Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Menuju Swasembada Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Produksi Perikanan di Pembudidaya King Lele Farm, Arosbaya Abdus Salam Junaedi; Cinta Marshanda Nexvia; Muhammad Zainuri; Alfan Biroli; Devita Mega Argiandini; Talitha Aulia Nadifah Safitri; Putri Ajeng Pratiwi; Madkholiq Madkholiq; Mohammad Rifli Ramadhani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8374

Abstract

King Lele Farm di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan menghadapi beberapa permasalahan krusial dalam budidaya lele, yaitu kualitas air kolam yang belum stabil, efisiensi pakan yang rendah, ketergantungan tinggi pada pakan komersial dengan biaya produksi besar, serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam formulasi pakan dan perbanyakan probiotik. Program pengabdian masyarakat MBKM KKNT 2025 bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan inovasi manajemen budidaya berbasis bioflok, pelatihan perbanyakan probiotik mandiri, serta pendampingan formulasi pakan berbasis bahan lokal yang diinduksi probiotik. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan melalui tahapan survei dan pemetaan kebutuhan mitra, penguatan sarana budidaya melalui pembangunan sumur bor, sosialisasi sistem bioflok, pelatihan teknis perbanyakan probiotik, serta pendampingan manajemen pakan, pembesaran lele, dan strategi pemasaran. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan budidaya lele. Tingkat pemahaman mitra terhadap manajemen kualitas air dan sistem bioflok meningkat dari 45% menjadi 80%, sementara keterampilan dalam formulasi pakan berbasis bahan lokal dan perbanyakan probiotik meningkat dari 40% menjadi 78%. Selain itu, mitra mulai menerapkan praktik pengelolaan pakan yang lebih efisien untuk menekan biaya produksi. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas teknis mitra serta menjadi dasar pengembangan budidaya lele yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan lokal.