Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

FAKTOR PENERAPAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Risal Risal; Renny Wulandari; Reni Dwi Widyastuti
JIM UPB (Jurnal Ilmiah Manajemen Universitas Putera Batam) Vol 8 No 1 (2019): JIM UPB Volume 8 No.1 2019
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.973 KB) | DOI: 10.33884/jimupb.v8i1.1588

Abstract

The main problem in Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) development is the financial management. Of course it can happen if the agent of MSMEs have the knowledge in the field of accountancy. If the agent of MSMEs desire to earn an extra financial capital, they are required to present the financial report as one of prerequirement of the filings loan to the bank. It means that the agent of MSMEs must be concerned to arrange the financial report as representation of its business condition because of the insistence of the other party. The practice of accountancy in sector of MSMEs Kubu Raya district is still low and have a weakness. The weakness caused a lack of accountancy knowledge as well as the low understanding of the Standard Accounting Finance from the agent of MSMEs. It happened because there is not regulations require that prepare the financial report to the sector of MSMEs. This study aims to analyze the influence of the education level, accountancy understanding, accountancy training, and the business scale to the implementation of preparation its financial report to MSMEs in Kubu Raya district. The population of this study is the agent of MSMEs in Kubu Raya district, West Kalimantan. The technique of sample is using simple random sampling. The data used is the primary data in the form of questionnaire. The techniques of data analysis are using validity test, reliability test, assuming classic test, and double regression test. The result of the research shows that partially the variable of education level, accountancy understanding, and the business scale have influence to the implementation of preparation its financial report. While the variable of accountancy training does not have influence to the implementation of preparation its financial report. Whereas simultaneously the result obtained that four independent variables have influence to its dependent variable.
Pendampingan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Maju Jaya di Desa Rasau Jaya Tiga Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya Reni Dwi Widyastuti; Risal Risal; Wilda Sari
Surya Abdimas Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.vi.919

Abstract

Pembentukan BUMDes Maju Jaya Desa Rasau Jaya Tiga sebagai bentuk dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa serta meningkatkan taraf hidup warga Desa Rasau Jaya Tiga. Namun demikian tanpa pengelolaan yang baik dan dukungan pemerintah serta masyarakat harapan untuk menjadikan BUMDes Maju Jaya sebagai lokomotif perekonomian desa dapat tidak terwujud. Pada sisi lain, keberlangsungan BUMDes Maju Jaya Desa Rasau Jaya Tiga sebagai infant organisasi akan sangat ditentukan bagaimana BUMDes Maju Jaya diharapkan dapat melewati tahun pertama berdirinya BUMDes Maju Jaya yang merupakan tahapan paling kritis dengan tingkat kegagalan tertinggi dalam siklus hidup organisasi. Fenomena ini disebut liability of newness, kegagalan yang tinggi bagi organisasi baru disebabkan belum ada struktur formal dalam proses menghasilkan nilai tambah serta adanya sistem prosedur kerja baku dan pasti. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan program pendampingan pengelolaan BUMDes Maju Jaya dengan menekankan pada profesionalisme dalam pengelolaan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan metode pendampingan yaitu PAR. Melalui pendekatan ini seluruh elemen BUMDes Maju Jaya dapat dilibatkan secara aktif selama proses pendampingan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah (1) Pengelolaan aset BUMDes Maju Jaya meliputi: pendataan dan pencatatan daftar aset yang dimiliki oleh BUMDes Maju Jaya, keterbatasan dalam penyediaan dan mendapatkan modal, komitmen dalam pembagian hasil tiap unit usaha, serta tanggungjawab pajak bagi BUMDes Maju Jaya. (2) Pengelolaan Sumber Daya Manusia BUMDes Maju Jaya meliputi: jam operasional BUMDes dan penyusunan jobdesk dari masing-masing bagian.
Membentuk Unit Bisnis Dalam Komunitas Wirausaha Muda Bidang Pertanian di Kota Pontianak Reni Dwi Widyastuti; Wilda Sari; Sartono; Rizki Fakhrul Yahya; Febriati; Rina Mayasafitri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.6105

Abstract

Usaha bidang pertanian mulai diminati oleh generasi muda sesuai dengan karakternya masing-masing. Perubahan gaya hidup yang dipengaruhi oleh kehadiran dunia digital, keterbatasan lahan dan aksesibilitas telah mengubah tren pertanian. Urban farming dengan sistem hidroponik saat ini banyak ditekuni oleh petani muda, tetapi masih dilakukan sebatas skala hobi bukan dalam skala komunitas. Untuk itu, perlu dilakukan pembinaan terhadap pelaku usaha bidang pertanian guna meningkatkan manajemen bisnis, meningkatkan kompetensi bisnis SDM, memaksimalkan penggunaan aset dan mendorong proses bisnis yang akuntabel. Metode pengabdian ini melalui pendampingan kepada komunitas petani hidroponik dalam bentuk edukasi dan sosialisasi pengembangan usaha, baik secara internal maupun secara eksternal. Hasil kegiatan pengabdian yaitu pengetahuan pendirian badan usaha, pembukuan keuangan dan pemetaan kompetensi SDM Komunitas Akcaya Agrotani. Saran bagi pengabdian berikutnya dapat memberikan pendampingan dalam mendirikan badan usaha dan perizinan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) guna mencapai target pertumbuhan, peningkatan produk dan produktivitas dalam rangka mensukseskan pembangunan dibidang pertanian dengan membangun komunitas wirausaha muda yang memiliki aspek legalitas hukum
Membentuk Unit Bisnis Dalam Komunitas Wirausaha Muda Bidang Pertanian di Kota Pontianak Reni Dwi Widyastuti; Wilda Sari; Sartono; Rizki Fakhrul Yahya; Febriati; Rina Mayasafitri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.6105

Abstract

Usaha bidang pertanian mulai diminati oleh generasi muda sesuai dengan karakternya masing-masing. Perubahan gaya hidup yang dipengaruhi oleh kehadiran dunia digital, keterbatasan lahan dan aksesibilitas telah mengubah tren pertanian. Urban farming dengan sistem hidroponik saat ini banyak ditekuni oleh petani muda, tetapi masih dilakukan sebatas skala hobi bukan dalam skala komunitas. Untuk itu, perlu dilakukan pembinaan terhadap pelaku usaha bidang pertanian guna meningkatkan manajemen bisnis, meningkatkan kompetensi bisnis SDM, memaksimalkan penggunaan aset dan mendorong proses bisnis yang akuntabel. Metode pengabdian ini melalui pendampingan kepada komunitas petani hidroponik dalam bentuk edukasi dan sosialisasi pengembangan usaha, baik secara internal maupun secara eksternal. Hasil kegiatan pengabdian yaitu pengetahuan pendirian badan usaha, pembukuan keuangan dan pemetaan kompetensi SDM Komunitas Akcaya Agrotani. Saran bagi pengabdian berikutnya dapat memberikan pendampingan dalam mendirikan badan usaha dan perizinan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) guna mencapai target pertumbuhan, peningkatan produk dan produktivitas dalam rangka mensukseskan pembangunan dibidang pertanian dengan membangun komunitas wirausaha muda yang memiliki aspek legalitas hukum
Empirical Testing of The Effects of Information Technology Literacy, Motivation, and Professional Ethics on Auditing Learning Among Accounting Students in Pontianak Reni Dwi Widyastuti; Sartono Sartono; Wildasari Wildasari
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 11 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i11.1541

Abstract

Information technology is developing at a rapid pace, affecting the practice of accounting and, by extension, auditing. This study aims to measure the correlation and implications of information technology mastery in the learning process of auditing financial statements. Data collection employs both primary and secondary data. Primary data were gathered through questionnaires, while secondary data were derived from academic records. Data processing was carried out using regression analysis with the aid of SPSS software. The quantitative findings indicate that, when examined simultaneously, information technology mastery, learning motivation, and perception of professional ethics do not all significantly influence auditing learning among accounting students. Specifically, information technology mastery does not have a significant effect on auditing learning, learning motivation similarly does not have a significant effect, while professional ethics has a positive and significant effect on auditing learning. The qualitative findings further reveal that auditing learning practices have not been widely integrated with information technology, as auditing courses tend to emphasize manual conceptual understanding, standards-based audit procedures, and case study reports. Combining the quantitative and qualitative findings, it can be concluded that the success of auditing learning is not solely determined by motivation or technology mastery but is more fundamentally shaped by the internalization of professional ethical values.
Analisis Penerapan SAK-ETAP pada CV Belaban Mekar di Kabupaten Melawi Diana Octavia Jaiman; Reni Dwi Widyastuti; Endang Kristiawati
Jurnal Akuntansi, Auditing dan Investasi Vol 6 No 1 (2026): JURNAL AKUNTANSI, AUDITING & INVESTASI
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54035/jaadi.v6i1.654

Abstract

This study aims to analyze the implementation of accounting practices at CV Belaban Mekar, a company engaged in oil palm seedling cultivation, and to assess its compliance with the Financial Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK ETAP). The main problem identified is the lack of proper recording and preparation of financial statements. Therefore, the researcher reconstructed the financial statements in accordance with applicable standards. The conclusion of this study indicates that the accounting practices at CV Belaban Mekar are not in accordance with SAK ETAP, thus improvements are needed in the recording system and preparation of financial statements to produce more accurate and useful information for decision-making.
Analisis Penerapan Sak-Etap Pada UMKM Perkebunan di Kabupaten Melawi Reni Dwi Widyastuti; Risal Risal; Endang Kristiawati
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i7.2778

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya laporan keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya usaha berbasis perkebunan, dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan usaha. CV Belaban Mekar sebagai usaha pembibitan kelapa sawit di Kabupaten Melawi telah melakukan pencatatan keuangan, tetapi pencatatan tersebut masih terbatas pada omset penjualan dan laporan kas. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan CV Belaban Mekar, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab belum diterapkannya SAK ETAP, serta menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Belaban Mekar belum menyusun lima komponen laporan keuangan sesuai SAK ETAP, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemahaman akuntansi, rendahnya kesadaran terhadap pelaporan standar, bercampurnya keuangan pribadi dan usaha, serta belum lengkapnya dokumen pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SAK ETAP diperlukan untuk meningkatkan kualitas, ketepatan, dan kebermanfaatan laporan keuangan UMKM.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Berbasis Digital Finance Syariah Pada Yayasan Fathu Minal Fityan Reni Dwi Widyastuti; Aris Setiawan; Wilda Sari; Ekawati Ekawati; Purwanto Purwanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i1.69228

Abstract

Pengelolaan keuangan sangat penting dilakukan oleh berbagai pihak termasuk pondok pesantren. Namum pada kenyataanya masih terdapat banyak pondok pesantren yang belum dapat melakukan pengelolaan keuangan dikarenakan oleh berbagai factor. Diantaranya adalah kurangnya pemahaman pengurus pondok pesantren dalam melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan berbasis akuntansi syariah pada pondok pesantren. Pengabdian dilaksanakan pada Yayasan Fathu Minal Fytian Kalimantan Barat. Pelatihan dan pengelolaan keuangan yang dilakukan berbasis Digital Finance Syariah dengan menggunakan Aplikasi SYIAR. Kegiatan PKM ini diawali dengan proses survei permasalahan, penyuluhan atau penyampaian materi, dan pendampingan dalam praktik administrasi dan pengelolaan keuangan. Setelah program ini selesai diharapkan pengelola pondok pesantren dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik menggunakan aplikasi digital. Kata kunci : Pengelolaan Keuangan; Digital Finance Syariah; SYIAR
Analisis Pertanggungjawaban Keuangan Pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sengah Temila Yessi Wilda; Reni Dwi Widyastuti; Rina Mayasafitri
Jurnal Akuntansi, Auditing dan Investasi Vol 5 No 2 (2025): JURNAL AKUNTANSI, AUDITING & INVESTASI
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54035/jaadi.v5i2.617

Abstract

This research is motivated by the importance of accountability and transparency in budget management at the Agricultural Extension Center. The problem that occurs is the delay in submitting accountability reports (SPJ) which impacts the next budget submission. This study aims to analyze the financial accountability system at the BPP of Sengah Temila District, as well as identify supporting and inhibiting factors in its implementation. The method used is descriptive qualitative through observation, interviews and documentation studies. The results of the study indicate that the financial accountability system is in accordance with the rules, starting from management to reporting of Financial Accountability. Supporting factors include the number of human resources, the existence of activity plans and budgets, the existence of disbursement reports and a good relationship between the BPP of Sengah Temila District and the Department of Agriculture, Fisheries and Food Security of Landak Regency. While inhibiting factors include the majority of human resources majoring in agriculture and no accounting majors, limited infrastructure, unstable internet, delays in budget receipts to the BPP account.
The Effect of Diamond Fraud on Indications of Financial Statement Fraud in Manufacturing Companies Reni Dwi Widyastuti; Yolanda Bilivianty; Wilda Sari; Aris Setiawan
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIAKES Edisi Oktober 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v13i5.4145

Abstract

Financial statement fraud remains a critical issue in the manufacturing sector, where complex operations and managerial discretion create opportunities for manipulation, highlighting the need to examine the roles of pressure, opportunity, rationalization, and capability as outlined in the fraud diamond framework. This research investigates the influence of the fraud diamond elements on the occurrence of financial statement fraud. Fraudulent financial reporting continues to pose a critical challenge for corporations, as inaccuracies reduce the reliability and usefulness of information in the decision-making process. Recognizing the underlying drivers of such fraud is therefore essential. The study employs a quantitative method and utilizes secondary data derived from annual reports. The research population comprises manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange between 2021 and 2023. Through purposive sampling, 39 firms were selected as the sample. Data analysis was conducted using logistic regression with the aid of EViews version 13. The findings reveal that rationalization and capability exert a significant influence on financial statement fraud, whereas pressure and opportunity show no significant effect. These results contribute empirical insights into the dominant determinants of financial reporting fraud and highlight implications for strengthening corporate governance and fraud detection practices in the Indonesian manufacturing industry.