Yulia Rahma Fitriana
Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GUILD PAKAN SPESIES BURUNG DI EKOSISTEM SAVANA TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Ramadhani Ramadhani; Agus Setiawan; Dian Iswandaru; Yulia Rahma Fitriana
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v11i1.52003

Abstract

The savanna ecosystem in the Elephant Training Center of Way Kamba National Park has the potential as of habitat the birds. The purpose of this study was to analyze and classify bird species based on the type of feed group or guild. Through the method of counting bird data points are taken and recorded. There are 30 species of birds found in the savanna ecosystem which are divided into six types of guilds with the proportions of insectivores 40%, omnivores 33%, granivores 17%, carnivores 4%, nectarivores 3%, and frugivores 3%. The types of bird guild that dominates the savanna ecosystem is insectivorous (insectivores).Keywords: bird, feeding guild, savannaAbstrakEkosistem savana yang ada di Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas berpotensi untuk menjadi habitat burung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengklasifikasikan jenis burung berdasarkan jenis kelompok pakan atau guild. Melalui metode point count data burung diambil dan dicatat. Terdapat 30 spesies burung yang terdapat di ekosistem savana yang terbagi menjadi enam jenis guild dengan persentasenya antara lain insectivore 40%, omnivore 33%, granivoree 17%, carnivore 4%, nectarivore 3%, dan frugivor 3%. Tipe guild burung yang mendominasi ekosistem savana adalah pemakan serangga (insectivore).Kata kunci: burung, pakan, savana
ANALISIS KEANEKARAGAMAN JENIS DAN STATUS KONSERVASI BURUNG PADA AGROFORESTRI BERBASIS KOPI Annisa Annisa; Dian Iswandaru; Arief Darmawan; Yulia Rahma Fitriana
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 3 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi September 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i3.17630

Abstract

Tipe habitat utama pada jenis burung sangat berhubungan dengan kebutuhan hidup dan aktivitas hariannya. Agroforestri kopi yang ada di KPHL Batutegi adalah habitat berbagai satwa, khususnya burung. Keanekaragaman jenis burung di agroforestri kopi dapat dijadikan sebagai bioindikator karena kehidupan burung dipengaruhi kualitas lingkungan (faktor biotik dan abiotik). Penelitian bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis burung, status perlindungan, konservasi dan status perdagangan burung yang ada di agroforestri kopi pada Desa Penantian dan Desa Sinar Banten di KPHL Batutegi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode titik hitung (point count). Hasil-hasil yang diperoleh kemudian dianalisis keanekaragaman jenisnya menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil yang diperoleh mengidentifikasi 80 individu dari 6 Famili di Desa Penantian dan 82 Individu dari 9 Famili di Desa Sinar Banten. Keanekaragaman spesies burung di Desa Penantian termasuk dalam kategori rendah, yaitu 1,437 dan Desa Sinar Banten dalam kategori sedang, yaitu 1,549.
PEMODELAN KESESUAIAN HABITAT GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumatranus) DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Fawwaz Akbar; Arief Darmawan; Yulia Rahma Fitriana; Indra Gumay Febryano; Kuswandono Kuswandono; Nazaruddin Nazaruddin; Elisabeth Devi Krisnamurniati
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi Desember 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i4.18205

Abstract

Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa yang dilindungi karena populasinya terus menurun sehingga dikategorikan sebagai spesies dengan status kritis oleh IUCN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter kesesuaian habitat gajah sumatera di Taman Nasional Way Kambas berdasarkan para ahli atau pemangku kepentingan dan memodelkannya dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023 di Kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Data kuisioner didapatkan dari hasil wawancara para ahli yang diolah menggunakan software expert choice kemunian diinput ke dalam attribute table melalui ArcGIS untuk dikalkulasikan menjadi nilai akhir kesesuaian habitat gajah sumatera. Model kemudian divalidasi menggunakan data GPS Collar. Hasil penelitian menunjukkan parameter lingkungan yang paling berpengaruh adalah jarak dari sungai (nilai 0,319) dan jenis tutupan lahan (nilai 0,213). Nilai akhir menunjukkan bahwa kelas kesesuaian habitat gajah di TNWK adalah sangat sesuai (0,280-0,389), sesuai (0,170-0,280), dan tidak sesuai (0,061-0,170). Berdasarkan hasil validasi, didapatkan 65,3% tagging gajah berada pada kategori sangat sesuai, 33,2% tagging gajah berada pada kategori sesuai, dan 1,5% titik tagging gajah berada pada kategori tidak sesuai.