Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Guru terhadap Penataan Ruang Kelas (Indoor) untuk Pembelajaran Anak Usia Dini Anike Septiyohana Karokaro; Amanah Sholeha; Fitri Rahayani; Masyunita Siregar
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2149

Abstract

Ruang kelas bagi anak usia dini adalah sebagai tempat berlangsungnya proses pembelajaran dan sebagai hal yang akan membantu mengembangkan anak. TK Swasta Stella Maris Jambi adalah salah satu sekolah untuk pendidikan anak usia dini. Penelitian yang dilakukan ini berupaya untuk mengetahui pandangan guru akan penataan ruang kelas untuk proses belajar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner kepada guru-guru. Hasil dari penelitian ini adalah ruang kelas untuk proses belajar dinyatakan baik dalam kegunaannya, dekorasi atau hiasan yang ada dalam kelas dapat mempengaruhi anak dalam proses belajarnya, mulai dari hiasan angka/huruf, hewan-hewan dan bunga, juga hasil karya akan kreativitas anak. Dalam menciptakan kelas yang aman dan nyaman, guru-guru memiliki caranya masing-masing yang akan diterapkannya kepada anak-anak. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini adalah pengelolaan ruang kelas pada TK Swasta Stella Maris Jambi dikatakan baik.
ASESMEN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Masyunita Siregar; Indryani; Miftakhul Jannah; Nurizati Syafina; Ajeng Octatya Dwiyani
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 6 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini ialah pendidikan yang strategis dan penting dalam perkembangan anak. Aspek perkembangan motorik kasar anak usia dini merupakan hal yang penting untuk dinilai dalam asesmen. Asesmen dilakukan untuk mendeteksi arahan dan perkembangan dalam asesmen diagnostic, mengidentifikasi kebutuhan dan minat anak, menggambarkan kemajuan belajar dan perkembangan anak, memperbaiki kegiatan pembelajaran, mengembangkan kurikulum, dan mengasesmen program dan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asesmen perkembangan motorik kasar pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan kajian kepustakaan. Data dikumpulkan melalui penelusuran dan pengumpulan sumber-sumber penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas evaluasi dan asesmen perkembangan motorik kasar pada anak usia dini masih perlu ditingkatkan. Beberapa penelitian juga mengembangkan instrumen penilaian yang reliabel dan valid dalam mengukur motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini memberikan pemahaman dan kontribusi tentang asesmen perkembangan motorik kasar anak usia dini dan pentingnya pengembangan instrumen penilaian yang berkualitas.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B1 DI TK YUNICO KOTA JAMBI Piona; Destrinelli; Masyunita Siregar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28980

Abstract

The issue of low literacy skills among early childhood learners remains a critical concern in preschool education, particularly in recognizing letters, reading, and basic writing. Preliminary observations at TK Yunico, Jambi City, revealed that most children in group B1 had not yet achieved the expected literacy development indicators. This study aims to improve early childhood literacy skills through the use of a modified educational snakes and ladders game. The research employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles comprising planning, action, observation, and reflection. The subjects were 18 children aged 5–6 years from group B1, selected through a saturated sampling technique. Data were collected using observation, interviews, and documentation, with the main instrument being an observation sheet aligned with the literacy indicators in the Indonesian Ministry of Education Regulation No. 137 of 2014. The findings showed a significant improvement from the pre-action stage (30.6%) to the end of Cycle I (67.9%), and further to 86.7% by the end of Cycle II. These results demonstrate that the snakes and ladders game can serve as an enjoyable and effective alternative learning medium to enhance early literacy. The game successfully stimulated children's active participation, motivation, and engagement in foundational literacy activities.