Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN KARAKTER KEBEKERJAAN DENGAN KERANGKA PROFIL PANCASILA DAN BUDAYA KERJA I Nyoman Indhi Wiradika; Gede Surya Mahendra; Ni Made Novia Kusumayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15678

Abstract

SMKN 1 Nusa Penida adalah sebuah sekolah menengah kejuruan yang terletak di pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Permasalahan oleh mitra adalah pengembangan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan bukanlah fokus utama pada mitra. Perlu dilakukan sosialisasi mengenai pengembangan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan bagi siswa SMKN 1 Nusa Penida. Salah satu kerangka yang dapat digunakan dalam pengembangan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan adalah Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengembangkan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Dosen Universitas Pendidikan Ganesha pada 5-7 Juni 2023. Terdapat 30 orang siswa sebagai peserta sosialisasi dan pelatihan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan berdasarkan pre-test dan post-test yang dilakukan yang menunjukkan adanya peningkatan dari hasil pre-test sebesar 38,07% meningkat hingga 51,1% diakhir kegiatan. Kegiatan ini telah berjalan dengan baik sesuai tujuan dan manfaat kegiatan yang diharapkan dan memberikan hasil yang baik bagi pelaksana dan mitra kegiatan.
Perbandingan Skala 7 dan 11 pada Instrumen Online Learning Environment Survey I Nyoman Indhi Wiradika; Farida Agus Setiawati; Gede Surya Mahendra
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.14368

Abstract

Penggunaan instrument pembelajaran online banyak digunakan di era digitalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua skala pengukuran instrumen Online Learning Environment Survey. Responden dari penelitian ini terdiri dari 74 mahasiswa keguruan pada lima perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi komparatif antara dua skala pengukuran instrumen Online Learning Environment Survey. Hasil menunjukkan bahwa skala 11 memiliki standar error measurement yang lebih kecil dibandingkan skala 7. Adapun hasil EFA untuk skala 11 menghasilkan instrument menjadi 5 faktor, sedangkan skala 7 membentuk menjadi 6 faktor. Penggunaan instrumen dengan skala 11 direkomendasikan agar responden memiliki pemahaman yang lebih mudah untuk mengisi instrumen Online Learning Environment Survey.
Peninjauan Kurikulum Merdeka dari Berbagai Aliran Filsafat Pendidikan P. Wayan Arta Suyasa; I Wayan Suastra; Ni Nyoman Melistriani; I Nyoman Indhi Wiradika
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.22235

Abstract

Penelitian ini melibatkan penyelidikan mendalam terhadap filsafat pendidikan, khususnya fokus pada konsep kurikulum Merdeka dan pandangan dari berbagai aliran filsafat pendidikan. Dengan merujuk pada perspektif MJ Langeveld tentang interaksi dinamis antara orang dewasa dan anak-anak dalam lingkungan pendidikan, penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis dan mensintesis literatur-literatur terkait. Tujuannya adalah untuk memahami kontribusi filsafat pendidikan dalam konteks kurikulum yang berorientasi masa depan, sesuai dengan konsep Merdeka. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif, memungkinkan penyusunan, analisis, dan sintesis literatur untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang kontribusi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap paradigma pembelajaran, terutama dalam konteks diferensiasi pembelajaran. Hasilnya diharapkan memberikan wawasan yang berharga terkait implementasi kurikulum Merdeka dan relevansi konsep diferensiasi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Gender and Grade DIF Analysis of Elementary School Students’ Ecological Awareness Instrument I Nyoman Indhi Wiradika; Gede Surya Mahendra
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v8i1.493

Abstract

The use of ecological awareness instruments in educational settings raises significant concerns regarding measurement fairness across different demographic groups. This study aims to identify items that exhibit differential item functioning (DIF) in an ecological awareness instrument administered to elementary school students. Data were collected from 623 elementary school students in Nusa Penida, consisting of 329 boys and 294 girls across Grades 4 to 6. The instrument was analyzed using Item Response Theory (IRT) with the Generalized Partial Credit Model (GPCM), and DIF was detected using the lordif package in R. Results indicate that six items exhibited gender-based DIF, predominantly in the environmental participation dimension, while five items showed grade-based DIF, primarily within the environmental knowledge dimension. Female students demonstrated higher levels of ecological awareness than male students across all grade levels. These findings highlight the importance of selecting items that are equally interpretable across gender and grade groups to ensure fair and valid assessment of ecological awareness in elementary schools.
User interface design of a sengkedan concept-based digital test Agus Adiarta; Dewa Gede Hendra Divayana; I Putu Wisna Ariawan; P. Wayan Arta Suyasa; Made Susi Lissia Andayani; I Nyoman Indhi Wiradika
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 13, No 3: September 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v13.i3.pp478-486

Abstract

This study’s purpose was to demonstrate the design of a digital test for the “educational evaluation” course based on the sengkedan (swales) concept that has good quality. This research approach was a development that used the Borg and Gall model with more focus on the design development stage, initial design trials, and revisions. Subjects involved in the initial testing of the digital test user interface design were 42 respondents. The tool used to conduct initial testing of the digital test user interface design is a questionnaire. The data analysis technique used in this research was descriptive quantitative. The results showed user interface design of a sengkedan concept-based digital test for the “educational evaluation” course was quite good. The impact of this research on evaluators in the education field was a positive thing that added to their insights in developing a digital test. The evaluators will finally understand the importance of designing the user interface before finalizing the physical application to minimize errors.
The practice of postgraduate students' publication: A qualitative analysis on the students' publication challenges Syarief Fajaruddin; Caly Setiawan; Tri Andi; Nuryani Dwi Astuti; Ari Setiawan; I Nyoman Indhi Wiradika; Satrian Suhendar
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 10, No 1 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v10i1.113729

Abstract

Scientific publication in reputable international journals is a key requirement for the graduation of postgraduate students in Indonesia. Although this policy aims to enhance research quality, many students face challenges in fulfilling these requirements. This study aims to explore the scientific publication practices of postgraduate students and identify the difficulties they encounter in the publication process. The research method employs a qualitative approach with a phenomenological design. Data were collected through participatory observation and in-depth interviews with postgraduate students selected using purposive sampling, and analyzed using ATLAS.ti 22 software. The findings reveal that the requirement to publish in Scopus-indexed journals with a minimum Q3 rating, as well as the obligation to include the supervisor and co-supervisor as authors, presents significant challenges for students. The difficulties faced include structuring articles properly, developing the research gap, determining the novelty of the research, and using appropriate academic language. The implications of these findings highlight the importance of more intensive support from higher education institutions in providing technical and pedagogical guidance to help students overcome these challenges and better prepare them to meet international publication standards.