Martianus Perangin Angin
Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD AHMAD YANI METRO LAMPUNG Aida Fitri Handika; Rizky Hidayaturahma; Martianus Perangin Angin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i5.9413

Abstract

Abstrak: Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan KepatuhanMinum Obat Dan Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang MenjalaniHemodialisis Di Rsud Ahmad Yani Metro Lampung. Berdasarkan Global Burdenof Disease Study tahun 2010, GGK berada diposisi 27 sebagai penyebab kematianglobal dan berada diposisi 18 sebagai penyebab kematian. Hemodialisa (cuci darah)merupakan suatu terapi yang menggunakan mesin sebagai pengganti ginjal diluartubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosiodemografi dan faktorklinis yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien PGK yangmenjanali HD. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional denganrancangan cross sectional dengan melibatkan pasien yang menjalani hemodialisisyang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi di RSUD Ahmad Yani MetroLampung Periode bulan Maret-April 2022. Pengambilan data dilakukan dengan carawawancara langsung dan melihat rekam medis pasien. Kepatuhan minum obatdiukur dengan menggunakan kuesioner MARS-5. Hubungan antara faktor demografidan faktor klinis terhadap tingkat kepatuhan minum obat dianalisis menggunakananalisis bivariat dan analisis regresi linier sedangkan hubungan antara tingkatkepatuhan terhadap faktor demografi dan klinis menggunakan uji Mann whitneydan Kruskal Wallis. Total responden yang dilibatkan 89 pasien. Hasil penelitian initidak terdapat hubungan antara faktor demografi terhadap kepatuhan minum obat,namun pada faktor klinis yaitu lama hemodialisis dan jumlah obat terdapat hubungan terhadap kepatuhan minum obat memiliki nilai Assmp Sig <0,05. Tingkat kepatuhan pada penelitian ini memiliki nilai rendah lebih banyak yaitu 67,4% dan tinggi 42,6%.
Uji Aktivitas Nefroprotektif Ekstrak Akuosa Sarang Burung Walet Putih (Collocalia fuciphaga) Pada Tikus Wistar Yang Diinduksi Gentamisin Liina Shona&#039;atul Hasanah; Gusti Ayu Rai Saputri; Martianus Perangin Angin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22608

Abstract

Nefrotoksisitas akibat gentamisin tetap menjadi perhatian klinis karena peningkatan kadar urea dan kreatinin serum. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas nefroprotektif ekstrak air sarang burung walet putih (Collocalia fuciphaga) pada tikus Wistar yang diinduksi gentamisin. Studi eksperimental dilakukan menggunakan enam kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (NaHCO₃), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima dosis ekstrak 20, 30, dan 40 mg/kgBW. Kadar urea dan kreatinin serum diukur dan dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis dan Mann–Whitney. Hasil menunjukkan bahwa gentamisin secara signifikan meningkatkan kadar urea dan kreatinin dibandingkan dengan kontrol normal. Namun, pemberian ekstrak tidak secara signifikan mengurangi parameter ini (p0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air sarang burung walet pada dosis 20–40 mg/kgBW tidak menunjukkan aktivitas nefroprotektif terhadap nefrotoksisitas yang diinduksi gentamisin pada tikus Wistar.