Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pendampingan Kelas Ibu Hamil Melalui Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Senam Hamil di Klinik Asy-Syifa Desa Ujanmas Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muara Enim Siti Fatimah; Khairunisya Khairunisya; Rita Kamalia; Nurayuda Nurayuda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.5343

Abstract

ABSTRAK Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir. Bidan dan kader  berperan penting dalam usaha memberikan keterampilan pada ibu hamil untuk melakukan senam dengan memberikan sarana untuk belajar kelompok sehingga ibu hamil nantinya bisa mempraktekkan mandiri dirumah. Target capaian adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil  tentang senam hamil yang diukur dengan menggunakan pertanyaan dalam kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah diberikan materi senam ibu hamil.   Keterampilan  ibu hamil   diukur dengan kemampuan melakukan teknik gerakan senam hamil  secara individu. Jenis kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan adalah Program kemitraan Masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dan pemberian materi senam hamil beserta gerakannya,  untuk mengurangi komplikasi persalinan dan memperlancar proses persalinan normal. Hasil dari kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pengertian, manfaat dan cara melakukan senam hamil, cara menghadapi proses persalinan yang normal dan terbentuknya video senam hamil dan buku saku senam hamil yang bisa di ajarkan kepada ibu – ibu yang tidak hadir. Kata Kunci: Ibu hamil , Pengetahuan,Keterampilan,  Senam hamil  ABSTRACT The Pregnant Women Class is a means to learn together about health for pregnant women, in the form of face-to-face in groups that aims to increase the knowledge and skills of mothers regarding pregnancy, pregnancy care, childbirth, postpartum care, newborn care. Midwives and cadres play an important role in efforts to provide skills for pregnant women to do gymnastics by providing facilities for group learning so that pregnant women can later practice independently at home. The target of achievement is an increase in knowledge and skills of pregnant women about pregnancy exercise as measured by using questions in the questionnaire given before and after being given exercise material for pregnant women. The skill of pregnant women is measured by the ability to perform individual pregnancy exercise techniques. The type of Community Service activities carried out is the Community Partnership Program (PKM) in the form of counseling and providing pregnancy exercise materials and their movements, to reduce labor complications and facilitate the normal delivery process. The result of this activity is an increase in knowledge of pregnant women about the meaning, benefits and ways of doing pregnancy exercises, how to deal with a normal delivery process and the formation of pregnant exercise videos and pregnancy exercise pocket books that can be taught to mothers who are not present. Keyword: Pregnant women, Knowledge, Skills, Pregnancy exercise
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI MELALUI TEHNIS SPEOS ( STIMULASI PIJAT ENDORFHIN, OXYTOSIN DAN SUGERTIVE) Jamila .; Rita Kamalia; Setiawati .
Bagimu Negeri Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v6i1.1727

Abstract

Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Produksi ASI Melalui Tehnis SPEOS ( Stimulasi Pijat Endorfhin, Oxytosin Dan Sugertive). Pemberian ASI eksklusif pada bayi memiliki banyak keuntungan baik bagi ibu dan bayi. Salah satu faktor keberhasilan ASI adalah lancarnya produksi ASI. Kelancaran produksi ASI dapat di stimulasi dengan metode SPEOS. Kader merupakan orang yang dekat dengan masyarakat dan menjembatani informasi dari tenaga kesehatan ke ibu. Pelatihan metode SPEOS pada kader bertujuan untuk diharapkan dapat menjadi upaya dalam meningkatkan produksi ASI. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Produksi ASI Melalui Tehnis SPEOS. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode ceramah, Tanya jawab dan demonstrasi tekhnik SPEOS secara langsung kepada ibu-ibu menyusui dan kader posyandu dengan menggunakan media LCD dan buku saku,leaflet. sasaran dalam pelaksanaaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim yang berjumlah 15 orangWaktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan setelah mendapatkan izin dan surat tugas dari Poltekkes Kemenkes Palembang. Direncanakan pada 29 Juli 2021 Pukul 08.30 s.d selesai. Adapun tempat pelaksanaan kegiatan direncakan di Poskesdes Posyandu Desa Muara Lawai Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim. Hasil kegiatan ini didapatkan pengetahuan kader sebelum kegiatan pengabdian masyarakat adalah 35,12 (7,2), kemudian meningkat menjadi 82,37 ( 6,3) setelah dilakukan pengabdian masyarakat. Hasil statistic menunjukkan p value 0,001 yang berarti ada pengaruh bermakna pelatuhan kader posyandu tentang metode SPEOS terhadap peningkatan pengetahuan kader di Posyandu Asoka Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim Kabupaten Muara Enim. Kami sarankan kepada tenaga kesehatan yang bertanggung jawab pada wilayah setempat khususnya bidan desa untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan kader dengan mengadakan bimbingan dan pelatihan secara berkelanjutan supaya program ASI eksklusif dapat berhasil
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING MELALUI PENYULUHAN DIPOSYANDU KAMPUNG 7 LAIS DESA ULAK BANDUNG KECAMATAN UJANMAS KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2019 Nurayuda Nurayuda; Khairunisya Khairunisya; Rita Kamalia; Siti Fatimah
Bagimu Negeri Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v7i1.2022

Abstract

Angka Kejadian stunting di Indonesia masih sangat tinggi. Kejadian stunting di Kabupaten Muara Enim cukup mengkhawatirkan, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil tentang apa itu stunting, penyebab stunting dan bagaimana pencegahannya. Mengingat pentingnya hal tersebut maka kami tertarik untuk melakukan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang stunting dan pencegahan di Posyandu Kampung 7 Lais Desa Ulak Bandung”. Hal Ini merupakan salah satu peran serta untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang apa itu stunting dan pencegahannya. Status Kesehatan ibu hamil sangat memengaruhi keadaan kesehatan dan perkembangan janin. Gangguan pertumbuhan dalam kandungan dapat menyebabkan berat badan lahir rendah. Penelitian di Nepal menunjukan bahwa bayi dengan berat badan lahir rendah menunjukkan resiko yang lebih tinggi untuk terjadi stunting. Panjang lahir bayi juga berhubungan dengan kejadian stunting. Penelitian di Kendal menunjukan bahwa bayi dengan panjang lahir yang pendek beresiko tinggi terhadap kejadian stunting pada balita. Faktor lain yang berhubungan dengan stunting adalah asupan ASI Eksklusif pada balita. Penelitian di Ethopia Selatan membuktikan bahwa balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif selama 6 bulan beresiko tinggi mengalami Stunting. Padahal seharusnya pengetahuan tentang pencegahan stunting harus di ketahui seorang ibu saat merencanakan kehamilan. Ketidaktahuan ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang apa itu stunting, penyebab stunting dan pencegahan stunting.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam Pemenuhan Kebutuhan Tidur Bayi Melalui Aplikasi “Sleepy Melodies” Sari Wahyuni; Eprila Eprila; Rohaya Rohaya; Rita Kamalia
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.778

Abstract

Bayi merupakan masa-masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu untuk mendapatkan perhatian khusus. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Bayi yang mengalami kurang tidur akan mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh, gangguan pertumbuhan, perkembangan fisik, dan mempunyai dampak terhadap tumbuh kembang otak bayi. Berdasarkan data yang didapat pada bulai Mei s.d Juli Tahun 2021 di Praktik Mandiri Bidan Rabiah Palembang dengan membagikan kuisioner kepada 30 ibu bayi didapatkan bahwa 30 ibu bayi menjawab kualitas tidur bayi dalam kategori buruk. Untuk itu diperlukan edukasi kepada ibu yang memiliki bayi untuk mengatasi masalah tidur pada bayi. Edukasi kebutuhan tidur bayi untuk memberikan informasi yang relevan dan diskusi mengenai pentingnya tidur bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang kebutuhan tidur bayi. Mitra pada kegiatan Pengabmas ini yaitu ibu yang memiliki bayi yang berada di wilayah kerja Praktek Mandiri Bidan Rabiah Palembang. Kegiatan pengabmas ini dilakukan di Praktek Mandiri Bidan Rabiah Palembang pada bulan September 2023 yang diikuti oleh 20 ibu yag memiliki bayi. Kegiatan diawali dengan pre test – pembagian leaflet – penjelasan materi dengan metode ceramah tanya jawab – post test. Hasil yang didapat terdapat peningkatan pengetahuan ibu dalam pemenuhan kebutuhan dasar tidur bayi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Balita di Puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Ayu Puspita Sari; Siti Fatimah; Surti Anggraeni; Rika Hairunisyah; Rita Kamalia
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23472

Abstract

ABSTRACT Insufficient nutritional intake given to children can have a major impact on the child's nutritional status. Underlying factors such as maternal education, economic status, history of infection. There has never been any similar research in Gunung Megang District. This study aim to determine the factors related to the nutritional status of toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. This research was carried out in April - May 2024. The population in this study were all toddlers aged 1-5 years at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024, totaling 213 people with a sample size of 60 people. Data analysis uses frequency distribution and chi square. There is a relationship between maternal education and the nutritional status of toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024 (p value 0.000; CC 0.500). There is a relationship between economic status and nutritional status in toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024 (P value 0.000; CC 0.511). There is a relationship between infectious diseases and nutritional status in toddlers at the Gunung Megang District Health Center, Muara Enim Regency in 2024 (p value 0.000; CC 0.481).  Education, economic status, infectious diseases are factors in the nutritional status of toddlers. Health education is needed to increase mothers' knowledge of nutritious food at low prices and prevent infections among toddlers. Keywords: Education, Economic Status, Infection, Nutritional Status  ABSTRAK Asupan nutrisi yang tidak cukup diberikan pada anak dapat berdampak besar pada status gizi anak. Faktor yang mendasari seperti Pendidikan ibu, status ekonomi, riwayat infeksi. Belum pernah ada penelitian sejenis di Kecamatan Gunung Megang. Tujuan untuk mengetahui  Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi     Pada Balita Di Puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April - Mei  2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Tahun 2024 sebanyak 213 orang dengan jumlah sampel 60 orang. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan chi square. Ada hubungan pendidikan ibu dengan status gizi pada balita di puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tahun 2024 (p value 0,001; CC 0,443). Ada hubungan status ekonomi dengan status gizi pada balita di puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tahun 2024 (P value 0,000; CC 0,488). Ada hubungan penyakit infeksi dengan status gizi pada balita di puskesmas Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tahun 2024 (p value 0,000; CC 0,469). Pendidikan, status ekonomi, penyakit infeksi merupakan faktor dalam status gizi balita. Pendidikan kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam makanan bergizi dengan harga murah dan mencegah infeksi. Kata Kunci: Pendidikan, Status Ekonomi, Infeksi, Status Gizi
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA MENGENAI SKRINING HIPOTIROIDISME KONGENITAL PADA IBU HAMIL TRIMESTER KETIGA DI PUSKESMAS UJANMAS Ekadewi Retnosari; Kustinah Kustinah; Rosyati Pastuty; Rita Kamalia
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v11i1.1752

Abstract

Congenital hypothyroidism (CH) is a critical endocrine disorder that occurs when a newborn's thyroid gland fails to produce adequate thyroid hormones, leading to potential developmental and intellectual disabilities if left untreated. Early detection through neonatal screening programs is essential for preventing these adverse outcomes and ensuring timely intervention. This study investigated the knowledge, family support, and attitudes of pregnant women regarding congenital hypothyroidism (CH) screening at the Ujanmas Health Center in 2024. The research employed a cross-sectional design with accidental sampling, involving 33 respondents. The research subjects are third-trimester pregnant women who meet the inclusion and exclusion criteria. This study uses the Spearman rank correlation test with an alpha of 0.05. The findings indicated that 42.4% of the respondents had poor knowledge of CH screening, while 24.2% had good knowledge. A significant positive correlation was found between knowledge and attitudes (P = 0.005, CC = 0.475), and between family support and attitudes (P = 0.034, CC = 0.371). The study concluded that enhancing knowledge through targeted educational programs and increasing family support are crucial for fostering positive attitudes and higher participation rates in CH screening programs.