Rizki Isma Wulandari
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The MENINGKATKAN ASESSMEN FOR LEARNING : Remidial, dan Pengayaan, Pendekatan Acuan Patokan (PAP) dan Pendekatan Acuan Normatif (PAN) Rizki Isma Wulandari; Ana Quthratun Nada
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.964

Abstract

Aktivasi belajar setiap individu tidak selamanya dapat berlangsung secara wajar kadang-kadang lancar, kadang-kadang tidak, kadang-kadang dapat cepat menangkap apa yang dipelajari, kadang-kadang terasa amat sulit. untuk mengatasi permasalahan yang dialami siswa tersebut yaitu dengan mendiagnostik kesulitan yang dialami siswa serta melaksanakan remedial teaching kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana meningkatkan assessment for learning melalui remidial, pengayaan, pendekatan acuan patokan dan pendekatan acuan normatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kritis kualitatif. Dimana teori-teori yang relevan dengan tujuan pembahsan dapat menjadi acuan dalam memberikan sebuah analisis dalam menarik kesimpulan. Adapun jenis penelitian ini berbentuk study kepustakaan (library research) Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data-data melalui penelusuran baik referensi yang relevan diperoleh dari artikel-artikel jurnal, tulisan-tulisan berupa buku, catatan, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remedial merupakan suatu usaha guru yang dilakukan dalam rangka membantu meningkatkan kualitas siswa dalam proses pembelajaran. Pengayaan adalah memberikan kesepatan pada siswa yang pandai untuk meningkatkan pengetahuannya dengan cara dan kecepatan yang sesuai dengan kemampuannya. Penilaian acuan patokan adalah penilaian yang mengacu kepada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya. Penilaian acuan norma adalah penilaian yang dilakukan dengan mengacu pada norma kelompok.
EPISTEMOLOGI THOMAS KUHN (PARADIGMA & REVOLUSI ILMU PENGETAHUAN) DAN PENERAPAN METODOLOGINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Rizki Isma Wulandari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.972

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan dan mengkaji lebih mendalam terkait paradigma dan revolusi ilmu pengetahuan menurut Thomas Kuhn dan penerapan metodologinya dalam Pendidikan islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Sumber data penelitian ini berkaitan dengan pemikiran thomas khun teori revolusi paradigma melalui temuan penelitian, hasil diskusi, jurnal, dan sebagainya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, pencarian data atau teori yang relevan dengan pertanyaan penelitian, yaitu; Bagaimana pemikiran thomas khun dengan teori revolusi paradigma dalam bentuk catatan, buku, temuan penelitian, artikel ilmiah, jurnal dan sebagainya. Setelah data terkumpul maka data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Kuhn tentang paradigma menjadi fondasi awal dalam kerja filosofi ilmu. Di samping itu, paradigma Kuhn juga menjadi landasan teoritik ilmu pengetahuan. Scientific revolution merupakan lompatan dan perubahan secara drastis dan pada akhirnya melahirkan paradiga baru. Lompatan dan perubahan tersebut tidak justru mereduksi paradigma-paradigma sebelumnya akan tetapi menjadi jembatan akan lahirnya peradigma baru. Penerapan metodologi ilmu pengetahuan Thomas Kuhn dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam dengan melakukan revolusi dalam paradigma pendidikan Islam diharapkan dapat memperbaiki kualitas pendidikan dan menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.