Georis J. F. Kaligis
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seagrass Community of The Coastal In Southern Of Bangka Island, North Minahasa Regancy, North Sulawesi Province Febry S. I. Menajang; Georis J. F. Kaligis; Billy T. Wagey
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 5 No. 2 (2017): ISSUE JULY - DECEMBER 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.5.2.2017.15532

Abstract

Purpose of this research is to know the community of seagrass, and physical-chemical parameters in the South Bangka island, North Minahasa Regancy, North Sulawesi Province. Data retrieval by the random sampling of systematic method on three lines transect with 50 m long, and 30 quadrants. Data taken in each quadrant is number of species and number of individuals of each species. Results of the measurement of physical and chemical parameters of static waters associated with the feasibility of life for water organisms in it, generally in good condition. Ten species of seagrass have been found in the southern part of the island of Bangka. Four species are always found in any transek i.e Syringodium isoetifolium, Cymodocea rotundata, Enhallus acaroides, and Halophylla ovalis. The highest found in seagrass cover transek 1 i.e. 67.00% while the lowest in transek 3 i.e. 46.30%.  Seagrass cover Enhallus acaroides in Bangka island very prominent compared to other species. Based on the current index value is important, Syringodium isoetifolium have a high importance value index only in the transek 3 which means this type of seagrass seagrass types affect other takes part in community level.  Ecological index results suggest that the ecosystem of seagrass in Bangka island in the southern part of the State is stable.Keywords: Seagrass, Bangka Island, importance value index (INP).   AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui komunitas lamun, dan parameter fisik-kimia di bagian Selatan Pulau Bangka; Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.  Pengambilan data dengan metode sampling acak sistimatis; pada tiga transek yang diletakkan tegak lurus garis, sepanjang 50 m.  Jumlah kuadran yang digunakan sebanyak 30.  Data yang diambil dalam setiap kuadran dihitung jumlah jenis dan jumlah individu setiap jenis. Hasil pengukuran parameter fisik statis dan kimia perairan dihubungkan dengan kelayakan hidup bagi organisme air yang ada di dalamnya, umumnya dalam kondisi baik.  Telah ditemukan sepuluh spesies lamun di Pulau Bangka bagian selatan.  Empat spesies selalu dijumpai di setiap transek yaitu Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium, Enhallus acoroides, dan Halophylla ovalis. Tutupan lamun tertinggi ditemukan di transek 1 yaitu 67,00 % sedangkan yang terendah di transek 3 yaitu 46,30 %.    Tutupan lamun Enhallus acaroides di Pulau Bangka sangat menonjol dibandingkan dengan jenis lainnya.  Berdasarkan nilai indeks nilai penting; jenis Syringodium isoetifolium memiliki indeks nilai penting yang tinggi hanya di transek 3 yang berarti jenis lamun ini turut mempengaruhi jenis lamun lainnya dalam tingkat komunitas. Hasil indeks ekologi  menunjukkan bahwa ekosistem lamun di Pulau Bangka bagian Selatan dalam keadaan stabil.Kata kunci: Lamun, Pulau Bangka, Indeks Nilai Penting (INP)
Cumulatif valuation of physic-chemical water quality from Tondano Lake, North Sulawesi Jan W. F. S. Tamanampo; Georis J. F. Kaligis; lawrence J. L. Lumingas
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 5 No. 2 (2017): ISSUE JULY - DECEMBER 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.5.2.2017.15533

Abstract

The research of  cumulative valuation  of physico-chemical  from Tondano Lake was conducted  in to  dry season on 2015.  The purpose  of the study was to  analysis of water quality of the Lake  such as Total Suspeded Solid (TSS), Total Disolved Solid (TDS), and Conductivity (DHL), as physical  parameters, and also chemical parameters such as  pH, Ca, Mg, K, SO4, Nitrogen Total, NH3, NO3, Phosfat Total, PO4, and Fe.  These were done by taking water sample on 24 location.The data were analysed by multivariate analysis with soft ware statistic R versi 3.3.2, and  Water quality analysis  based on  water quality criteria for  water environment, and Decree of Government Republic Indonesian No.82 /2001 about water quality management and water pollution control.Result revealed that  average and deviation standart  of phyco-chemical  parameters    are   TDS (mg/l)  192.0471 ± 94.1827, TSS (mg/l)  13.33 ± 4.8154 , DHL ( µmhos/cm)  317.833 ± 161.984, pH (6.8875  ± 0.2291), Ca (mg/l) 16.6667  ± 7.2284, Mg (mg/l) 14.7714  ± 0.3860, K (mg/l) 2.330  ± 0.4467, SO4 (mg/l) 5.685  ± 5.3366, Total Nitrogen (mg/l) 2.993  ± 5.3364, NH3 (mg/l) 0.2348  ± 0.8543, NO3 (mg/l) 5.3567  ± 7.0824, Total Phosfat (mg/l) 0.3333  ± 0.4821, PO4 (mg/l) 0.1130  ± 0.3315, Fe (mg/l) 0.11  ± 0.1901Principle Componen Analysis (PCA)  with  Eigen value (cumulative  % of variance)  62.68 %  explaining  10  parameter of physical chemistry water and 10 research location  as  reduction data from initial data.  Cluster analysis with  reduction data formed (1) The research location between Eris village and eceng gondok area, and fish Pond Eris village, the dominant variable were TDS, DHL, Nitrogen Total, and NH3.  (2) The research location in fish Pond Toulimembet  village, in front of  eceng gondok Urongo village, in front of eceng gondok Paleloan village, and in front of eceng gondok Roong village, the dominant variable were SO4, pH, and Mg,  (3) The research location between Kakas villages and eceng gondok area , Kaweng village and eceng gondok area, Kaweng village and eceng gondok area, Toulimembet village and eceng gondok area, and also fish Pond Kaima village,  the dominant variable were TSS, Ca, dan K.Tondano Lake has level of productivity from medium to high, and it is good for fish culture and fishery activity, prossed for drinking water, agriculture, animal husbandry, industry, and water power.Keywords :  Valuation, physical chemistry water, criteria   Abstrak           Penelitian tentang kumulatif kualitas fisik kimia air Danau Tondano telah dilakukan pada  musim kemarau tahun 2015.  Tujuan penelitian adalah (1)  menganalisis kualitas air Danau Tondano  yang meliputi  TSS, TDS, DH sebagai faktor fisika perairan , dan faktor kimia  yaitu derajat keasaman (pH), parameter fisika air danau yaitu Calsium, Magnesium, Kalium, Sulfat, Total nitrogen,  Amoniak, Nitrat, Total Phosfat, Phosfat terlarut, dan Besi (Fe).Sampel air di ambil pada 24 titik pengambilan sampel di Danau Tondano.  Pengambilan sampel air  pada kedalaman 20 meter dilakukan pada 21 titik atau lokasi penelitian,  titik pengambilan sampel pada kedalaman  5 meter, 10 meter, dan 20 meter.Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan  (1) Analisis multivariate dengan bantuan perangkat lunak statistic R versi R 3.3.2. (2)  Analisis kulaitas air dengan menggunakan kriteria kualitas air bagi lingkungan perairan, dan  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 81 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.Hasil analisis menunjukan konsentrasi  rata-rata dan stadar deviasi TDS (mg/l)  192.0471 ± 94.1827, TSS (mg/l)  13.33 ± 4.8154 , DHL ( µmhos/cm)  317.833 ± 161.984, pH (6.8875  ± 0.2291), Ca (mg/l) 16.6667  ± 7.2284, Mg (mg/l) 14.7714  ± 0.3860, K (mg/l) 2.330  ± 0.4467, SO4 (mg/l) 5.685  ± 5.3366, Total Nitrogen (mg/l) 2.993  ± 5.3364, NH3 (mg/l) 0.2348  ± 0.8543, NO3 (mg/l) 5.3567  ± 7.0824, Total Phosfat (mg/l) 0.3333  ± 0.4821, PO4 (mg/l) 0.1130  ± 0.3315, Fe (mg/l) 0.11  ± 0.1901. Melalui Analisis Komponen Utama (AKU) diperoleh nilai Eigen 62.68 %  yang mampu  menerangkan varian indicator 10 variabel lingkungan dan 10 lokasi penelitian sebagai hasil reduksi data. Analisi kluster dari data reduksi membentuk 3 kluster yaitu  Kluster I di lokasi penelitian belakang eceng gondok Eris dan budidaya ikan Eris dengan variabel  dominan TDS, DHL, Total Nitrogen, dan amoniak.  Kluster II di lokasi penelitian budidaya ikan Toulimembet, depan eceng gondok Urongo, depan gondok Paleloan, Depan eceng gondok Roong dengan variabel dominan  SO4, pH, dan Magnesium.  Kluster III di lokasi penelitian belakang eceng gondok Kakas, belakang eceng gondok Kaweng, belakang eceng gondok Toulimembet, dan budidaya ikan Kaima dengan variabel dominan TSS, Ca, dan K.  Danau Tondano memiliki tingkat kesuburan perairan yang dikategorikan sedang sampai tinggi, dan layak bagi kegiatan perikanan, air danau dapat diolah menjadi air minum, keperluan pertanian, peternakan, perikanan, industri dan listrik tenaga air.Kata kunci: Penilaian, fisika kimia air, Kriteria Â