Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5

INFEKSI Staphylococcus Aureus PADA KASUS SELULITIS DENGAN KOMPLIKASI NECROTIZING FASCITIS : LAPORAN KASUS

Novita Indah Permatasari (Departemen Patologi Klinik, Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pertahanan)
Sissy Sissy (Departemen Dermatologi dan Venereologi, Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pertahanan)
Anggi Khaerani Hasibuan (Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pertahanan)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2023

Abstract

Abstrak: Infeksi Staphylococcus aureus Pada Kasus Selulitis DenganKomplikasi Necrotizing Fascitis: Laporan Kasus. Selulitis merupakan perdangansupuratif pada pada bagian epidermis dan dermis yang biasanya disebabkan olehbakteri piogenik S. aureus dan S. pyogenes. Keadaan ini jika tidak ditangani lebihlanjut akan meningkakan terjadinya necrotizing fasciitis. Berikut dilaporkan satukasus seorang perempuan berusia 50 tahun dengan perhitungan Skor L-Rinec : 7,hasil pemeriksaan biopsi jaringan debridemen sesuai early necrotizing fasciitis. Daripemeriksaan kultur dari dasar erosi didapatkan pertumbuhan kuman Staphylococcusaureus sebagai agen penyebab infeksi. Penggunaan antibiotika sefalosporin generasiI atau klindamisin dapat digunakan sebagai pilihan terapi. Tujuan pelaporan kasusini untuk meningkatkan pemahaman mengenai bakteri penyebab infeksi padaselulitis, signifikansi agen penyebab, serta pemilihan antibiotika yang sesuai denganhasil kultur dan sensitivitas.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...