Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN DOSEN MUDA DALAM MEMBENTUK KARAKTER SOSIAL MAHASISWA DI UIN DATOKARAMA PALU Erni Irmayanti Hamzah
Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS) IAIN Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/moderasi.Vol4.Iss1.80

Abstract

This article discusses the character of young lecturers at UIN Datokarama Palu, a description of the social character of students at UIN Datokarama Palu and the role of young lecturers in shaping the social character of students at UIN Datokarama Palu. The aim of the research is to find out the character of young lecturers at UIN Datokarama Palu, a description of the social character of students at UIN Datokarama Palu and the role of young lecturers in shaping the social character of students at UIN Datokarama Palu. The research method used is qualitative research as a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people whose behavior can be observed with the data collection techniques of observation, interviews and documentation. The results of the study show that the characteristics of young lecturers are commitment, competence, hard work spirit, consistency, simple spirit, ability to interact, take care of themselves and respect, and become role models for students. A description of the social character of UIN Datokarama Palu students, namely honest, sportsmanship, tolerance, discipline, independence, responsibility, respect for achievement, care about cleanliness, care for health, and friendly/communicative. The role of Young Lecturers in Forming the Social Character of UIN Datokarama Palu Students is to encourage students to respect each other, cooperate between students, and instill mutual reminders and responsibility in students, exemplary, discipline, habituation, create a conducive atmosphere, so that social character is formed in students .
Penggunaan Media Audio Visual pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu Nursanti Sarman; Sri Dewi Lisnawaty; Erni Irmayanti Hamzah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4273

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya upaya peningkatan mutu pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui pemanfaatan media audio visual sebagai sarana untuk menumbuhkan minat serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS sekaligus menganalisis pengaruhnya terhadap minat dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru IPS serta siswa di SMP Negeri 3 Palu sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi atau kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dilakukan secara terstruktur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Media yang dimanfaatkan meliputi video pembelajaran, film dokumenter, presentasi PowerPoint interaktif, gambar, serta animasi, yang didukung oleh fasilitas seperti LCD proyektor dan Smart TV. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tahapan apersepsi, penyajian materi berbantuan media, serta kegiatan diskusi yang dikombinasikan dengan model Problem Based Learning (PBL). Pemanfaatan media audio visual memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan motivasi belajar siswa, meskipun tingkat partisipasi peserta didik masih menunjukkan perbedaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, namun penerapannya belum sepenuhnya merata pada seluruh peserta didik.
Integrasi Pembelajaran IPS Dengan Isu-Isu-isu lingkungan hidup di SMPN 3 Palu Sri Suhartini; Erni Irmayanti Hamzah; Samintang Samintang
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi isu-isu-isu lingkungan hidup hidup dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 3 Palu serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengintegrasian isu-isu lingkungan hidup dalam pembelajaran IPS agar materi pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berkaitan dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru IPS, kepala sekolah, dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi isu-isu-isu lingkungan hidup hidup dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu dilakukan melalui pengaitan materi dengan kondisi lingkungan sekitar siswa, penggunaan metode pembelajaran kontekstual seperti diskusi kelompok dan studi kasus, serta pemanfaatan lingkungan sekolah dan media pembelajaran sebagai sumber belajar. Selain itu, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber belajar, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, serta variasi metode pembelajaran yang belum optimal. Disimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu telah mengintegrasikan isu-isu-isu lingkungan hidup hidup dalam proses pembelajaran, namun masih terdapat berbagai kendala yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya agar proses integrasi dapat berjalan lebih optimal.