Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inhibiting Back Pain and Enhancing Comfort During Pregnancy with The Power of Endorphin Massage Surti Anggraeni; Miskiyah Miskiyah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2023): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i1.2217

Abstract

Back pain and anxiety during pregnancy can cause discomfort and interfere with activities in meeting daily needs. Endorphin massage is known to reduce back pain and make a person calmer so that it can reduce anxiety, but research on the effect of endorphin massage in dealing with back pain and anxiety is still minimally reviewed. The study aims to should be to find out the effect of endorphin massage for back pain and anxiety in third trimester pregnant women. The one-group pretest-posttest research method used a quasi-experimental design involving 42 respondents from 2 selected villages using a purposive sampling technique. The endorphin massage intervention was carried out 18 times with 2 observations, during the pretest and after the end of the intervention 18 times. After the analysis using the t-test, it is known that endorphin massage affects reducing back pain and anxiety in pregnant women. The analysis's findings demonstrated that there was an intervention effect on anxiety and back pain, with a p-value of 0.000, compared to a p-value of 0,042 for the control group. It was concluded that there is influence of endorphins to inhibiting back pain, enhancing comfort during pregnancy and it is very important to educate pregnant women about physical and psychological discomfort so that they can be anticipated in carrying out their daily activities. It is also recommended to consider the presence of the husband when implementing this activity.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Balita di Puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Ayu Puspita Sari; Siti Fatimah; Surti Anggraeni; Rika Hairunisyah; Rita Kamalia
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23472

Abstract

ABSTRACT Insufficient nutritional intake given to children can have a major impact on the child's nutritional status. Underlying factors such as maternal education, economic status, history of infection. There has never been any similar research in Gunung Megang District. This study aim to determine the factors related to the nutritional status of toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. This research was carried out in April - May 2024. The population in this study were all toddlers aged 1-5 years at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024, totaling 213 people with a sample size of 60 people. Data analysis uses frequency distribution and chi square. There is a relationship between maternal education and the nutritional status of toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024 (p value 0.000; CC 0.500). There is a relationship between economic status and nutritional status in toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024 (P value 0.000; CC 0.511). There is a relationship between infectious diseases and nutritional status in toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024 (p value 0.000; CC 0.481).  Education, economic status, infectious diseases are factors in the nutritional status of toddlers. Health education is needed to increase mothers' knowledge of nutritious food at low prices and prevent infections among toddlers. Keywords: Education, Economic Status, Infection, Nutritional Status  ABSTRAK Asupan nutrisi yang tidak cukup diberikan pada anak dapat berdampak besar pada status gizi anak. Faktor yang mendasari seperti Pendidikan ibu, status ekonomi, riwayat infeksi. Belum pernah ada penelitian sejenis di Kecamatan Gunung Megang. Tujuan untuk mengetahui  Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi     Pada Balita Di Puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April - Mei  2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Tahun 2024 sebanyak 213 orang dengan jumlah sampel 60 orang. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan chi square. Ada hubungan pendidikan ibu dengan status gizi pada balita di puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tahun 2024 (p value 0,001; CC 0,443). Ada hubungan status ekonomi dengan status gizi pada balita di puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tahun 2024 (P value 0,000; CC 0,488). Ada hubungan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita di puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tahun 2024 (p value 0,000; CC 0,469). Pendidikan, status ekonomi, penyakit infeksi merupakan faktor dalam status gizi balita. Pendidikan kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam makanan bergizi dengan harga murah dan mencegah infeksi. Kata Kunci: Pendidikan, Status Ekonomi, Infeksi, Status Gizi
MAKANAN SEHAT BAGI REMAJA PUTRI UNTUK MENCEGAH TERJADINYA STUNTING DI SMPN 7 MUARA ENIM Nia Clarasari Mahalia Putri; Nurayuda; Jenny Kartika; Surti Anggraeni
PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Elfarazy Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64068/839v9j39

Abstract

Stunting adalah salah satu dari tiga beban masalah gizi di Indonesia yang harus segera ditangani. Perbaikan gizi pada remaja melalui intervensi gizi spesifik seperti pendidikan gizi, fortifikasi dan suplementasi serta penanganan penyakit penyerta perlu dilakukan. Masa remaja adalah windows of opportunity kedua yang sangat sensitif dalam menentukan kualitas hidup saat menjadi individu dewasa dan juga dalam menghasilkan generasi selanjutnya. Kelompok usia remaja termasuk pada golongan yang rentan mengalami masalah kesehatan, khususnya remaja putri yang dapat mempengaruhi periode kehidupan selanjutnya dimana remaja putri akan menjadi ibu (Pratiwi et al., 2021). Kekurangan atau kelebihan gizi yang terjadi sejak remaja dan tidak ada upaya penanganan sehingga mengalami gizi terjadi sepanjang daur kehidupannya akan mempengaruhi status gizi saat remaja putri terutama pada masa kehamilan (Dwimawati, 2020). Khusus remaja putri, pemenuhan asupan zat gizi perlu tercukupi karena mempersiapkan masa kehisupan selanjutnya untuk menjadi seorang ibu (Hidana et al., 2022). Kondisi kehamilan seorang perempuan dipengaruhi oleh status gizi sebelum konsepsi yang sangat ditentukan oleh status gizi pada periode usia remaja dan dewasa sebelum hamil atau saat masa wanita usia subur (Siswanti et al., 2022). Berdasarkan data yang diperoleh, Sebagian besar siswi tidak mengetahui makanan sehat untuk mencegah stunting. Sasaran pengabdian kepada Masyarakat ini adalah siswi di SMPN 7 Muara Enim. Metode Kegiatan yang dilakukan adalah dengan memberikan Pendidikan Kesehatan berupa penyuluhan serta demonstrasi tentang makanan sehat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang makanan sehat sehingga dapat mencegah terjadinya stunting secara dini.