Yendris Krisno Syamruth
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Relationship Between Seafood Consumption Patterns and the Incidence of Hypertension in Coastal Communities in the Working Area of the Lewolaga Health Center Anastasia Ening Bulen; Yendris Krisno Syamruth; Anna Henny Talahatu
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 2 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i2.533

Abstract

Penyakit hipertensi adalah penyakit yang menjadi gangguan tekanan darah pada manusia yang diketahui melalui hasil pengukuran tekanan darah yaitu >140mmHg/90mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola konsumsi makanan laut (seafood) yang terdiri dari jenis, frekuensi dan jumlah makanan laut dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir di Wilayah Kerja Puskesmas Lewolaga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lewolaga dengan jumlah sampel 206 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistic chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara umur dengan kejadian hipertensi (p=0,000), keeratan hubungannya 0,257 dan ada hubungan antara pola konsumsi makanan laut (seafood) dengan kejadian hipertensi (p=0,000), keeratan hubungannya 0,751 pada masyarakar pesisir. Jenis makanan laut yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah cumi-cumi. Sedangkan yang tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir di wilayah kerja Puskesmas Lewolaga adalah jenis kelamin (p=0,066) dan pendidikan (p=0,367). Diharapkan masyarakat mendapatkan informasi dari berbagai sumber terpercaya terutama tenaga kesehatan (penyuluhan atau konseling) terkait pola konsumsi makanan laut (seafood) untuk mencegah terjadinya hipertensi.