Ana Quthratun Nada
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The MENINGKATKAN ASESSMEN FOR LEARNING : Remidial, dan Pengayaan, Pendekatan Acuan Patokan (PAP) dan Pendekatan Acuan Normatif (PAN) Rizki Isma Wulandari; Ana Quthratun Nada
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.964

Abstract

Aktivasi belajar setiap individu tidak selamanya dapat berlangsung secara wajar kadang-kadang lancar, kadang-kadang tidak, kadang-kadang dapat cepat menangkap apa yang dipelajari, kadang-kadang terasa amat sulit. untuk mengatasi permasalahan yang dialami siswa tersebut yaitu dengan mendiagnostik kesulitan yang dialami siswa serta melaksanakan remedial teaching kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana meningkatkan assessment for learning melalui remidial, pengayaan, pendekatan acuan patokan dan pendekatan acuan normatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kritis kualitatif. Dimana teori-teori yang relevan dengan tujuan pembahsan dapat menjadi acuan dalam memberikan sebuah analisis dalam menarik kesimpulan. Adapun jenis penelitian ini berbentuk study kepustakaan (library research) Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data-data melalui penelusuran baik referensi yang relevan diperoleh dari artikel-artikel jurnal, tulisan-tulisan berupa buku, catatan, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remedial merupakan suatu usaha guru yang dilakukan dalam rangka membantu meningkatkan kualitas siswa dalam proses pembelajaran. Pengayaan adalah memberikan kesepatan pada siswa yang pandai untuk meningkatkan pengetahuannya dengan cara dan kecepatan yang sesuai dengan kemampuannya. Penilaian acuan patokan adalah penilaian yang mengacu kepada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya. Penilaian acuan norma adalah penilaian yang dilakukan dengan mengacu pada norma kelompok.
Strengthening national character through multicultural-based civic education learning at Madrasah Ibtidaiyah Ana Quthratun Nada; Istiningsih Istiningsih; Sri Sumarni; Hanif Faturrachim
Journal of Integrated Elementary Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang in collaboration with PD PGMI Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jieed.v6i1.30836

Abstract

This study aims to analyze the internalization of national values through multicultural-based Civic Education learning in Madrasah Ibtidaiyah. This research employed a qualitative case study conducted in several public and private elementary schools in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. The research participants consisted of Civic Education teachers, school principals, and fifth-grade students selected purposively, while informants were identified through snowball sampling until data saturation was reached.  Data were collected via classroom observations, interviews, and documentation, and then analyzed using reduction, display, and conclusion techniques. Findings indicate that values such as love for the country, tolerance, and cooperation are taught through contextual and collaborative learning strategies, such as group discussions, reflective activities, and experiential learning. The role of teachers and school leadership is crucial in fostering an inclusive environment through supportive school programs and toto20 participatory learning practices. Students also exhibited positive changes, including respect for diverse opinions and collaboration with peers from different backgrounds. Despite challenges related to socio-cultural diversity and varying levels of awareness, strategies such as contextual learning, teacher guidance, and inclusive programs enhance multicultural education. Therefore, multicultural-based Civic Education in elementary schools is vital for promoting an inclusive national character and respect for diversity.