Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI STRATEGI MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI PUSKESMAS : STUDY LITERATUR Ulfa Dalimunthe; Oktavia Sukmayati Siregar; Dewi Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14772

Abstract

Kualitas layanan adalah ukuran yang dibuat oleh konsumen untuk produk atau layanan dengan ukuran atau fitur yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan, keamanan, dan kenyamanan konsumen. Setiap orang juga memiliki hak yang sama atas akses ke layanan atau sumber daya kesehatan. Hak ini menyiratkan bahwa setiap masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas yang memenuhi standar yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di puskesms. Metode pencarian ini menggunakan penelusuran literatur (litaratur riview) Menurut hasil pencarian, dari 52  artikel yang  dicari, ditemukan 4 artikel yang memenuhi kriteria  . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam strategi manajemen peningkatan mutu pelayanan di Puskesmas, adaptasi antara pelayanan kesehatan dasar yang diberikan atau diberikan dengan kebutuhan yang memenuhi pasien, atau kepatuhan terhadap ketentuan standar pelayanan, pelaksanaan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan profesional dan sumber daya manusia, Kebutuhan:  Optimalkan layanan home care melalui penggunaan grafis dan animasi Puskesmas berkualitas tinggi Program konseling dan promosi kesehatan harus digalakkan dengan memaksimalkan jangkauan yang dapat dimaksimalkan dan bekerja sama dengan sektor swasta untuk memanfaatkan teknologi yang mendukung layanan online. Masalah ketersediaan tenaga kesehatan, termasuk sifat profesi tenaga kesehatan dan distribusinya, serta masalah kompetensi, termasuk pengetahuan, keterampilan atau kompetensi tenaga kesehatan profesional dalam pelaksanaan tugasnya, akan berdampak pada kualitas pelayanan puskesmas.
Analisis Hubungan Kesehatan dengan Penggunaan Gadget terhadap Pola Tidur pada Siswa: Literature Review Bintang Rizki Angeli; Fennisyah Andriani Saragih; Nuriyah Nuriyah; M. Dwi Setiawan; Syahputra Syahputra; Dewi Agustina
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.4305

Abstract

The impact of poor sleep quality, among others, will experience various negative things including being prone to accidents, physical health problems, impaired memory and learning, high risk of obesity and mental health problems. This study aims to determine the relationship between health and the use of gadgets on sleep patterns. In this study, the design used is Literature Review. The method of searching for article data sources was carried out through the Google Scholar database in the 2017-2022 period to retrieve relevant articles published in Indonesian. The results of the six journal studies explain that the use of gadgets can have a major effect on a person's sleep patterns, especially teenagers who should need enough sleep to study. However, things like gadget or gadget addiction have become commonplace among the public. Not even parents can handle such things. In conclusion, gadgets should be a place for children to find out things that can become knowledge, but many are misused by opening applications that are not too important for children of their age. It is expected that parents will supervise children in using gadgets.
LITERATUR REVIEW : HUBUNGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS Dewi Agustina; Dea Azzahra; windi Ayu Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14808

Abstract

sangat dikenal yaitu SIMPUS. Sistem Informasi pelayanan Puskesmas yang dikembangkan guna memecahkan permasalahan contohnya seperti mengimpor data dari rekam medis yang bertujan sebagai sumber data utama untuk pengolahan data kesehatan untuk statistik kesehatan. Maka diperlukan alat logging yang dapat menangani data yang ada dan menghasilkan wawasan. SIMPUS membantu mengurangi ketidakpastian penggunaan data dan mengurangi redundansi data. Desain yang digunakan adalah literatur review, artikel yang dikumpulkan dengan menggunakan Google Scholar dan basis data jurnal seperti Researchgate. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2018-2022. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil  bahwa pasien puas dengan penggunaan SIMPUS yang selain  sangat efektif dengan data epidemiologi, memudahkan perawatan dan mencegah pemalsuan data.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Gunung Tinggi Kecamatan Pancur Batu: The Relationship between the Quality of Health Services and the Satisfaction of Outpatients at the Gunung Tinggi Community Health Center in Pancur Batu District Dea Hamiche Putri; Dewi Agustina
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Gunung Tinggi. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas Gunung Tinggi, dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (62%) menilai mutu pelayanan kesehatan dalam kategori baik, sementara 38% lainnya menilai kurang baik. Tingkat kepuasan pasien juga menunjukkan bahwa 62% responden merasa puas terhadap pelayanan yang diterima, meskipun masih terdapat 46,7% responden yang menyatakan tidak puas. Dimensi mutu pelayanan dengan skor rata-rata tertinggi adalah bukti fisik (6,03), yang menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pelayanan dinilai sudah memadai. Selanjutnya diikuti oleh dimensi keandalan (5,56) dan jaminan (5,25). Namun, dimensi empati (4,71) dan daya tanggap (4,67) memperoleh skor terendah, menandakan perlunya peningkatan pada aspek interpersonal pelayanan. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien (p-value = 0,000). Pasien yang menilai mutu pelayanan buruk memiliki risiko 6,15 kali lebih besar untuk merasa tidak puas dibandingkan dengan pasien yang menilai mutu pelayanan baik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan empati dan responsivitas tenaga kesehatan serta penguatan sarana prasarana guna meningkatkan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Gunung Tinggi
Literature Study: The Role of Effective Human Resource Management in Improving the Quality of Health Services Dewi Agustina; Nadilla Fitri Yanni; Aura Dwi Rahman; Layla Maznun Br Ginting; Hasnah Aullia; Adinda Mulpira Br Tanjung; Mutya Purnama Ramadhani; Nadya Elya Syahraini Br Saragih; Nazla Ayumna Putri; Ummu Mawaddah Ikrimah Damanik; Audya Putri Az-Zahra; Nur Indah Hasibuan
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) October 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8867

Abstract

The quality of healthcare is one of the main indicators of the success of a national healthcare system. However, to date, many healthcare facilities still face challenges in maintaining service quality and patient satisfaction due to weak human resource management. This study aims to analyze the role of effective human resource management in improving healthcare quality and patient satisfaction. The method used is a literature study by reviewing eight national and international journals published in the last five years. The results of the review show that the effectiveness of HR management has a significant influence on the quality of health services. The main factors that contribute to increased patient satisfaction include the competence of health workers, professional attitudes, work motivation, continuous training, performance appraisal systems, and good HR management. Effective HR management has been proven to increase productivity, improve communication between health workers and patients, and create a positive work environment. Conversely, weak HR management has an impact on low service quality and patient satisfaction. Therefore, the implementation of planned, sustainable, and competency-based HR management strategies is an important step in realizing quality, efficient, and patient-oriented health services.
Analisis Sistem Pelayanan Administrasi dalam Penerimaan Pasien BPJS di Ruang IGD RSUD X Kota Medan Putri Adinda Ramadhani Hutagalung; Dewi Agustina; Abdul Karim Batubara
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2643

Abstract

Pelayanan administrasi penerimaan pasien BPJS di Instalasi Gawat Darurat (IGD) berperan dalam mendukung kelancaran pelayanan kesehatan karena memastikan proses administrasi berlangsung cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan melibatkan enam informan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelayanan telah didukung oleh Rencana Usulan Kegiatan (RUK), tetapi pengembangan kompetensi petugas belum terlaksana melalui pelatihan yang terjadwal dan terdokumentasi. Pengorganisasian telah dilakukan melalui pembagian tugas dan sistem shift sehingga pelayanan dapat berlangsung selama 24 jam, namun penempatan petugas belum seluruhnya sesuai dengan latar belakang pendidikan administrasi kesehatan. Pelaksanaan pelayanan telah mengikuti alur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta didukung Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Mobile Service Electronic (MSE), tetapi media informasi visual bagi pasien dan keluarga masih terbatas. Pengawasan dilakukan melalui briefing dan evaluasi, tetapi belum didukung instrumen evaluasi tertulis yang terstandar dan dokumentasi yang sistematis. Secara keseluruhan, sistem pelayanan administrasi telah berjalan melalui penerapan fungsi manajemen, namun belum optimal. Peningkatan kompetensi petugas, penyediaan media informasi, serta penguatan dokumentasi pengawasan diperlukan untuk mendukung mutu pelayanan administrasi pasien BPJS di IGD.