Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ukuran Inti yang Berbeda Terhadap Ketebalan Lapisan Mutiara Mabe (Pteriapenguin) di Perairan Soropia Desa Leppe Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Mohamad Asrul Husein; Yusnaini Yusnaini; Abdul Muis Balubi; Agus Kurnia; Indriyani Nur
Jurnal Media Akuatika Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v6i1.20299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran inti yang berbeda terhadap ketebalan lapisan mutiara pada kerang yang diimplantasi. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Soropia, Desa Leppe, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara selama tiga bulan dimulai bulan Februari - Mei 2020. Penelitian ini terdiri atas 3 perlakuan, yaitu Perlakuan A (Inti Mutiara berdiameter 12 mm), Perlakuan B (Inti mutiarab berdiameter 10 mm), Perlakuan C (Inti mutiara berdiameter 8 mm). Masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Parameter yang diamati meliputi pengukuran ketebalan lapisan mutiara pada dua bagian mutiara, dan pengukuran kualitas air. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketebalan lapisan mutiara pada bagian Base dan Top pada perlakuan C, dan B lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A. Ketebalan lapisan mutiara tertinggi diamati pada perlakuan A sebesar 0,52 mm (Base) dan 0,28 mm (Top). Ukuran inti tidak berbeda nyata terhadap ketebalan lapisan mutiara pada bagian Base dan Top untuk semua perlakuan.Kata kunci : Pteria penguin, ukuran inti, ketebalan lapisan mutiara dan kualitas air.
Perawatan Bibit Mangrove Pasca Penanaman Pada Kawasan Rehabilitasi Pesisir di Desa Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Hasan Eldin Adimu; Indriyani Nur; Laifa Fekri; Farid Yasidi; Dewi Nurhayati Yusuf; Kadir Sabilu
PUSAKA ABDIMAS Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community-based mangrove forest management is one of the management strategies that can increase efficiency and fairness in the utilization and management of natural resources. Stages of activities to overcome problems Stage I: Counseling, Counseling is carried out to provide initial information about mangrove ecosystem management and its handling Stage II: Monitoring and Evaluation, Monitoring and evaluation activities are always carried out every period even though the year ends. Monev is carried out after the activity to ensure that the activity continues and develops Therefore, efforts are needed to develop community participation in restoring the function and benefits of damaged mangrove forests in the implementation and supervision.