Abstrak : Hubungan Antara Usia Dan Jenis Kelamin Dengan KejadianNephrolithiasis Di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD DR. H. Abdul MoeloekProvinsi Lampung. Nephrolithiasis (batu ginjal) adalah salah satu penyakit ginjal,dimana terdapatnya batu yang mengandung komponen kristal dan matriks organikyang menjadi penyebab terbanyak kelainan saluran kemih. Menurut Global Burdenof Disease (GDB) bersama Disease and Injury Incidence and Prevalence Collabolatorstahun 2015 mencatat terdapat 22,1 juta kasus nephrolithiasis dan mengakibatkansekitar 16.100 kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antarausia dan jenis kelamin dengan nephrolithiasis di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD Dr.H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan penelitiankuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada bulanOktober-November 2022 di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD Dr. H. Abdul MoeloekProvinsi Lampung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien urolithiasis diRuang Rawat Inap Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2021-2022 sedangkan sampel yang diambil yaitu berjumlah 68 responden. Hasil penelitiandengan jumlah 68 responden berdasarkan usia menunjukan bahwa sebanyak 44orang (64,7%) terdiri dari kelompok usia 41-60 tahun, 12 orang (17,6%) terdiri darikelompok usia 21-40 tahun, dan untuk usia ≥ 61 tahun berjumlah 12 orang (17,6%). Sedangkan jika dilihat berdasarkan jenis kelamin didapatkan data paling tinggi terjadi pada jenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 44 orang (64,7%). Terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian nephrolithiasis di ruang rawat inap bedah RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek Provinsi Lampung.