Sindi Dwi Savitri
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Digital Governance dalam Pengelolaan Dana BOS melalui ARKAS di SMAN 1 Padang Sindi Dwi Savitri; Hade Afriansyah; Hadiyanto Hadiyanto; Merika Setiawati
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.723

Abstract

Abstrak: Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah memerlukan tata kelola yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Pemanfaatan aplikasi rencana kegiatan dan anggaran sekolah merupakan salah satu upaya penerapan digital governance dalam pengelolaan keuangan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi digital governance dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah melalui Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah di SMAN 1 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap lima informan, yaitu kepala sekolah, bendahara BOS, operator ARKAS, guru, dan komite sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara partisipatif dan berbasis data, pengorganisasian diwujudkan melalui tim manajemen BOS dengan pembagian tugas yang jelas melalui Surat Keputusan dan koordinasi berjenjang, pelaksanaan dilakukan melalui verifikasi berlapis, pembayaran nontunai, serta pencatatan dan pelaporan digital. Pengawasan dilakukan secara internal dan eksternal melalui pemantauan kepala sekolah, komite sekolah, dinas pendidikan, dan inspektorat. Temuan ini menunjukkan bahwa ARKAS telah berkontribusi positif dalam mewujudkan tata kelola keuangan sekolah yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan efisien pengelolaan dana, meskipun terdapat kendala berupa adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, kendala Standar Satuan Harga, dan gangguan teknis aplikasi.