kemalang, Kab. Klaten, Jawa Tengah Elga MBM da Costa; Herwin Lukito; Johan Danu Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.443 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.9488

Abstract

Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah terletak pada kaki lereng Gunung Api Merapi sehingga membuat daerah ini memiliki kekayaan alam berupa pasir dan batu yang melimpah akibat sisa erupsi Gunung Api Merapi yang tertimbun. Potensi sumber daya alam yang melimpah ini menjadikan Desa Panggang menjadi salah satu desa dengan aktivitas penambangan yang tinggi. Kegiatan penambangan yang dilakukan pada lokasi penelitian berdampak pada perubahan kualitas lahan pasca proses penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan tanaman sengon berdasarkan evaluasi kesesuaian lahan. Metode yang digunakan adalah (1) survei dan pemetaan, (2) purposive sampling, (3) analisis laboratorium dan deskriptif, (4) weight factor matching. Parameter dalam evaluasi diantaranya temperatur (Tc), ketersediaan air (Wa), ketersediaan oksigen (Oa), media perakaran (Rc), retensi hara (Nr), hara tersedia (Na), bahaya erosi (Eh), bahaya banjir/genangan (Fh) dan penyiapan lahan (Lp). Hasil evaluasi kesesuaian lahan didapatkan 5 parameter yang sesuai yaitu temperatur, ketersediaan oksigen, retensi hara, hara tersedia serta bahaya banjir/genangan dan didapatkan 4 kelas kesesuaian lahan N atau tidak sesuai yaitu N(Wa), N(WaRc), N(WaRcLp) dan N(WaRcEh) dengan faktor pembatas ketersediaan air, media perakaran , penyiapan lahan dan bahaya erosi.Kata Kunci: Kesesuaian Lahan, Lahan, Pasca Tambang, Penambangan, Sengon
Kajian Potensi Mata Air Di Desa Hilitobara, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara Urbanilisa Fredlina Halawa; Suharwanto Suharwanto; Herwin Lukito
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.121 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.9490

Abstract

Lokasi mata air Zumo dan Bayo secara administrasi berada di Desa Hilitobara. Daerah penelitian tidak memiliki sungai sehingga masyarakat desa hanya memanfaatkan mata air sebagai sumber airnya. Mata air Bayo sering mengalami kekeringan ketika kemarau. Tujuan dari hasil penelitian ini adalah mengetahui potensi mata air dari segi kuantitas dan kualitas agar layak bagi masyarakat, kemudian akan dilakukan arahan pengelolaan. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan dari pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Potensi kedua mata airdari segi kuantitas mata air Bayo mengeluarkan rata-rata debit air 2.289.150,7 L/tahun, sedangkan mata air Zumo mengeluarkan rata-rata 43.693.655,04 L/tahun. Potensi dari segi kuantitas ini dapat memenuhi kebutuhan akan air bersih hingga 10 tahun mendatang. Potensi dari segi kualitas air dari kedua mata air semua cukup baik kecuali 1 Fe mata air Bayo. Arahan pengelolaan di daerah penelitian yaitu konservasi berupa pembuatan bak penampung, pompa serta pipa pendistribusian, pembuatan aerasi sistem venturi, dan teras gulud.Kata kunci: Mata Air, Mata Air Bayo, Mata Air Zumo, Konservasi, Konservasi Mata Air