Novita Indah Permatasari
Departemen Patologi Klinik, Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pertahanan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INFEKSI Staphylococcus Aureus PADA KASUS SELULITIS DENGAN KOMPLIKASI NECROTIZING FASCITIS : LAPORAN KASUS Novita Indah Permatasari; Sissy Sissy; Anggi Khaerani Hasibuan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i5.10163

Abstract

Abstrak: Infeksi Staphylococcus aureus Pada Kasus Selulitis DenganKomplikasi Necrotizing Fascitis: Laporan Kasus. Selulitis merupakan perdangansupuratif pada pada bagian epidermis dan dermis yang biasanya disebabkan olehbakteri piogenik S. aureus dan S. pyogenes. Keadaan ini jika tidak ditangani lebihlanjut akan meningkakan terjadinya necrotizing fasciitis. Berikut dilaporkan satukasus seorang perempuan berusia 50 tahun dengan perhitungan Skor L-Rinec : 7,hasil pemeriksaan biopsi jaringan debridemen sesuai early necrotizing fasciitis. Daripemeriksaan kultur dari dasar erosi didapatkan pertumbuhan kuman Staphylococcusaureus sebagai agen penyebab infeksi. Penggunaan antibiotika sefalosporin generasiI atau klindamisin dapat digunakan sebagai pilihan terapi. Tujuan pelaporan kasusini untuk meningkatkan pemahaman mengenai bakteri penyebab infeksi padaselulitis, signifikansi agen penyebab, serta pemilihan antibiotika yang sesuai denganhasil kultur dan sensitivitas.
MORBUS HANSEN TIPE BORDERLINE LEPROMATOSA (BL) DENGAN MORBUS HANSEN TIPE LEPROMATOSA (LL) DENGAN ERITEMA NODOSUM LEPROSUM RINGAN DAN KECACATAN KUSTA TINGKAT : LAPORAN KASUS Ismalia Husna; Sissy Sissy; Novita Indah Permatasari; Elitha Sundari Pulungan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i5.10161

Abstract

Abstrak: Morbus Hansen Tipe Borderline Lepromatosa (Bl) Dengan MorbusHansen Tipe Lepromatosa (Ll) Dengan Eritema Nodosum Leprosum RinganDan Kecacatan Kusta Tingkat 2: Laporan Kasus. Penyakit kusta atau MorbusHansen merupakan penyakit infeksi kronik yang disebabkan Mycobacterium leprae(M. leprae). Penyakit ini menyerang kulit dan saraf tepi, serta otot, mata, tulang,testis, dan organ dalam lainnya. Penyakit kusta dapat mengakibatkan terjadinyakecacatan yang cenderung irrevesible. Seorang pasien wanita 64 tahun, datangdengan keluhan muncul benjolan dan nyeri pada kedua lengan yang berulang. pasienjuga mengeluhkan jari tangan dan kaki pasien yang memendek. Riwayat keluhanserupa sejak 3 bulan yang lalu. Status dermatologis pada ekstremitas superiordekstra et sinistra, didapatkan nodul eritema multipel bentuk bulat, ukuran diameterbervariasi 0,5cm-0,8cm, nyeri tekan positif. Makula hipopigmentasi multipel, batas tidak tegas, bentuk geografika, ukuran 1x2cm-2,5x3cm. Ekstremitas inferior dekstra et sinistra didapatkan Makula hiperpigmentasi multipel, batas tegas, bentuk geografika, ukuran 2x3cm-3x5cm, distribusi bilateral, simetris. Pemeriksaan penebalan saraf didapatkan penebalan pada nervus ulnaris dekstra dan sinistra, konsistensi keras. Pemeriksaan sensibilitas meliputi raba, suhu, nyeri didapatkan menurun pada lesi. Pemeriksaan VMT 1. Pemeriksaan monofilamen tangan biru dan pemeriksaan monofilament kaki ungu. Pemeriksaan basil tahan asam pada cuping kanan 10/lp (+3) fragmented, pada cuping kiri 4/100 lp (+1) fragmented, dengan indeks morfologi 0. Pasien didiagnosis dengan morbus hansen tipe borderline lepromatosa (BL) dengan Eritema Nodosum Leprosum ringan membaik dan kecacatan kusta tingkat 2.