p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Agribios
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINJAUAN DISTORSI PUPUK BERSUBSIDI TERHADAP PERILAKU PETANI DI KABUPATEN JEMBER (Studi Kasus di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan) Rachmat Udhi Prabowo; Dimas Bastara Zahrosa; Risqi Nurhidayati; Muhammad Rohib; Aldi Kurniawan; Firman Alimusaffa; Zulfa Nur Khalimah
AGRIBIOS Vol 21 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i1.2972

Abstract

Pupuk bersubsidi merupakan suatu barang dalam pengawasan pemerintah dalam proses pengadaan, hingga penyaluran nya pada petani. Ketersediaan pupuk bersubsidi menjadi suatu hal yang sangat riskan di tingkat petani, kelangkaan pupuk yang terjadi akan menyebabkan kegiatan usahatani yang akan dan sedang dijalankan menjadi terhambat. Tujuan dari penelitian yaitu untuk (1) mengetahui adanya dampak akibat kelangkaan pupuk bersubdisi yang dirasakan oleh petani padi dan (2) mengetahui perilaku petani padi terhadap kelangkaan pupuk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika kelangkaan pupuk berdampak pada proses usahatani berdampak pada tanaman padi yang mudah terserang hama dan produksi menurun akibat terlambat pemupukan. Selain itu kelangkaan pupuk bersubsidi menimbulkan dampak negatif pada usahatani padi pada indikator penyediaan input, waktu dan pola tanam, pertumbuhan dan perkembanagan tanaman, dan penggunaan tenaga kerja. Sementara pada aspek pola dan sistem irigasi serta jenis pemasaran tidak mengalami dampak akibat kelangkaan pupuk bersubdidi. Sejumlah permasalahan pada sektor usahatani padi harus tanggap dalam merespon kelangkaan pupuk bersubsidi agar hasil produksi usahatani tetap terjaga atau tidak mengalami penurunan. Jenis pupuk yang digunakan petani padi yaitu Pupuk SP36, Urea, NPK, PHONSKA, dan ZA. Perilaku petani ketika terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi yaitu dengan beralih ke pupuk yang lain seperti pupuk organik.
POLA INTERELASI DAN PENGEMBANGAN HIMPUNAN PETANI PEMAKAI AIR (HIPPA) DI WILAYAH PEDESAAN JAWA TIMUR Djoko Soejono; Dimas Bastara Zahrosa; Ariq Dewi Maharani; Sasmita Sari
AGRIBIOS Vol 21 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i1.2846

Abstract

Kebijaksanaan pengelolaan irigasi tersebut adalah peningkatan efisiensi dan efektifitas pengelolaan irigasi dengan meningkatkan peran serta lembaga pengelola irigasi yang tergabung dalam wadah Himpunan Petani Pengelola Air (HIPPA). Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pola interelasi lembaga HIPPA dengan lembaga lain di wilayah pedesaan; dan (2) strategi pengembangan lembaga HIPPA di wilayah pedesaan. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis dengan Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive methods di Jawa Timur. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (1) Interelasi HIPPA dengan Kelompok Tani, Interelasi HIPPA dengan Dinas PU, Kelompok Tani dan Dinas Pertanian, Interelasi HIPPA dengan Kelompok Tani dan BPD, Interelasi HIPPA dengan Pemerintah Desa, BPD dan Dinas PU, Interelasi HIPPA dengan Pemerintahan Desa dan Lembaga Tradisional, serta Interelasi antara HIPPA dengan Dinas PU dan Dinas PU Prov. Jatim. (2) Pemerintah Propinsi Jawa Timur memberi kewenangan pengelolaan jaringan irigasi tersier dan kuarter kepada HIPPA yang berbadan hukum merupakan langkah awal bagi lembaga tersebut untuk mulai bebenah diri dari sisi organisasi maupun finansial.
KARAKTERISTIK PETANI DALAM MENDUKUNG OPTIMALISASI PENGEMBANGAN LAHAN MARGINAL DI KABUPATEN SITUBONDO Sasmita Sari; Dimas Bastara Zahrosa
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3329

Abstract

Lahan marginal merupakan lahan kering yang memiliki kandungan hara terbatas. Di Kabupaten Situbondo lahan marginal sering dijumpai pada lahan kering. Namun untuk pengembangannya masih kurang baik. Budidaya tanaman di lahan marginal merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat di Kabupaten Situbondo meski pengembangan lahan marginal masih belum maksimal karena masyarakat di sana masih berpegang teguh pada kearifan lokal (local wisdom). Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui karakteristik petani di lahan marginal. Dimana hasil penelitian ini nantinya sebagai rekomendasi kepada petani agar mampu bertahan hidup di lahan marginal dan sebagai masukan kepada pemerintah agar memberikan kebijakan terkait pengembangan usaha tani berwawasan lingkungan. Penentuan daerah penelitan ditentukan purposive sampling adalah Kabupaten Situbondo khususnya di Kecamatan Jatibanteng dan Kecamatan Sumbermalang. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif. Teknik pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling dan metode triangulasi data. Sampel dalam penelitian ini adalah petani di lahan marginal Kecamatan Sumbermalang dan Kecamatan Jatibanteng. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman