Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERAN BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) PADA TEH KOMBUCHA SEBAGAI SUMBER PROBIOTIK Muhamad Ikhsan Prawira Negara; Mona Meilani
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Fakultas Teknik Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kombucha tea is widely used as a traditional medicine to stabilize metabolism and remove toxins so that it can improve digestion. Probiotics function to balance the intestinal microflora so that they can treat diarrheal infections. The chemical composition of kombucha tea also has health benefits, namely the content of polyphenols which are used as antioxidants. The purpose of writing is to determine the role of lactic acid bacteria (LAB) in kombucha tea as a source of probiotics. Some of the research results can be concluded that lactic acid bacteria in the kombucha tea fermentation process are very influential on health because there is a source of probiotics in it.
Edukasi keamanan dan ketahanan pangan rumah tangga untuk pencegahan stunting di Jambugeulis dan Bunigeulis Kuningan Suci Apsari Pebrianti; Aisyah Nurkhopipah; Alfiani Rizqi; Muhamad Ikhsan Prawira Negara; Nandang Hendarsyah
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 1 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i1.490

Abstract

Desa Jambugeulis dan Bunigeulis Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa barat termasuk desa tinggi kasus stunting. Pengetahuan tentang keamanan dan ketahanan pangan, pemanfaatan lahan pekarangan serta pengetahuan tentang berbagai olahan pangan lokal bergizi menjadi bagian penting dari upaya penanganan stunting yang bisa dilakukan di tingkat rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan akses pengetahuan para ibu tentang keamanan dan ketahanan pangan keluarga serta program P2L sebagai upaya diversifikasi olahan berbasis pangan lokal untuk pemenuhan pangan dan gizi rumah tangga dalam rangka penanganan stunting. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah melalui pemberian materi dalam presentasi dan handout tentang: (1) Keamanan dan ketahanan pangan; (2) Pekarangan pangan lestari; dan (3) Diversifikasi olahan pangan lokal berbasis ubi jalar melalui penayangan video. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa program P2L sudah mulai diterapkan meskipun masih terbatas menggunakan pot, berbagai olahan lokal ubi jalar sudah dikenali masyarakat tetapi sebagian besar peserta belum menerapkan lima kunci keamanan pangan pada saat mengolah pangan di dapur. Kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan para ibu di desa Jambugeulis dan Bunigeulis tentang keamanan dan ketahanan pangan keluarga serta program P2L dan diharapkan bisa menjadi salah satu solusi penanganan dan pencegahan stunting di tingkat rumah tangga
HUBUNGAN PEMBERIAN KONSUMSI PROTEIN HEWANI DENGAN PERTAMBAHAN BERAT BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI DESA TIMBANG KECAMATAN CIGANDANEKAR KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2023 Muhamad Ikhsan Prawira Negara; Alfiani Rizki; Faisal Azhar Sugandi
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the consumption of animal protein and weight gain, and to find out how big the relationship between animal protein consumption and weight gain in malnourished toddlers aged 24-59 months in Timbang Village, Cigandamekar District, Kuningan Regency in 2023. This research using analytic observational (non-experimental) with a Cross Sectional approach. The subjects of this study were malnourished toddlers in Timbang Village, Cigandamekar District, with a total of 48 toddlers. The instrument used is a questionnaire. The results of the study regarding the relationship between animal protein consumption and body weight gain, there is a significant relationship between animal protein consumption and weight gain for undernourished toddlers in Timbang Village, Cigandamekar District in 2023 with a value of ρ = 0.013 (ρ value <0.05).
REVIEW : HUBUNGAN MENGKONSUMSI KOPI DENGAN TEKANAN DARAH TINGGI Fajar Surya Alam; Muhammad Ikhsan Prawira Negara
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jft.v5i1.003

Abstract

Coffee is popular among various groups of teenagers, young adults and older people, both men and women. Apart from that, coffee is said to be a risk factor for hypertension. Because coffee contains caffeine. Caffeine has the property of increasing blood pressure. This study aims to determine the relationship between coffee and hypertension. This research uses a Literature Review design by collecting several journals via Google Scholar, and SINTA. In this study, people who have a habit of consuming moderate levels of coffee (600-800 ml) have a significant value (p value) of 0.010, where this value is smaller than the α value (0.05), so it can be concluded that there is a relationship between the frequency of coffee consumption and blood pressure in hypertensive patients in the working area of ​​the Dau Public Health Center, Malang Regency. If you look at the correlation coefficient (r), it is in the coefficient range of 0.40-0.599, namely 0.424, then the relationship between these variables is quite strong. There is a relationship between consuming coffee and blood pressure. It's just that the increasing frequency of coffee consumption will increase the increase in blood pressure.
REVIEW: NATTOKINASE PADA PRODUK TURUNAN FERMENTASI KACANG  KEDELAI SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL  JEPANG DALAM MENCEGAH PENYAKIT KARDIOVASKULAR Prawira Negara, Muhamad Ikhsan; Tameliya, Mika
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/vx7a4m89

Abstract

Nattokinase merupakan enzim yang diproduksi selama proses fermentasi natto yang  berpotensi mencegah penyakit kardiovaskular. Natto sebagai salah satu makanan tradisional Jepang, hingga saat ini dibudidayakan sebagai makanan tinggi protein, serat, serta probiotik yang didukung mikroorganisme Bacilus Subtilis. Diwariskan dari generasi ke generasi hingga kini populer dan berkembang penelitian natto, bahkan potensinya untuk produk olahan lain dari kacang kedelai. Bakteri yang membantu proses fermentasi kacang kedelai adalah Bacillus Subtilis. Nattokinase adalah enzim proteolitik yaitu enzim yang memecah ikatan senyawa protein sehingga mengubah struktur dan fungsinya serta nattokinase memiliki sifat fibrinolitik yaitu enzim yang memecah fibrin dalam pembentukan gumpalan darah. Proteolitik pada enzim natto adalah bentuk umum sebagai pemecah protein sedangkan fibrinolitik adalah sifat spesifik pada enzim nattokinase, yaitu kemampuannya memecah dan melarutkan gumpalan darah sehingga dapat menekan risiko pengidap penyakit jantung. Metode yang digunakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif secara literature review. Bersumber dari pustaka sekunder untuk menjaga relevansi dan kualitas yang diterapkan. Dengan empat tahap metode yaitu tahap pertama mengenai identifikasi, tahap kedua penyaringan awal yaitu metode penyaringan informasi literatur yang sudah dikumpulkan terhadap relevansi dengan topik yang sedang dibahas, ketiga yaitu penentuan kelayakan mengenai uji kelayakan terhadap topik literatur untuk diteliti, lalu proses terakhir dari metode tersebut yaitu inklusi literatur yang sebelumnya telah lolos dipilih akan dimasukan sebagai data penelitian dan menjadi acuan sebagai analis dan interpretasi dari seluruh artikel yang didapat sebanyak 10 artikel. Tujuan dari artikel ilmiah ini untuk mengetahui enzim nattokinase pada produk makanan natto yang berperan sebagai pencegah penyakit kardiovaskular. Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa nattokinase yang terkandung dari hasil proses fermentasi kacang kedelai dengan bacilus subtilis memberikan khasiat signifikan untuk kesehatan kardiovaskular.
Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa Kelas 10 SMKN 1 Luragung Tahun 2025 Nurholisah, Siti Laela; Rizqi, Alfiani; Negara, Muhammad Ikhsan Prawira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30400

Abstract

Pengetahuan tentang sayuran dan buah-buahan menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya tingkat konsumsi keduanya. Upaya untuk meningkatkan pemahaman ini bisa dilakukan melalui edukasi gizi yang diberikan sejak dini, guna membangun sikap positif dengan menggunakan media presentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengamati dampak edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan mengenai konsumsi buah dan sayur di kalangan siswa SMKN 1 Luragung. (2) untuk membandingkan rata-rata konsumsi sayur antara kelompok eksperimen dan kontrol sebelum serta sesudah diberikan edukasi kepada siswa SMKN 1 Luragung. (3) untuk menganalisis perbedaan rata-rata konsumsi buah pada siswa SMKN 1 Luragung. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 10 dari jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual). Metode yang diterapkan adalah kuasi eksperimental dengan desain pre-test post-test yang dilengkapi kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total 88 partisipan. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan media presentasi dan leaflet dengan jumlah 44 responden, serta kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi dengan jumlah 44 responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh dari edukasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai buah dan sayur, baik di kelompok eksperimen maupun kontrol, yang dapat dilihat dari nilai p 0,000 (p>0.005).
Hubungan Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Status Gizi Sebagai Indikator Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis Pada Siswa Wulandari, Ratna Fitria; Rizqi, Alfiani; Negara, Muhammad Ikhsan Prawira
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 2 (2025): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i2.1683

Abstract

Gizi seimbang adalah makanan yang mengandung berbagai zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Anak sekolah (pra-remaja) membutuhkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah: (1). Mengetahui pengetahuan siswa dalam pengenalan makanan gizi seimbang pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri 1 Windusengkahan. (2). Mengetahui status gizi sebagai indikator keberhasilan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri 1 Windusengkahan. (3). Menganalisis hubungan pengetahuan siswa dalam pengenalan makanan bergizi seimbang dengan status gizi sebagai indikator keberhasilan dalam pelaksanaan program makan gizi gratis pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri 1 Windusengkahan. Objek penelitian pada penelitian ini dilaksanakan di sekolah SD Negeri 1 Windusengkahan dengan subjek penelitian siswa kelas 5 dan 6. Desain penelitian ini adalah Pre-Experimental design dengan one group pre-test and post-test design. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah 45 responden. Pemberian intervensi dilakukan sekali sebelum di edukasi dan setelah di berikan edukasi. Analisis menggunakan uji Chi-square dengan α > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan siswa dalam mengenal makanan bergizi seimbang yang dapat dilihat dari hasil perbandingan pada pre-test dan post-test namun peningkatan pengetahuan tersebut tidak diikuti keterlibatan peningkatan status gizi sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan program makan bergizi yang ditunjukkan dengan hasil p value 0,104. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan siswa dalam pengenalan makanan gizi seimbang dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis.
Hubungan Pola Makan Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Usia Produktif (15-59 Tahun) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Nusaherang Tahun 2025 Laelatul Ramadhan, Nida; Rizqi, Alfiani; IKhsan Prawira Negara, Muhammad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20373

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, banyak faktor yang mempengruhi kualitas produktivitas seseorang. Dalam menjalani aktivitas yang padat, kalangan usia produktif terkadang jarang memperhatikan kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan usia produktif adalah pola makan. Pola makan yang tidak seimbang baik dari jenis, frekuensi dan kuantitas, seperti makanan tinggi lemak, kurangnya konsumsi sayur dan buah, makanan tinggi natrium dan makanan cepat saji, kini telah menjadi kebiasaan makan pada usia produktif. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi natrium jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, khususnya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi usia produktif (15-59 Tahun) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Nusaherang Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan analitik cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan cara proporsional stratified random sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 115 responden. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Food Frekuensi Questionary (FFQ), dan pengukuran tekanan darah menggunakan Spigmomanometer. Dari hasil penelitian diperoleh nilai p = 0,025 melalui uji analisis korelasi Spearman Rank antara pola makan dengan tekanan darah. Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi usia produktif (15-59 tahun) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Nusaherang Tahun 2025.
STUDI LITERATUR TENTANG PENGARUH EDUKASI GIZI BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL TERHADAP PENGETAHUAN GIZI PADA REMAJA cecep abdul cholik; Muhamad Ikhsan Prawira Negara; Dwi Mitha Oktaviani
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jft.v5i03.1

Abstract

This study outlines how nutrition education based on digital technology serves as a strategy to enhance nutritional understanding among adolescents. The approach employed is literature review. The conclusion drawn from this research is that providing nutrition education through digital technology successfully improves nutritional knowledge among adolescents. However, there is no certainty regarding the presence of a significant relationship between interventions in two groups, namely the intervention group and the control group. This conclusion is supported by findings from previous research conducted by other researchers.