Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pembuatan Beras Kencur Instan Sebagai Upaya Menambah Wawasan Masyarakat Desa Bayem Devina Rizka Fajriati; Nora Atika; Figo Zulfan Alfaraby; Muhamad Hilal; Moh. Hasun Beishori; Rifqi Abqoriya
Abdi Implementasi Pancasila:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/abdi.v3i1.4615

Abstract

Jamu merupakan warisan nenek moyang yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Pemanfaatan ‘TOGA’ sebagai obat tradisional masih terbilang rendah. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang cara pengolahan tanaman tersebut menjadi jamu. Namun, tidak sedikit juga masyarakat yang tahu cara pengolahan tanaman tersebut menjadi jamu. Mereka mengeluhkan kadar penyimpanan jamu yang terbilang singkat. Pengetahuan masyarakat tentang pengolahan jamu menjadi serbuk beras kencur instan yang memiliki daya simpan lebih lama masih sedikit. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh kelompok KKM UIN Malang di Desa Bayem bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat desa terkait cara pengolahan jamu menjadi serbuk instan. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai jamu ialah kencur. Metode yang digunakan yaitu melalui transfer ilmu dengan mengadakan kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan jamu beras kencur menjadi serbuk instan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini ialah peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan tanaman kencur dan pengolahannya sehingga menjadi jamu beras kencur dalam bentuk serbuk instan.
The Analysis of Emojis and Identities In The Comments Section on Instagram @Ussfeed: From Semiotics to Cyberpragmatics Muhamad Hilal; Ribut Wahyudi
Journal of Pragmatics Research Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Pragmatics Research
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/jopr.v7i1.132-156

Abstract

This study aims to explore the role of emojis in expressing users' political identity in @ussfeed's Instagram comment section, focusing on the types of emojis used, their linguistic functions, and the representation of socio-political identity. Using a qualitative approach, this study integrates Berger's (2010) semiotic theory and Huddy's (2001) Social Identity theory and enriches its analysis with a cyberpragmatics perspective (Yus, 2011) to examine comments related to political issues in the January- April 2024 period. The results reveal that emojis play an important role in enriching textual meaning by adding visual and emotional dimensions, with icons as the most dominant emoji type that reflects various semiotic functions in conveying literal, contextual, and abstract meanings. From a cyberpragmatics perspective, emojis function as a means of digital identity construction where users strategically choose certain emojis to express political affiliation (ingroup) while differentiating themselves from other groups (outgroup). This research provides valuable new insights into how emojis have become an effective communication tool in the digital age while highlighting their role in identity formation in online public spaces and their impact on social interaction and self-representation in the digital world. At the end of this article, the author adds limitations of research and suggestions for future research.